IMAN KEPADA QADAR ALLAH; CINTAI TAKDIRMU, CINTAI HIDUPMU, TELAAH KRISIS DALAM SURAH AL-BAQARAH: 216 & 286 DAN ALI-IMRAN: 139
pdf

Keywords

Cinta; Takdir; Hidup; Al-Qur’an

How to Cite

IMAN KEPADA QADAR ALLAH; CINTAI TAKDIRMU, CINTAI HIDUPMU, TELAAH KRISIS DALAM SURAH AL-BAQARAH: 216 & 286 DAN ALI-IMRAN: 139. (2025). Tashdiq: Jurnal Kajian Agama Dan Dakwah, 17(4), 1261-1270. https://cibjournal.com/index.php/tashdiq/article/view/4939

Abstract

Konsep takdir (qadha dan qadar) selalu menjadi perbincangan mendalam dalam Islam karena berkaitan erat dengan akidah dan pembentukan sikap hidup seorang Muslim. Pemahaman terhadap takdir menentukan bagaimana individu menerima, mencintai, dan menghadapi berbagai peristiwa kehidupan, baik suka maupun duka. Artikel ini bertujuan menelaah makna takdir dalam perspektif Islam serta relevansinya dengan ajaran untuk mencintai hidup dan mencintai ketetapan Allah. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-kuantitatif melalui pengumpulan data dari literatur, observasi, dan wawancara sederhana. Hasil kajian menunjukkan bahwa takdir mencakup ketetapan Allah yang meliputi seluruh aspek kehidupan manusia kematian, rezeki, jodoh, kebahagiaan, dan kesulitan yang sebagian bersifat mutlak (qadar mubram) dan sebagian dapat berubah melalui ikhtiar (qadar mu’allaq). Temuan ini menegaskan bahwa Islam tidak meniadakan peran usaha manusia, melainkan mengajarkan keseimbangan antara ikhtiar dan tawakal. Berdasarkan kajian terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, seperti Al-Baqarah: 216, Al-Baqarah: 286, dan Ali-Imran: 139, dipahami bahwa mencintai takdir dan hidup berarti menerima segala ketetapan Allah dengan sabar, bersyukur, dan tetap berjuang secara aktif. Sikap ini menjadi kunci untuk menghindari stres, depresi, dan kehilangan harapan yang kerap muncul akibat kegagalan memahami takdir. Dengan demikian, pemahaman yang benar terhadap takdir dapat memperkuat keimanan, menumbuhkan ketenangan batin, serta membentuk pribadi Muslim yang optimis dan berdaya dalam menghadapi kehidupan. Karena dengan mencintai takdir dan mencintai hidup, kita belajar melihat setiap ujian sebagai peluang untuk tumbuh, setiap kegagalan sebagai pelajaran, dan setiap keberhasilan sebagai amanah. Di situlah letak kekuatan sejati manusia: menerima, berjuang, dan bersyukur atas setiap garis takdir dari Allah. Jadi penting mencintai takdir dan mencintai hidup.

pdf

References

H. Mukran Usman, Lc. Iman kepada Takdir. Makassar: Nukhbatul Ulum, Vol. I, 2013.

A. Setyo Wibowo. Gaya Filsafat Nietzsche. Yogyakarta: PT Kanisius, 2017.

Abu A’la Al-Maududi. Toward Understanding. Comiti Riyadh: Islamic Dakwah, 1999.

Abu Ja‘far Muhammad bin Jarir Ath-Thabari. Tafsir Ath-Thabari, Terj. Beni Sarbeni, Editor: Besus Hidayat Amin. Jakarta: Pustaka Azzam, 2008.

Admizal, Iril. “Takdir dalam Islam (Suatu Kajian Tematik).” Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah 3, no. 1 (2021): 87–107. https://doi.org/10.32939/ishlah.v3i1.56.

Ahmad Ahsanul Khuluq et al.,. “Keseimbangan Antara Ujian Dan Kemampuan Manusia: Telaah Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 286 Dalam Tafsir Al-Mishbah.” Journal of International Multidisciplinary Research 2, No. 11 16–25, https://doi.org/10.62504/jimr954. (2024).

Akbar, Muhammad Fauzan, Ujang Rohman, Shalahudin Ismail, Nabila Sevsenia Putri Utami, and Selvina Elsyafitri. “Resiliensi Psikologis dalam Cobaan: Kajian dari Surat Al-Baqarah Ayat 286 dan Implikasinya dalam kehidupan.” Journal of Psychology Students 3, no. 1 (2024): 1–12. https://doi.org/10.15575/jops.v3i1.31945.

Amanda Sephira Nuraini, Billy Ramadhan, Iin Ulfa Royani, et al. “Membedah Konsep Takdir dalam Aqidah Islam: Antara Ketentuan Ilahi dan Kebebasan Manusia.” Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2, no. 4 (2024): 339–49. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i4.412.

Dr. wardiyah daulay, S.kep., Ns. M.Kep. kesehatan mental remaja. 2024th ed. USU kota medan, sumatera utara, n.d.

Hadiyanto, Andy & Umi Khumairoh. “Makna Simbolik Ayat-Ayat Tentang Kiamat Dan Kebangkitan Dalam Al-Qur’an Hayula 2 (2).” Http://Journal.Unj.Ac.Id/Unj/Index.Php/Hayula/Article/View/8249, 2018.

Kaelany HD. Iman, Ilmu Dan Amal Saleh. Jakarta: Rineka Cipta, 2000.

Kuliah Aqidah Lengkap. Humaidi Tatapangarsa. Surabaya: Bina Ilmu, 2019.

Mahmud Suyuthi dan Hasanuddin Amin. Aqidah Akhlak. Surabaya: Sinar Wijaya, 1984.

Mahmud Yunus. Kamus Yunus, Kamus Arab-Indonesia. Jakarta: Yayasan Penerjemah atau Penafsiran Al-Qur’an, 1972.

Mardiatyl Husna Rambe, Singgar Mantahari Dalimunthe. “Keselarasan Antara Ikhtiar Dan Tawakal Dalam Membentuk Mental Positif.” Padang: Jurnal An Nawa: Jurnal Studi Islam, Vol. 07, No. 01, 2025.

Muh. Dahlan Thalib. “Takdir Dan Sunnatullah: Suatu Kajian Tafsir Maudhui.” Pare: Jurnal Studi Islam Vol. 5, No. 2 (2022): 35–37.

Muhammad Quraish Shihab. Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Maudhui Atas Berbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan, 2007.

Muhyiddin, Ahmad Shofi dan Alfi Qonita Badi’ati. “Pemikiran Qaḍā’-Qadar Jamāl Ad-Dīn Al-Afġānīdan Implikasinyaterhadap Pemikiran Dakwah. ‘AQLĀNIYAH Komunike, XI(2).” Https://Journal.Uinmataram.Ac.Id/Index.Php/Komunike/Article/View/2286, 2019.

Novita Sari. “pandangan alqur an tentang optimisme.” 2019, June 25, 2019.

Said Sahin. Konsep Islam: Pola Hidup Manusi Beriman. Jakarta: Pustaka Al-Hikmah, 2015.

Sayid Sabiq. Akidah Islam Pola Hidup Manusia Beriman. Bandung: CV Diponegoro, 1995.

Sulidar, Ardiansyah & Yudhi Prabowo. “Wawasan Tentang TakdirDalam Hadis.Hadist AT-TAHDIS: Journal of Hadith Studies, 1 (2).” Http://Jurnal.Uinsu.Ac.Id/Index.Php/Attahdits/Article/Download/1178/933, 2017.

Syaikh Ahmad Musthafa al-Farran. Tafsir Imam Syafi’i: Menyelami Kedalaman Kandungan Al-Qur’an, Jilid 1: Surah al-Fatihah – Surah Ali ‘Imran, Terj. Ali Sultan. Jakarta: Almahira, 2008.

Syaikh Ahmad Syakir. Mukhtashar Tafsir Ibnu Katsir (Jilid 1), Terj. Agus Ma’mun, Suharlan Dan Suratman. Jakarta: Darus Sunnah Press, 2015.

Wahbah Az-Zuhaili. Tafsir Al-Munir: Aqidah, Syariah, Dan Manhaj, Jilid 2, Terj. Abdul Hayyie al-Kattani Dkk.,. Jakarta: Gema Insani, 2013.

Downloads

Download data is not yet available.