ADMINISTRASI HUBUNGAN MASYARAKAT BERDASARKAN ALQUR'AN DAN HADIST
pdf

Keywords

komunikasi Islam, hubungan masyarakat, Al-Qur’an, Hadis, etika, transparansi, akuntabilitas, nilai Islam.
Islamic communication, public relations, Qur’an, Hadith, ethics, transparency, accountability, Islamic values.

How to Cite

ADMINISTRASI HUBUNGAN MASYARAKAT BERDASARKAN ALQUR’AN DAN HADIST. (2025). Tashdiq: Jurnal Kajian Agama Dan Dakwah, 17(2), 291-300. https://cibjournal.com/index.php/tashdiq/article/view/1321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan implementasi administrasi hubungan masyarakat berdasarkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dan Hadis. Fokus penelitian ini adalah bagaimana prinsip-prinsip Islam seperti kejujuran (ṣidq), amanah (amānah), dan kebijaksanaan (ḥikmah) diterapkan dalam pengelolaan komunikasi publik serta pelayanan kelembagaan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis praktik etika komunikasi yang selaras dengan ajaran Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam hubungan masyarakat dapat meningkatkan kepercayaan publik, memperkuat citra lembaga, serta mendorong komunikasi yang transparan dan beretika. Selain itu, komunikasi berbasis nilai Islam juga menumbuhkan akuntabilitas dan harmoni sosial antara lembaga dan masyarakat. 

This research aims to explore the concept and implementation of public relations administration based on the values of the Qur’an and Hadith. The study focuses on how Islamic principles such as honesty (ṣidq), trustworthiness (amānah), and wisdom (ḥikmah) can be applied in public communication management and organizational services. Using a qualitative descriptive approach, the research analyzes various practices of communication ethics aligned with Islamic teachings. The results indicate that the integration of Islamic values in public relations enhances public trust, strengthens institutional image, and promotes transparent and ethical communication. Furthermore, it highlights that Islamic-based communication encourages accountability and social harmony between institutions and the public.

pdf

References

Bahri, R. (2021). Pendekatan Kualitatif dalam Studi Nilai-Nilai Islam. Jurnal Metodologi Penelitian Sosial, 10(2), 45–60.

Bukhori, A. (2020). Nilai Kejujuran dalam Etika Komunikasi Islam. Jurnal Komunikasi Islam dan Sosial, 9(2), 45–58.

Fakhri, Z. (2021). Nilai Etika dalam Komunikasi Publik Islam. Jurnal Dakwah dan Komunikasi Sosial, 8(3), 41–57.

Firman, R. (2023). Prinsip Tabligh dan Akhlaq al-Karimah dalam Praktik Hubungan Masyarakat Islami. Jurnal Dakwah dan Manajemen, 11(1), 77–92.

Hakam, I. (2023). Administrasi Humas Berbasis Nilai-Nilai Qur’ani. Jurnal Ilmu Administrasi dan Etika Publik, 12(3), 34–50.

Hamdani, T. (2023). Integrasi Spiritualitas dan Profesionalisme dalam Administrasi Publik. Jurnal Etika dan Sosial Keislaman, 12(2), 89–104

Hanif, M. (2023). Penerapan Prinsip Islam dalam Manajemen Humas Lembaga Pendidikan. Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam, 11(1), 55–71.

Haryadi, P. (2020). Content Analysis sebagai Metode Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(3), 33–48.

Kamal, U. (2021). Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian Kepustakaan Islam. Jurnal Kajian Islam dan Komunikasi, 8(2), 74–86.

Maftuh, T. (2022). Kesenjangan Nilai Islam dalam Komunikasi Lembaga Publik. Jurnal Komunikasi Kontemporer, 10(1), 21–37.

Masykur, E. (2022). Analisis Nilai-Nilai Islam dalam Administrasi Humas Modern. Jurnal Administrasi dan Komunikasi Islam, 10(1), 34–49.

Najib, U. (2019). Etika Komunikasi Publik di Era Digital. Jurnal Sosial dan Keagamaan, 8(2), 66–80.

Nurman, I. (2020). Komunikasi Islami dan Stabilitas Sosial. Jurnal Humaniora dan Keislaman, 9(2), 28–42.

Rahardjo, D. (2022). Rancangan Penelitian Administrasi Publik Berbasis Nilai Islam. Jurnal Manajemen dan Etika Sosial, 12(1), 21–37.

Setiono, L. (2023). Analisis Literatur dalam Studi Keislaman Modern. Jurnal Studi Islam dan Sosial, 11(1), 91–108.

Downloads

Download data is not yet available.