PERSEPSI MAHASISWA GEN-Z TERHADAP KONTEN STANDAR TIKTOK “MARRIAGE IS SCARY”(Studi Kasus pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember Angkatan 24)

Authors

  • Imam Taufiqurrahman Universitas Muhammadiyah Jember Author

Keywords:

Gen Z, Tiktok, marriage is scary, persepsi, media sosial, pernikahan, Generation Z, social media, marriage perception

Abstract

Fenomena pada konten Marriage is Scary yang marak di media sosial terutama banyak ditemukan pada Tiktok, sudah menjadi hal yang lumrah atau biasa karena berdampak mengenai persepsi dan tanggapan Generasi Z atau Gen Z (Generasi muda saat ini) terhadap institusi pernikahan. Penelitian ini bermaksud untuk mendapatkan bagaimana persepsi Gen Z terhadap konten tersebut juga sejauh mana dampaknya dalam menciptakan tanggapan dan sikap terhadap pernikahan. Penelitian menggunakan Pendekatan Kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui Focus Group Discussion (FGD) yang mencakup delapan peserta yang aktif menggunakan Tiktok dan pernah terpapar konten bertema Marriage is Scary.Hasil penelitian mejelaskan jika pada dasarnya Gen Z paham dengan konten teersebut sebagai bentuk ungkapan keresahan terhadap realita pernikahan modern yang penuh tantangan. Konten Marriage is Scary tidak sepenuhnya medapat respon negatif, namun juga dijadikan pelajaran untuk lebih selektif dan realistis dalam pernikahan. Di lain sisi peserta merasa koten tersebut bisa membuat rasa takut bahkan trauma akan pernikahan. Tanggapan Gen Z terhadap konten ini memiliki latar belakang pengalaman pribadi, nilai keluarga dan lingkungan sosial. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk memahami dinamika pemikiran generasi muda terhadap pandangan pernikahan di era digital

 

This research aims to explore the perceptions of Generation Z toward the "Marriage Is Scary" content that has recently gained popularity on social media platforms, particularly TikTok. The study investigates how this trend influences Gen Z’s views on marriage, commitment, and family values. Using qualitative methods, specifically Focus Group Discussions (FGD), the research collected data from selected participants aged between 18–25 years who are actively engaged in online content consumption. To findings reveal that the most of respondents perceive the "Marriage Is Scary" content as a reflection of growing concerns and anxiety related to modern-day relationships, financial instability, fear of divorce, and the pressure of marital responsibilities. While some respondents acknowledge the content as humorous or entertaining, many admit that it subtly shapes their mindset and leads to a more cautious, even pessimistic, view of marriage. In the study concludes that digital media, especially viral content, plays a significant role in constructing social narratives around marriage among younger generations. This underlines the need for balanced and constructive discussions on social media about relationships and long-term commitments

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

  • Imam Taufiqurrahman, Universitas Muhammadiyah Jember

    Universitas Muhammadiyah Jember, Jember 

References

Adawiyah, D. P. R. (2020). Pengaruh penggunaan aplikasi tiktok terhadap kepercayaan diri remaja di kabupaten sampang. Jurnal Komunikasi, 14(2), 135–148

Desya Altifah Salma 1, Choirul Ulil Albab 2 (2023), Penelitian ini berjudul Strategi Konten Tiktok @jpradarsemarang Dalam Meningkatkan Engagement

Firamadhina, Fadhlizha I. R, & Hetty Krisnani. (2020). Penggunaan Media Sosial Tiktok Dalam Pembentukan Karakter Remaja. Share Social Work Journal, 10(2), 199–208

Gandaputra, Edwin Yen. 2018. “Pengantar Studi Fenomenologis Dalam Penelitian Teologis.” Te Deum (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan)8(1):1–16

Katadata Insight Center, & Kominfo. (2022). Status Literasi Digital di Indonesia 2022.

Marini, Liza, Yurliani, R., & Nasution, I. K. (2022). Ekspektasi Peran Pernikahan Pada Generasi Z Ditinjau dari Jenis Kelamin, Usia, dan Suku. Jurnal Analltika, 14(1).

Massie, A. (2020). Kehadiran TikTok di Masa Pandemi (The Presence of TikTok in the Pandemic).

Millah Salsabila (2023), Penelitian Konten “Racun” Pada Media Sosial Tikok Sebagai Pendorong Perilaku Konsumtif Remaja Dalam Belanja Online.

Nisa, F. K., Viratama, A. B., & Hidayanti, N. (2020). Analisis Pencarian Informasi Remaja Generasi z dalam Proses Pengambilan Keputusan Belanja Online (Analisis pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Tidar). Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi Dan Sosial, 4(2), 146.

Permata, T. K. D. (2020). Studi Semiotika Komunikasi Representasi Personalitas Merek Kosmetik Madame Gie Dalam Media Sosial Instagram. UPN" Veteran" Yogyakarta

Suraiyah, H. (2024). Persepsi Mahasiswa KPI UIN Sunan Ampel Surabaya Terhadap Dampak Viralnya Konten TikTok Pada Karakter Remaja. [Penelitian tidak diterbitkan].

Yusanto, Yoki. 2020. “Ragam Pendekatan Penelitian Kualitatif.” Journal of Scientific Communication (JSC)1(1). doi: http://dx.doi.org/10.31506/jsc.v1i1.7764.

Downloads

Published

2025-09-30

How to Cite

PERSEPSI MAHASISWA GEN-Z TERHADAP KONTEN STANDAR TIKTOK “MARRIAGE IS SCARY”(Studi Kasus pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember Angkatan 24). (2025). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(6), 121-130. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/172

Similar Articles

41-50 of 441

You may also start an advanced similarity search for this article.