PERAN MAKANAN DALAM KELUARGA
Keywords:
Makanan Keluarga, Makan Bersama, Gizi, Budaya Makan, Interaksi Makanan, Kesehatan KeluargaAbstract
Makanan dalam keluarga tidak hanya menjadi sumber energi dan pemenuhan kebutuhan biologis, tetapi juga berperan penting dalam membentuk dinamika hubungan antaranggota keluarga. Di tengah perubahan gaya hidup modern yang sering membuat anggota keluarga memiliki jadwal berbeda, kegiatan makan bersama menjadi momen berharga untuk mempererat komunikasi, menumbuhkan rasa saling memahami, serta menciptakan kedekatan emosional. Makanan juga memiliki dimensi sosial dan budaya yang kuat, karena melalui hidangan keluarga dapat mewariskan nilai, kebiasaan, dan tradisi dari satu generasi ke generasi berikutnya. Selain itu, pemilihan jenis makanan dan pola konsumsi dalam keluarga mencerminkan cara pandang terhadap kesehatan serta kesadaran akan pentingnya pola hidup seimbang. Artikel ini memperluas pembahasan mengenai peran makanan dari perspektif kesehatan, sosial, dan budaya, dengan menekankan bagaimana makanan dapat menjadi sarana untuk membangun keluarga yang harmonis dan berdaya. Dengan memahami fungsi makanan secara menyeluruh, keluarga diharapkan mampu mempertahankan kebiasaan makan bersama, menerapkan pola konsumsi yang sehat, serta menjaga tradisi kuliner keluarga meskipun dihadapkan pada tuntutan dan perubahan gaya hidup masa kini.
Downloads
References
Burgess, A., & Murray, L. (2020). Food, family and everyday life. Palgrave Macmillan.
https://scholar.google.com/scholar?cluster=6980425583165568971
Fiese, B. H., & Schwartz, M. (2008). Reclaiming the family table: Mealtimes and child health. Pediatrics, 122(3), 687–693.
https://scholar.google.com/scholar?cluster=10612102286693318293
Fischler, C. (2011). Commensality and the social organization of meals. Anthropologie et Sociétés, 35(1–2), 19–36.
https://scholar.google.com/scholar?cluster=17467417092898439280
Khomsan, A. (2010). Pangan dan gizi untuk kesehatan. RajaGrafindo Persada.
https://scholar.google.com/scholar?hl=id&q=khomsan+pangan+dan+gizi+untuk+kesehatan
Neumark-Sztainer, D., Larson, N., Fulkerson, J. A., Eisenberg, M. E., & Story, M. (2010). Family meals and adolescents: What have we learned? Public Health Nutrition, 13(7), 1113–1120.
https://scholar.google.com/scholar?cluster=16191029227924459691
Putri, R. A. (2020). Makanan dan identitas budaya dalam keluarga Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(2), 134–145.
Sobal, J., & Nelson, M. K. (2021). Family meals and their meanings: A conceptual model. Food, Culture & Society, 24(6), 855–872.
https://scholar.google.com/scholar?cluster=17125578597674952693
Suyatno, I., & Wulandari, T. (2019). Peran makan bersama dalam membangun komunikasi keluarga. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(2), 115–122.
https://scholar.google.com/scholar?hl=id&q=Peran+makan+bersama+dalam+membangun+komunikasi+keluarga
Wardani, T., & Lestari, M. (2022). Kebiasaan makan keluarga dan dampaknya terhadap perilaku konsumsi anak. Jurnal Pendidikan Keluarga, 7(1), 27–39.
https://scholar.google.com/scholar?hl=id&q=Kebiasaan+makan+keluarga+dampak+perilaku+konsumsi+anak
Warde, A. (2016). The practice of eating. Polity Press.
https://scholar.google.com/scholar?cluster=16265206284315292266
World Health Organization. (2020). Family and nutrition guidelines. WHO.
https://scholar.google.com/scholar?hl=id&q=WHO+Family+and+Nutrition+Guidelines+2020

