SEJARAH NAGARI KOTO BARU SUNGAI TARAB: IDENTITAS YANG TERJAGA DI RANAH MINANG

Authors

  • Dedy Irfan Universitas Negeri Padang Author
  • Suci Amalia Universitas Negeri Padang Author
  • Arum Hafizah Universitas Negeri Padang Author
  • Fadila Mirandia Universitas Negeri Padang Author
  • Annisa Annisa Universitas Negeri Padang Author
  • Afifah Hasanah Universitas Negeri Padang Author

Keywords:

sejarah, nagari, identitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana sejarah Nagari Koto Baru Sungai Tarab yang mempertahankan identitas yanag terjaga di ranah minang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Untuk mengumpulkan informasi, peneliti menggunakan observasi dan percakapan langsung dengan penduduk setempat. Penelitian ini juga didukung oleh studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, seperti buku, artikel jurnal, dokumen pemerintah daerah, arsip nagari, serta catatan sejarah lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nagari koto baru memiliki cerita sejarah yang sangat beragam dimulai dari asal usulnya, letak geografisnya, dan potensi-potensi yang ada di Nagari Koto Baru ini. Dari penelitian ini, jelas bahwa Nagari Koto Baru memiliki potensi nagari yang sangat beragam serta identitasnya yang terjaga di ranah minang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, M. R. (2017). Elite Lokal, Kekuasaan, dan Otonomi Daerah: Studi Penerapan Perda No. 4 Tahun 2008 di Simabur, Tanah Datar. UIN Jakarta.

Azra, V. F., Ananingsih, S. W., Triyono. (2017). Kewenangan kerapatan adat nagari (kan) dalam penyelesaian sengketa tanah ulayat di nagari koto baru kabupaten solok berdasarkan perda sumatera barat no.6 tahun 2008. Diponegoro Law Journal, 6(2).

Despica, R., Nefilinda. (2018). Analisis tingkat perkembangan nagari sungai sariak kecamatan vii koto, kabupaten padang pariaman. Jurnal Spasial, 5(1).

Muliadi, M., Fasya, T. K., & Ilham, I. (2020). Wisata ziarah sebagai identitas sosial: studi antropologi budaya di makam sultan malikussaleh. Aceh Anthropological Journal, 4(1), 58–74.

Nartin., Faturrahman., Deni, A., Santoso, Y. H., Paharuddin., Suacana, I. W. G., Indrayani., Utama, F. Y., Tarigan, W. J., Eliyah. (2024). Metode Penelitian Kualitatif. Batam: Yayasan Cendikia Mulia Mandiri.

Nurhayati, R. (2018). Kewenangan Kerapatan Adat Nagari (KAN) dalam Penyelesaian Sengketa Adat di Nagari Salimpaung. UIN Suska Riau.

Putri, S. A. A., Nurini. (2019). Identifikasi pola morfologi perkampungan adat nagari koto hilalang sumatera barat berdasarkan kearifan lokal. Ruang, 5(1), 1 10.

Rahayu, S., & Wahyuni, I. S. (2020). Eksistensi pemerintahan nagari di sumatera barat dalam kajian sejarah. Bakaba: Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidikan, 7(2), 21-30.

Rohimi, R. (2019). Historis dan ritualisme tradisi ziarah makam keleang di dusun kelambi desa padan indah: studi pendekatan antropologi. Socia: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 16(2), 161–171.

Wulan, R. S. (2019). Analisis Sistem Pemerintahan Nagari Melalui Peraturan Daerah Kabupaten 50 Kota Nomor 2 Tahun 2013 Tentang Pemerintahan Nagari di Kenagarian VII Koto Talago Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau).

Yulia, R. & Ersi, L. (2021). Nagari adat di minangkabau dalam tinjauan sejarah. Bakaba: Jurnal Sejarah, Kebudayaan, dan Kependidikan, 9(1),

Downloads

Published

2025-12-25

How to Cite

SEJARAH NAGARI KOTO BARU SUNGAI TARAB: IDENTITAS YANG TERJAGA DI RANAH MINANG. (2025). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(9), 2381-2390. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/4629

Similar Articles

1-10 of 75

You may also start an advanced similarity search for this article.