BUDAYA SELF-REWARD DIGITAL DI KALANGAN MAHASISWA: NORMALISASI KONSUMSI SEBAGAI PRAKTIK HEALING DAN PENGELOLAAN EMOSI

Authors

  • Paula Indriyati Suwarta Universitas Nusa Cendana Author
  • Cresentia Maria Videlia Neno Universitas Nusa Cendana Author
  • Opa Ra’o Bureni Universitas Nusa Cendana Author
  • Nurnita Mbau Universitas Nusa Cendana Author
  • Ongky Mahendra Garra Universitas Nusa Cendana Author
  • Robinson Doke Nawa Universitas Nusa Cendana Author
  • Lasarus Jehamat Universitas Nusa Cendana Author
  • Yeheskial A. Roen Universitas Nusa Cendana Author
  • Helga Maria E. Gero Universitas Nusa Cendana Author

Keywords:

self-reward digital; mahasiswa; media sosial; perilaku konsumtif; budaya digital

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik self-reward digital di kalangan mahasiswa serta makna, motif, dan implikasinya dalam konteks budaya digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi aktivitas mahasiswa di media sosial, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-reward digital dimaknai sebagai bentuk penghargaan diri, self-care, dan mekanisme coping dalam menghadapi tekanan akademik dan emosional. Media sosial berperan penting dalam menormalisasikan praktik tersebut melalui narasi healing dan konsumsi simbolik. Praktik self-reward digital bersifat ambivalen, karena di satu sisi membantu menjaga keseimbangan psikologis mahasiswa, namun di sisi lain berpotensi mendorong perilaku konsumtif impulsif dan tekanan mengikuti gaya hidup digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya kesadaran kritis, literasi digital, dan literasi keuangan agar praktik self-reward dapat dijalankan secara lebih sehat dan berkelanjutan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, F. (2025). Budaya healing di kalangan mahasiswa Gen Z: Telaah terhadap regulasi emosi dalam konteks sosial modern. 7, 23–44.

Anggasta, G., Guretti, D., & Puspitasari, G. (2024). Implikasi budaya self-reward terhadap konsumtivitas: Studi kasus Gen Z. 2(12).

Didaktika, J. W. (n.d.). 1, 1,2. 2(01), 49–59.

Martin, L. H., & Hutton, P. H. (Eds.). (n.d.). No title.

Nafilah, J., & Safitri, D. (2025). Fenomena self-reward dalam budaya konsumerisme digital: Studi literatur tentang tren Gen Z di media sosial. 2934–2939.

Neff, K. D. (2003). Self-compassion: An alternative conceptualization of a healthy attitude toward oneself. Self and Identity, 2(2), 85–101. https://doi.org/10.1080/15298860390129863

Downloads

Published

2026-01-08

How to Cite

BUDAYA SELF-REWARD DIGITAL DI KALANGAN MAHASISWA: NORMALISASI KONSUMSI SEBAGAI PRAKTIK HEALING DAN PENGELOLAAN EMOSI. (2026). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(10), 941-950. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/5884

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

21-30 of 523

You may also start an advanced similarity search for this article.