POLITIK IDENTITAS DAN AGAMA DALAM KONTEKS PEMERINTAHAN DI ASIA TENGGARA : STUDI KASUS SINGAPURA

Authors

  • Luthfiyyah Annisa Pramita Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author
  • Amanda Putri Handriyanti Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author
  • Rafa Thahirah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author
  • Puput Aurelia Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Author

Keywords:

Politik identitas, agama, pemerintahan, Asia Tenggara, Singapura, sekularisme pragmatis, multikulturalisme

Abstract

Artikel ini mengkaji hubungan antara politik identitas dan agama dalam konteks pemerintahan di Asia Tenggara dengan studi kasus Singapura sebagai fokus utama. Politik identitas di kawasan ini menjadi fenomena penting karena keterkaitannya dengan etnisitas, agama, dan legitimasi kekuasaan dalam sistem politik modern. Agama tidak hanya berperan sebagai panduan spiritual, tetapi juga sebagai simbol sosial dan alat mobilisasi politik yang memengaruhi proses pembentukan kebijakan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis literatur terhadap sejumlah sumber ilmiah yang membahas relasi agama, negara, dan identitas di Asia Tenggara. Hasil kajian menunjukkan bahwa Singapura menerapkan model sekularisme pragmatis, yaitu sistem yang tidak sepenuhnya memisahkan agama dari negara, tetapi mengaturnya secara ketat agar tidak menjadi sumber konflik sosial. Melalui kebijakan seperti Maintenance of Religious Harmony Act dan model CMIO (Chinese-Malay-Indian-Others), pemerintah berhasil mempertahankan stabilitas sosial dan harmoni antaragama dalam masyarakat multietnis. Kontrol negara yang kuat terhadap ekspresi keagamaan menimbulkan tantangan baru terkait kebebasan beragama dan representasi kelompok minoritas. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan politik identitas berbasis agama di Asia Tenggara memerlukan keseimbangan antara stabilitas nasional, inklusivitas sosial, dan pengakuan terhadap keberagaman identitas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abimanyu, A. D. (2025). BUDDHIST-NATIONALISM DAN PARADOKS PEMBENTUKAN IDENTITAS MULTIKULTURAL DI MYANMAR, THAILAND DAN KAMBOJA. Aliansi: Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional, 4(2), 101–113.

Aji, G. B. (2022). ISLAM, POLITICS AND DEMOCRACY IN SOUTHEAST ASIA: AN INITIAL OBSERVATION OF THE CONTEXT AND PRACTICE OF RELIGIOUS MODERATION. Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 24(3), 303–317.

Ali, S. (2019). Politik Identitas Agama (Studi kasus politisasi agama pada pemilihan Bupati Morotai 2011). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 6. https://doi.org/10.5281/zenodo.3626733

Andriasanti, L., & No, J. A. P. I. (2016). Kontestasi Identitas Islam Moderat di Asia Tenggara. Journal International & Diplomacy, 2(1).

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications. https://books.google.co.id/books?id=4uB76IC_pOQC

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. SAGE Publications. https://books.google.co.id/books?id=DLbBDQAAQBAJ

Dwijayanti, R. (2018). KONTESTASI TRIPLE MINORITY PADA DIRI HALIMAH YACOB PADA PEMILIHAN PRESIDEN SINGAPURA TAHUN 2017 DITINJAU DARI PRESPEKTIF POLITIK IDENTITAS. Doctoral Dissertation, Universitas Airlangga. https://www.youtube.com/watch?v=Ct1vDnqatWk

Febriansyah, B. A., Manando, I., & Kusuma, A. W. (2024). Politik Identitas Di Indonesia: Antara Nasionalisme Dan Agama. Viva Themis: Jurnal Ilmu Hukum Dan Humaniora, 7(1), 60–72.

Idi, A. (2018). Konflik Etno Religius di Asia Tenggara. LKIS PELANGI AKSARA. https://books.google.co.id/books?id=zLNVDwAAQBAJ

Jegalus, N. (2024). Identity Politics and Religious Recognition in Indonesian Democracy: A Post-Secular Perspective. Jurnal Dakwah Dan Sosial, 7(2). https://doi.org/10.37680/muharrik.v7i2.7086

Khoirunnisa, K. (2023). Pemilu Dan Politik Identitas: Dilema Antara Kebangsaan Dan Keagamaan. Jurnal Polinter: Kajian Politik Dan Hubungan Internasional, 9(1), 36–54.

Kusuma, B. M. (2016). RADIKALISME DI ASIA TENGGARA: Dinamika Relasi Agama, Konflik, dan Kebijakan Publik. Institusional Repository UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. https://doi.org/http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/27185

Munandar, A. (2025). REPOSISI GERAKAN ISLAM MODERN DI TENGAH PERUBAHAN SOSIAL DAN POLITIK DI ASIA TENGGARA. JISIP UNJA, 0.

Prasetyo, H., Rosa, D. V., & Sari, R. (2023). Beradab dengan adat: Politik identitas dalam ritualitas agama masyarakat Tengger. Prosiding Konferensi Nasional Sosiologi (PKNS), 1(2), 124–130.

Rahman, M. T., Rosyad, R., Setiawan, A. I., & Rasyidin, K. (2020). Agama dan Politik Identitas dalam Kerangka Sosial. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung. https://books.google.co.id/books?id=CoNaEAAAQBAJ

Rasyid, F. A., Fathonih, A., Anwar, S., & Rusyana, A. Y. (2020). Kontestasi Agama dan Negara: Politik Hukum Penodaan Agama di Asia Tenggara. LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung. https://books.google.co.id/books?id=GGfjDwAAQBAJ

Suaedy, A. (2015). Islam Identitas dan Minoritas di Asia Tenggara. Academia, 1.

Susanto, H. (2016). Kolonialisme dan Identitas Kebangsaan Negara-negara Asia Tenggara. Jurnal Sejarah Dan Budaya, 10(2), 144–155.

Utama, S. B., & Tanasyah, Y. (2023). The impact of identity politics on democracy and religious system in Indonesia. KURIOS (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama..., 9 (3), 661673.

Wantini, T., Ramadhani, N. A., Purba, C. Z. D. P. B., Dimansyah, A., Kartika, A. D., Suherman, R., & Fuadi, S. (2025). Peradaban Islam di Asia Tenggara. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 3(4), 1–9.

Wati, W. (2021). MENGUATNYA POLITIK IDENTITAS DI INDONESIA BAIK KARENA FAKTOR AGAMA, SOSIAL, DAN ETNIS. Jurnal Pendidikan PKN Pendidikan Dan Kewarganegaraan, 2. https://doi.org/https://doi.org/10.26418/jppkn.v2i2.44627

Widiyanta, D. (2015). Etnis Cina dan Perekonomian Asia Tenggara 84 KEBERADAAN ETNIS CINA DAN PENGARUHNYA DALAM PEREKONOMIAN DI ASIA TENGGARA. https://doi.org/https://doi.org/10.21831/moz.v5i1.4341

Downloads

Published

2025-10-24

How to Cite

POLITIK IDENTITAS DAN AGAMA DALAM KONTEKS PEMERINTAHAN DI ASIA TENGGARA : STUDI KASUS SINGAPURA. (2025). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(7), 501-510. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/666

Similar Articles

11-20 of 217

You may also start an advanced similarity search for this article.