KONSTRUKSI IDENTITAS DAN KEKUASAAN DALAM LIRIK LAGI O, TUAN: STUDI WACANA MICHEL FOUCAULT
Keywords:
analisis wacana, Michel Foucault, identitas, kekuasaanAbstract
Penelitian ini mengkaji konstruksi identitas subjek dan relasi kekuasaan dalam lirik lagu “o, Tuan” karya Feast dengan menggunakan analisis wacana Michel Foucault. Lagu diposisikan sebagai teks budaya yang tidak hanya merepresentasikan pengalaman emosional, tetapi juga memproduksi makna, pengetahuan, dan subjektivitas melalui bahasa. Pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis digunakan untuk mengungkap bagaimana kematian dan waktu dikonstruksikan sebagai kekuatan diskursif yang membentuk cara subjek memahami dirinya dalam situasi krisis eksistensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas subjek “aku” dibentuk sebagai individu yang sadar akan keterbatasan dan ketidakberdayaan di hadapan kekuasaan kematian. Kematian beroperasi secara normatif dengan menormalisasi ketakutan, kepasrahan, dan kecemasan sebagai respons yang wajar. Selain itu, ditemukan adanya resistensi simbolik melalui penundaan dan harapan yang diekspresikan dalam bahasa estetis lagu. Studi ini menegaskan bahwa lirik lagu dapat menjadi arena wacana tempat kekuasaan dan perlawanan bernegosiasi, serta berkontribusi pada kajian komunikasi budaya dan analisis wacana musik populer di Indonesia.
Downloads
References
Abadi, H. S. (2017). Kekuasaan Seksualitas dalam Novel: Perspektif Analisis Wacana Kritis Michel Foucault. Belajar Bahasa, 2(2), 167–178. https://www.academia.edu/download/86591192/828-1916-1-PB.pdf
Analisis, S. B., Kritis, W., & Foucault, M. (2024). Relasi Kuasa dalam Novel Rindu Kubawa Pulang Karya S. Baya: Analisis Wacana kritis Michel Foucault. Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 3(1), 196–216. https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan
Mudhoffir, A. M. (2013). Teori Kekuasaan Michel Foucault: Tantangan bagi Sosiologi Politik. Masyarakat, Jurnal Sosiologi, 18(1), 1–26. https://doi.org/10.7454/MJS.v18i1.1253
Pranowo, Y. (2017). Genealogi Moral Menurut Foucault dan Nietzsche: Beberapa Catatan. Melintas, 33(1), 52–69. https://journal.unpar.ac.id/index.php/melintas/index
Setiowati, E., & Wahyuningtias, B. P. (2011). SUATU ANALISIS WACANA KRITIS PENDAHULUAN Latar Belakang. HUMANIORA, 2(2), 1006–1024. https://doi.org/10.21512/humaniora.v2i2.3149
Silaswati, D., & Pd, M. (2019). Analisis Wacana Kritis dalam Pengkajian Wacana. Metamorfosis, 12(1), 1–10. https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan
Susanto, D., Prasojo, A., Wati, R., & Murtini. (2021). Wancana Estetika Islam dalam Sastera Kanak-Kanak Indonesia Era Orde Baru 1980-an. Pengajian Melayu, 32(1), 1–14. https://mjes.um.edu.my/index.php/JPM/article/view/29651
Thalia, A. I., & Abrian, R. (2023). Musik Sebagai Kritik Sosial Terhadap Pemerintah: Kajian Analisis Wacana Norman Fairclough (Lagu Kritik Lagi-Feast). An-Nas: Jurnal Humaniora, 7(2), 178–190. https://doi.org/10.32665/annas.v7i2.2287
Ubaidillah. (2012). Lagu “ ABC ( Ada Banyak Cara )” Karya Trio Bimbo Dalam Analisis Wacana Michel Foucault. Sosiologi Reflektif, 6(2), 53–62. https://ejournal.uin-suka.ac.id/isoshum/sosiologireflektif/article/view/52
Viyanti, I., & Maulana, A. (2025). Konstrkusi Identitas dan Kekuasaan dalam Lirik Lagu Mangu: Studi Wacana Michel Foucault. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 10(4), 1–5. https://doi.org/10.9963/0j1c1f71

