Strategi Satuan Polisi Pamong Praja Perempuan Dalam Menjalankan Peran Ganda Antara Profesi dan Tanggung Jawab Keluarga di Kota Padang
Keywords:
Strategi, Satpol PP Perempuan, Peran ganda, Tanggung Jawab KeluargaAbstract
Penelitian ini dilatar belakangi karena Satuan Polisi Pamong Praja perempuan mengalami kesulitan dalam menyeimbangkan antara urusan domestik dan urusan publik, mengalami tindakan anarkis dari para pelanggar aturan. Penelitian ini memiliki dua tujuan, pertama mendeskripsikan tantangan satuan polisi pamong praja perempuan dalam menjalankan peran ganda antara profesi dan tanggung jawab keluarga, kedua mengidentifikasi strategi satuan polisi pamong praja perempuan dalam menjalankan peran ganda antara profesi dan tanggung jawab keluarga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan empat belas narasumber, observasi lapangan selama satu bulan, dan studi terhadap dua puluh dua dokumen, serta dianalisis dengan meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin validitas data, digunakan tringulasi sumber dari praja perempuan, praja laki-laki, pimpinan, suami praja perempuan, ibu praja perempuan dan pedagang kaki lima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama terdapat dua tantangan yang dihadapi oleh praja perempuan yakni (1) Tantangan internal berupat kurang optimalnya dukungan suami dalam urusan domestik, saat hamil dan pasca melahirkan. (2) Tantangan eksternal berupa mengalami tindakan anarkis dari para pelanggar aturan. Kedua adapun strategi yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja perempuan dalam menghadapi tantangannya yaitu (1) Strategi internal berupa bantuan dari pihak keluarga istri dan rekomendasi dari atasan. (2) Strategi eksternal berupa dibekalinya semua personil perempuan dalam menghadapi situasi darurat dan kompleks di lapangan.
Downloads
References
Afifah, N. (2024). Mengkaji Ulang Stereotip Gender: Eksplorasi Stereotip Gender dalam Konteks Budaya Matrilineal Minangkabau. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 26(1), 93–104. https://doi.org/10.26623/jdsb.v26i1.9779
Ahmad, A. A., Ibrahim, W. M. T., Wicaksono, A., Tahir, I., & Erwina, E. (2025). Pengaruh Konflik Peran Ganda Terhadap Kinerja Tenaga Honorer Wanita Pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Luwu. Kontan: Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Bisnis, 4(1), 1–5. https://doi.org/10.59818/kontan.v4i1.577
Atmawati, S. F., Ode, W., Sofyani, W., Antropologi, J., Budaya, F. I., Oleo, U. H., & Tridarma, K. H. (2023). Menjalankan Tugas Dan Peran Publiknya Female Pamong Praja Police Unit In Carrying Out. 7(2), 182–191.
Chaidir, J., Zulfikar, T., Aprianti, I., & Millah, F. S. (2025). Perceived Organizational Support dan Kinerja Pegawai : Peran Mediasi Komitmen Normatif Pada Aparatur Sipil Negara Pemerintah Daerah Kota Serang , Banten. 8(September), 155–171.
Hayati, & Supartiningsih, S. (2020). Buku Ajar Gender Dan Pembangunan. UPT. Mataram University. http://www.nber.org/papers/w16019
Kahardja, I. W. (2022). Strategi Komunikasi Mempertahankan Reputasi Organisasi Dalam Manajemen Krisis Dengan Menggunakan Teori Komunikasi Krisis Situasi.
Mahayani Sadya, R. (2025). Pelaksanaan Fungsi Keluarga Pada Kepolisian Daerah (POLDA) Riau. 12(4), 1485–1493.
Manullang, C. J. (2023). Liar. 5(4), 3708–3723.
Rohmany, S.M.,& Alfirdaus, L. . (2023). Kebijakan Perlindungan Perempuan Dari Perspektif Keadilan Gender Dan Hak-Hak Pekerja Perempuan (Studi Kasus Pekerja Perempuan Pt X Kabupaten Jepara). 12(4)

