BRAVE PINK DAN HERO GREEN: MAKNA  VISUAL DALAM AKSI PROTES DIGITAL MASYARAKAT INDONESIA

Authors

  • Gusti Bagus Arya Utama Pinatih Universitas Udayana Author
  • I Gusti Agung Alit Suryawati Universitas Udayana Author

Keywords:

desain komunikasi visual, semiotika, warna, aksi protes digital

Abstract

Aksi protes digital di Indonesia menunjukkan peran penting desain komunikasi visual dalam membangun makna dan solidaritas di ruang publik digital. Artikel ini menganalisis makna visual warna Brave Pink dan Hero Green dalam aksi protes digital masyarakat Indonesia menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes. Data berupa konten visual media sosial dianalisis pada tingkat denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brave Pink merepresentasikan keberanian dan resistensi perempuan, sedangkan Hero Green melambangkan solidaritas terhadap pekerja informal, khususnya pengemudi ojek daring. Pada tingkat mitos, kedua warna membangun ideologi kepahlawanan rakyat dan menegaskan aktivisme digital sebagai bentuk partisipasi politik warga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Angga, S., Poa, A. A., & Rikardus, F. (2023). Etika komunikasi netizen Indonesia di media sosial sebagai ruang demokrasi dalam telaah ruang publik Jürgen Habermas. Jurnal Filsafat Indonesia, 6(3), 384–393.

Basiroen, V. J., Putra, I. N. A. S., Judijanto, L., Anggara, I. G. A. S., Negoro, A. T., Sutarwiyasa, I. K., & Wijaya, W. (2024). Dasar-dasar desain komunikasi visual (DKV). PT Green Pustaka Indonesia.

Bruns, A. (2023). From “the” public sphere to a network of publics: Towards an empirically founded model of contemporary public communication spaces. Communication Theory, 33(2–3), 70–81.

Bryan-Wilson, J., González, J., & Willsdon, D. (2016). Editors’ introduction: Themed issue on visual activism. Journal of Visual Culture, 15(1), 5–23.

Çela, E. (2015). Social media as a new form of public sphere. European Journal of Social Sciences Education and Research, 4(1), 195–202.

Chandler, D. (2007). Semiotics: The basics. Routledge.

CXO Media. (2025). Esensi warga jaga warga: Lebih dari sekadar tagar.

https://www.cxomedia.id/general-knowledge/20250913122737-55-181613/esensi-warga-jaga-warga-lebih-dari-sekadar-tagar

Fatimah, S. (2025). Transformasi ruang publik digital: Tantangan sosial dan konstitusional dalam demokrasi era media baru. Cakrawala: Jurnal Litbang Kebijakan, 19(1), 67–86.

Habermas, J. (1991). The structural transformation of the public sphere. MIT Press.

Karja, I. W. (2021). Makna warna. Dalam Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara (Vol. 1).

Maskuri, M. I. N. (2025). Visual meaning in digital protests: The use of Brave Pink and Hero Green in social media after the August 28–30, 2025 demonstration. SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi, 19(2), 157–172.

Munzir, A. A. (2019). Beragam peran media sosial dalam dunia politik di Indonesia. JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA, 7(2), 173–182.

Musliadi, M., Wahyudi, R. F., Muhlis, M., & Wahyudi, W. (2025). Bahasa visual dalam iklan digital: Studi semiotika pada platform media sosial. Retorika: Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam, 7(1), 27–39.

Paksi, D. N. F. (2021). Warna dalam dunia visual. Jurnal Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta, 12(2), 90–97.

Risi, A., & Zulkifli, Z. (2022). Kajian semiotika ilustrasi digital karya Agung Budi Santoso (pendekatan semiotika Roland Barthes). MAVIS: Jurnal Desain Komunikasi Visual, 4(2), 47–55.

Setiawan, F. R. (2023). Peran media sosial sebagai ruang publik: Tinjauan filosofis gagasan ruang publik Jürgen Habermas. MELINTAS: An International Journal of Philosophy and Religion, 39(3), 323–350.

Tempo. (2025). Kronologi demo memprotes DPR hingga meluas dan berubah menjadi penjarahan.

https://www.tempo.co/politik/kronologi-demo-memprotes-dpr-hingga-meluas-berubah-penjarahan-2065182

Tempo. (2025). Makna “Brave Pink” dan “Hero Green” yang viral di media sosial.

https://www.tempo.co/politik/makna-brave-pink-hero-green-yang-viral-di-media-sosial-2066471

Tinarbuko, S. (2003). Semiotika: Analisis tanda pada karya desain komunikasi visual. Nirmana, 5(1), 31–47.

Wempi, J. A., Chrisdina, C., & Rully, R. (2025). “Peringatan darurat” as a cancel culture social movement through social media in Indonesia. NYIMAK Journal of Communication, 9(1), 153–171.

Downloads

Published

2026-01-21

How to Cite

BRAVE PINK DAN HERO GREEN: MAKNA  VISUAL DALAM AKSI PROTES DIGITAL MASYARAKAT INDONESIA. (2026). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 11(10), 1871-1880. https://cibjournal.com/index.php/triwikrama/article/view/6961

Similar Articles

1-10 of 336

You may also start an advanced similarity search for this article.