“Ekspresi Kritik Rakyat dalam Ruang Publik : Analisis Hukum dan Demokrasi pada Fenomena ‘Bendera One Piece’ dan ‘Negara Konoha’”
- Authors
-
-
Aldira Putri
Universitas singaperbangsa karawangAuthor -
Rahmi Zubaedah, S.H., M.H
Author
-
- Keywords:
- Keywords: Freedom of expression, public space, public criticism, deliberative democracy, Indonesian law, One Piece Flag, Negara Konoha.
- Abstract
-
Abstrack
This study discusses the importance of public space as an integral part of Indonesian democracy for expressing public criticism. The research focuses on phenomena such as the “One Piece flag” and the “Konoha Nation” as examples of creative criticism that highlight the conflict between legal boundaries and freedom of expression. By examining legislation, legal concepts, case studies, and international comparisons with the ICCPR, this study employs a normative juridical approach. The findings indicate that, in order to protect public interests and national security, freedom of expression must be balanced with adherence to the law. The study concludes that law enforcement should be proportional and avoid excessive repression to ensure that Indonesia’s democracy remains safe and inclusive.
Abstrak
Studi ini berbicara tentang pentingnya ruang publik sebagai bagian dari demokrasi Indonesia untuk menyampaikan kritik rakyat.Fokus penelitian adalah fenomena seperti bendera One Piece dan Negara Konoha sebagai contoh kritik kreatif yang menimbulkan konflik antara batasan hukum dan kebebasan berbicara.Dengan melihat peraturan perundang-undangan,konsep,dan kasus serta perbandingan internasional dengan ICCPR, penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif.Hasilnya menunjukkan bahwa, untuk melindungi kepentingan umum dan keamanan negara,kebebasan berekspresi harus diseimbangkan dengan kepatuhan terhadap hukum.Studi ini menunjukkan bahwa penegakan hukum harus proporsional dan menghindari represi yang berlebihan untuk menjaga demokrasi Indonesia aman dan inklusif.
- References
-
DAFTAR PUSTAKA
JURNAL ILMIAH
Dewi, G. K. (2025). Metode penelitian.
Fiat Justisia. (2024). Perbandingan sistem hukum sebagai pendekatan penelitian.
Jurnal FH Untan. (2023). Pendekatan konseptual dalam penelitian hukum.
Jurnal Lago. (2023). Pendekatan perundang-undangan dalam penelitian hukum.
Lisda, A., & Perdana, S. (2024). Batasan kebebasan berpendapat di Indonesia perspektif HAM. OJS Rewangrencang.
Mahkamah: Jurnal Riset Ilmu Hukum. (2025). Pengibaran bendera One Piece dan produksi musuh imajiner: Pendekatan kriminologi kritis atas politik ketakutan.
Rewangrencang. (2024). Batasan kebebasan berpendapat di Indonesia.
Unnes Law Review. (2023). Demokrasi, ruang publik, dan kebebasan ekspresi.
BUKU,PANDUAN DAN LAPORAN RESMI
Amnesty International Indonesia. (2021). Kebebasan berekspresi.
BPIP. (2025). Meneguhkan kebebasan berpendapat dalam demokrasi Pancasila.
Fakultas Hukum Unpad. (2022). Implementasi ICCPR dalam hukum nasional.
Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. (2025). Panduan menyusun kesimpulan artikel ilmiah.
Gramedia Literasi. (2024). Makna demokrasi dan perkembangannya.
Komnas HAM. (2020). Kebebasan berekspresi dan pembatasannya.
Komnas HAM. (2020). Standar norma dan pengaturan hak atas kebebasan berpendapat dan berekspresi.
Komnas HAM. (2021). Kebebasan berekspresi dan berpendapat.
Lemhannas RI. (2024). Prinsip demokrasi dan implementasinya.
PKBH UIN. (2025). Peran hukum dalam mengatur kebebasan berekspresi di Indonesia.
PKBH UIN. (2025). Peran hukum dalam mengatur kebebasan berekspresi di dunia maya.
Universitas Diponegoro. (2024). Hukum normatif.
Universitas Mataram. (2023). Metode penelitian hukum.
PERATURAN PERUNDANG UNDANGAN
Republik Indonesia. (1998). Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Republik Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.
Republik Indonesia. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28E ayat (2) dan (3).
SUMBER BERITA DAN ARTIKRL ANALISIS
CNN Indonesia. (2024). Pengibaran bendera One Piece tak bisa dipidana.
Detik News. (2024). Puan soroti kritik rakyat Negara Konoha hingga bendera One Piece.
Hukumonline. (2022). Pembatasan kebebasan berpendapat.
Hukumonline. (2024). Pemerintah larang pengibaran bendera One Piece.
Hukumonline. (2025). Prinsip-prinsip demokrasi Pancasila.
ICJR. (2012). Kemerdekaan berekspresi dan tindak pidana penghinaan dalam perspektif HAM.
Media Justitia. (2023). Kebebasan berekspresi vs hak sipil.
Perspektif Hukum Hang Tuah. (2021). Analisis kebebasan berekspresi.
Perspektif Hukum Hang Tuah. (2023). Analisis pembatasan kebebasan ekspresi.
KAJIAN DAN ANALISI AKADEMIK
Analisis hukum dan demokrasi terkait fenomena “Bendera One Piece” dan “Negara Konoha”. (2024).
Kajian hukum kritis tentang fenomena simbolik dalam ruang publik Indonesia. (2024).
Serasi Publisher. (2024). Contoh kesimpulan artikel ilmiah.
- Downloads
- Published
- 2025-11-22
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Muhammad Zacky Ramadhan, Euclid Abraham Pasaribu, Satria Aditama, Muhammad Adymas Hikal Fikri, Perlindungan Konsumen dalam Perjanjian Jual Beli Online terhadap Praktik Misleading Advertisement di Platform E-Commerce , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- M. Shadiq Daffa Syahputra, HS Tisnanta, Fathoni Fathoni, PERAN AKREDITASI ORGANISASI BANTUAN HUKUM TERHADAP PEMENUHAN HAK LAYANAN HUKUM MASYARAKAT MISKIN DI PROVINSI LAMPUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nisa Nurfazira, Wulan, Dian Rahmawati, Syahdania Putri Ardhani, ANALISIS PUTUSAN PTUN MEDAN MENGENAI KEWENANGAN BPN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PENERBITAN SERTIFIKAT TANAH , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Subri Subri, Aqilah Dzakirah, Tiara Dwi Agustin, KAJIAN LITERATUR TENTANG HAK ASASI MANUSIA DALAM KASUS PENGHILANGAN ORANG SECARA PAKSA AKTIVIS 1997-1998 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 11 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Adila Saskia Mega, Apriya Muna Audina Tuhaza, Azela Kristania Ramadhani, Helen Ivanka, Novanda Alfina Pbn, Peran Pendidikan Pancasila dalam Membentuk Karakter Anak Bangsa , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Febriyari Hafsyah, ANALISIS YURIDIS KASUS TPA LEUWIHGAJAH DALAM PERSPEKTIF HUKUM LINGKUNGAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Sania Ulfatun Nikmah, Tiara Intan Camesi, Asep Suherman, Dampak Inkonsistensi Penerapan Prinsip Komplementaritas dan Ketidaksiapan Aparat Nasional terhadap Pemenuhan Hak Asasi Manusia dalam Pertanggungjawaban Pidana Individual atas Kejahatan Genosida , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 11 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Andi Nadia Zata Amani, Adelia Putri Maharani, Aisyah Mega Shafira, Ayu Paramitha Salsabilla, IMPLEMENTASI NILAI KEWARGANEGARAAN DALAM PENGAWASAN DAN PENGGUNAAN OBAT YANG AMAN DAN EFEKTIF DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nasywa Aura Shafwah, Sifa Sulistia Dewi, Zaenudin Zaenudin, REKONFIGURASI PENEGAKAN HUKUM PIDANA INTERNASIONAL DI ERA BUKTI DIGITAL DAN FRAGMENTASI POLITIK TERKAIT ANALISIS COMPLEMENTARITY, UNIVERSAL JURISDICTION, DAN KERJA SAMA ANTARNEGARA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Artanias Anugerah Nifati Baeha, Elsa, PERLINDUNGAN HUKUM DAN PEMENUHAN HAK KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2004 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.