PENGUATAN SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK DALAM PENANGANAN KASUS PERUNDUNGAN
- Authors
-
-
Elpa Triani Putri
Universitas Sultan Ageng TirtayasaAuthor -
Devi Lailatul Robiah
Universitas Sultan Ageng TirtayasaAuthor -
Inayah Nurfalah
Universitas Sultan Ageng TirtayasaAuthor -
Sahnaz Safira Rahma
Universitas Sultan Ageng TirtayasaAuthor
-
- Keywords:
- Sistem peradilan pidana anak, perundungan, diversi, keadilan restoratif, UU SPPA
- Abstract
-
Bullying merupakan tindakan agresif berulang yang dilakukan individu atau kelompok dengan menyalahgunakan kekuasaan untuk mengintimidasi atau menyakiti orang lain secara fisik maupun emosional. Jika perundungan melibatkan anak di bawah umur, baik sebagai pelaku maupun korban, penanganannya harus mempertimbangkan kebutuhan perlindungan khusus. Di Indonesia, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA) menjadi dasar penyelesaian perkara anak dengan mengutamakan keadilan restoratif dan diversi sebagai mekanisme utama di luar peradilan. Penelitian ini bertujuan menilai keadilan pidana bagi pelaku perundungan serta rehabilitasi bagi korban, terutama dalam pelaksanaan diversi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yuridis-normatif melalui analisis regulasi dan literatur terkait untuk melihat kemampuan sistem peradilan pidana anak menangani kasus perundungan, hambatan yang muncul, serta upaya penguatannya. Hasil menunjukkan bahwa meski regulasi sudah ideal, namun masih terdapat kendala seperti rendahnya pemahaman aparat, minimnya fasilitas rehabilitasi, stigma terhadap pelaku anak, dan inkonsistensi penerapan diversi. Diperlukan penguatan melalui pelatihan aparat, pendampingan, koordinasi lintas sektor, serta mekanisme pelaporan yang lebih efektif.
- References
-
Ariani, Nevey Varida. “Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.” Lex Et Societatis, no. 153 (2012): 39.
Febriani, Yolanda, and Asep Suherman. “Efektivitas UU No . 11 Tahun 2012 ( SPPA ) Terhadap Batas Minimum Usia Pidana Anak Berdasarkan Hukum Positif Di Indonesia.” Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik 2, no. 1 (2024): 347–59.
Jaka Prima. “Penerapan Restorative Justice Dalam Sistem Peradilan Pidana Anak.” JOSH: Journal of Sharia 3, no. 01 (2024): 40–45. https://doi.org/10.55352/josh.v3i01.702.
Krisnalita, Louisa Yesami. “Diversi Pada Tindak Pidana Yang Dilakukan Oleh Anak.” Binamulia Hukum 8, no. 1 (2019): 93–106. https://doi.org/10.37893/jbh.v8i1.41.
Lewoleba, K K, M Mulyadi, and ... “Implementasi Sistem Peradilan Pidana Anak Dalam Rangka Mewujudkan Keadilan Restoratif.” Jurnal Ilmiah …, 2023, 143–62. https://doi.org/10.30868/am.v11i02.5070.
Pratama, A, and D Wijayanti. “Implementasi Sistem Peradilan Pidana Anak Dalam Pembinaan Di LPKA.” Jurnal Hukum Dan Hak Asasi Anak 7, no. 3 (2019): 1229–57.
Presiden Republik Indonesia. “Undang Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.” UU Perlindungan Anak, 2014, 48. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/38723/uu-no-35-tahun-2014.
Rini Fitriani. “Peranan Penyelenggara Perlindungan Anak Dalam Melindungi Dan Memenuhi Hak-Hak Anak.” Jurnal Hukum Samudra Keadilan vol 11, no. 2 (2016): hlm. 250-358.
- Downloads
- Published
- 2025-12-13
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Syuja Aufa Parimarma, Heni Siswanto, Rini Fathonah, Firganefi Firganefi, Deni Achmad, PERSETUJUAN KORBAN EKSPLOITASI SEKSUAL KOMERSIAL ANAK TIDAK MENGHAPUS PENUNTUTAN PIDANA TERHADAP PELAKU , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Syuja Aufa Parimarma, Heni Siswanto, Rini Fathonah, PERSETUJUAN KORBAN EKSPLOITASI SEKSUAL KOMERSIAL ANAK TIDAK MENGHAPUS PENUNTUTAN PIDANA TERHADAP PELAKU , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 11 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Shaskia Nabilla Miranda, AKIBAT HUKUM PUTUSAN TINDAK PIDANA KORUPSI DENGAN PIDANA TAMBAHAN BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP KEADILAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Lazarus Katy Kole, PERAN HAKIM PENGADILAN TIPIKOR DALAM MEWUJUDKAN KEADILAN SUBSTANTIF , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fauzan Ihsan Praja, MEKANISME JALANNYA HUKUM ACARA PIDANA DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Fero Sanjaya, Ghina Praska Levi, Indah Cahya Purnama, PERLINDUNGAN KORBAN TPPO DI ERA DIGITAL: EVALUASI KEADILAN RESTORATIF DANSTRATEGI MITIGASI BERBASIS KORBAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ira Fitria Ananda Putri, Appe Hutauruk, Muhenri Sihotang, PENEGAKAN HUKUM PIDANA MATI DI INDONESIA SERTA TANTANGAN TERHADAP PRINSIP HAK ASASI MANUSIA (HAM) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Virgiawan Budi Prasetyo, Ganti Kerugian Moril dan Materiil Terhadap Anak Korban Perbuatan Diskriminatif di Lingkungan Instansi Pendidikan , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Jordhan Akbar Gumanti, Maya Shafira, Dona Raisa Monica, Ahmad Irzal Fardiansyah, Nikmah Rosidah, PERTIMBANGAN YURIDIS HAKIM DALAM PERKARA PENCABULAN TERHADAP ANAK YANG DILAKUKAN OLEH TENAGA PENDIDIK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Yosep G. Tefa, Hudi Yusuf, PENERAPAN ASAS PRADUGA TAK BERSALAH DALAM PRAKTIK PREADILAN PIDANA DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 11 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
You may also start an advanced similarity search for this article.