ANALISIS PERTANGGUNGJAWABAN KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP NARAPIDANA PERDAGANGAN ORANG DENGAN MENIMBANG KEDUDUKANNYA SEBAGAI PEJABAT PUBLIK
- Authors
-
-
Aulia Dwi Ramadhani
Universitas PamulangAuthor -
Chamantta Ade Putri Da Iry
Universitas PamulangAuthor -
Husnul Khotimah
Universitas PamulangAuthor -
Tamy Rahma Sya’ara
Universitas PamulangAuthor
-
- Keywords:
- Tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Yuvinus Solo, Pejabat publik, Kebijakan Pemerintah, Pertanggungjawaban Hukum
- Abstract
-
Jurnal ini dibuat untuk mengkaji tanggung jawab kebijakan pemerintah terhadap narapidana TPPO, terutama pejabat publik seperti anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bernama Yuvinus Solo, mengingat posisinya sebagai pejabat publik, khususnya terkait dengan posisinya yang tidak dicabut meskipun telah divonis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif melalui pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, yang diperkuat dengan wawancara serta analisis kasus terhadap putusan pengadilan dan kebijakan pemerintah yang relevan. Kasus ini menunjukkan adanya celah dan kelemahan dalam norma hukum terkait pemecatan pejabat publik yang terbukti melakukan TPPO, yang menyebabkan ketidakseimbangan dalam penegakan keadilan dan perlindungan hak asasi manusia. Kebijakan pemerintah belum sepenuhnya mencerminkan prinsip kesetaraan di hadapan hukum dan nilai-nilai manusia yang adil dan beradab sesuai dengan amanat Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
- References
-
Holo, M. M. (2024, Agustus 26). Anggota DPRD Sikka Tersangka Kasus Perdagangan Orang Dilantik, Aktivis HAM dan Korban Unjuk Rasa, Ungkap Kegeraman terhadap Penegak Hukum. Retrieved from floresa.co: https://floresa.co/reportase/mendalam/67307/2024/08/26/anggota-dprd-sikka-tersangka-kasus-perdagangan-orang-dilantik-aktivis-ham-dan-korban-unjuk-rasa-ungkap-kegeraman-terhadap-penegak-hukum
Jehadu, S. S., & Rastika , I. (2025, Agustus 25). Meski Berstatus Terpidana dan Ditahan, Yuvinus Solo Tetap Terima Gaji Anggota DPRD. Retrieved from kompas.com: https://regional.kompas.com/read/2025/08/25/224804478/meski-berstatus-terpidana-dan-ditahan-yuvinus-solo-tetap-terima-gaji?page=all
Nadia, T., Fa’iq, & Hidayah, A. N. (2025). Efektivitas penegakan hukum pada tindak pidana perdagangan orang menurut UUnomor 21 tahun 2007. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 3, 437-442. Retrieved from https://multi.risetakademik.com/index.php/jim/article/view/70/66
Olla, K. (2025, Februari 9). Kejari Sikka Dinilai Tidak Adil Dalam Penanganan Kasus TPPO: Mengistimewakan Yuvinus Solo. Retrieved from korantimor.com: https://www.korantimor.com/hukum-kriminal/1545625277/kejari-sikka-dinilai-tidak-adil-dalam-penanganan-kasus-tppo-mengistimewakan-yuvinus-solo
P, A. S., & Edward, W. (2025, Oktober 05). Judicial Scrutiny Tindak Pidana Jabatan: Koreksi Upaya Paksa dalam Penyidikan. Retrieved from danpalapa.com: https://dandapala.com/article/detail/judicial-scrutiny-tindak-pidana-jabatan-koreksi-upaya-paksa-dalam-penyidikan
Ray, K. G., & Hamonangan, A. (2025, April ). Tinjauan Hukum Terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang di Indonesia (Studi Kasus Putusan Nomor 60/Pid.Sus/2020/PN.Cjr). Journal Humaniora: Jurnal Hukum dan Ilmu Sosial, 03, 93-97. Retrieved from https://journal.elena.co.id/index.php/humaniorum/article/view/123/76
- Downloads
- Published
- 2025-12-23
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Wasilul Arham, Fajar Surya Gemilang, PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HEWAN PELIHARAAN NON TERNAK DALAM KASUS PENGANIAYAAN DAN PENELANTARAN DI INDONESIA: STUDI YURIDIS MENGENAI KEBUTUHAN PENGATURAN DAN PENGUATAN REGULASI SERTA PENEGAKAN HUKUM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Silvia Rachma Fauziah, Sukma Putri Amelia, Deden Najmudin, ASAS KEADILAN DALAM PENERAPAN CAMBUK DI NANGGORE ACEH DARUSSALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Raisya Asyiani Rinjani, Siti Ayssah, Deden Najmudin, PERBANDINGAN SANKSI HUKUM ATAS LARANGAN MINUMAN KERAS DALAM QANUN JINAYAH ACEH DAN PERDA KOTA BANDUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- I Kadek Adityaputra, PERAN HUKUM ADAT DALAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH DI LAMPUNG TENGAH , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Andre Scondery, OPTIMALISASI MEDIASI SEBAGAI SARANA PENYELESAIAN SENGKETA DI DESA BANJARAGUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ririn Faranisa, Saeful Mujab, DISINFORMASI VISUAL DAN KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK DI ERA KECERDASAN BUATAN (AI): PERSPEKTIF HUKUM DAN ETIKA KOMUNIKASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ninik Agustini, PERAN PALANG MERAH INDONESIA (PMI) DALAM MELINDUNGI KORBAN PERANG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Tresya Pradipta G. Zakaria, Aliya Dwiyani Alulu, Jianelfa, MODEL HUKUM KOLABORATIF DALAM PENGUATAN KEMITRAAN PEMERINTAH DAERAH DAN SWASTA DI BIDANG KESEHATAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Rizal Aji Bahtiar, Amara Thalia, Bima Janggo Bintoro, Nandang Kusnadi, S.H., M.H., NILAI EKONOMI DATA KONSUMEN DAN PENGUATAN HAK PORTABILITAS DALAM REGULASI MONETISASI DATA DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Salsabila Nia Gara K, ANALISIS NORMATIF PROSES PENYELESAIAN SENGKETA ADMINISTRATIF DI PTUN: STUDI KASUS PENETAPAN 361/G/2025/PTUN.JKT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.