MENGUATKAN AKUNTABILITAS MELALUI KOMPLEMENTARITAS MENGENAI ARAH BARU PENEGAKAN HUKUM PIDANA INTERNASIONAL DALAM KONFLIK KONTEMPORER
- Authors
-
-
Azkia Mutia Rachma
Universitas Bina BangsaAuthor -
Beby Hasna Rifdah
Universitas Bina BangsaAuthor -
Zaenudin
Universitas Bina BangsaAuthor
-
- Keywords:
- komplementaritas, ICC, yurisdiksi universal, kejahatan agresi, akuntabilitas, kejahatan berbasis gender
- Abstract
-
Penegakan hukum pidana internasional menghadapi paradoks yang terus berulang, kebutuhan akan akuntabilitas meningkat seiring eskalasi konflik bersenjata dan pelanggaran berat HAM, sementara kapasitas institusi internasional terbatas dan bergantung pada kerja sama negara. Artikel ini menganalisis arah baru penegakan hukum pidana internasional melalui penguatan prinsip komplementaritas dan mekanisme kerja sama, serta bagaimana “jejaring akuntabilitas” (international justice ecosystem) memperluas ruang penuntutan melalui yurisdiksi nasional dan yurisdiksi universal. Dengan pendekatan penelitian doktrinal, artikel ini menunjukkan bahwa kebijakan komplementaritas terbaru mendorong pergeseran peran peradilan internasional dari “pengganti” menjadi “pengungkit” bagi penegakan nasional, tetapi tetap menyisakan resiko ketidakadilan struktural, terutama ketika negara kuat mampu “mengelola” komplementaritas melalui investigasi domestik yang tidak efektif. Tren yurisdiksi universal dan pembentukan mekanisme ad hoc, seperti tribunal agresi, muncul sebagai respons atas kesenjangan yurisdiksi dan politik penangkapan. Artikel ini merekomendasikan standar evaluasi “genuineness” yang lebih tegas, desain kerja sama yang melindungi independensi, serta strategi implementasi yang memusatkan korban, termasuk untuk kejahatan berbasis gender. (Office of the Prosecutor, International Criminal Court, 2024).
- References
-
Bezabh, A. B. (2025). Assessing the ICC Office of the Prosecutor’s new policy on complementarity and cooperation, Limitations in legal rigor in integration of alternative resolution mechanisms. Frontiers in Political Science, 7, Article 1709746.
Civitas Maxima, Center for Justice & Accountability, European Center for Constitutional and Human Rights, International Federation for Human Rights, REDRESS, & TRIAL International. (2025). Universal Jurisdiction Annual Review 2025.
Council of Europe. (2025, June 25). Ukraine and the Council of Europe sign agreement on the establishment of a Special Tribunal for the Crime of Aggression against Ukraine.
FIDH. (2024, April 26). Q&A, Unpacking the ICC Office of the Prosecutor’s new approach to complementarity and cooperation.
FIDH. (2024, April 26). The ICC Office of the Prosecutor’s new Policy on Complementarity and Cooperation must still meet high expectations.
Grey, R. (2025). On hope, reform and risk, The Rome Statute’s definition of “gender” and the crimes against humanity convention. European Journal of International Law, 36(2), 369–398.
House of Commons Library. (2024, May 20). A special tribunal for Russian aggression against Ukraine (Research Briefing).
Human Rights Watch. (2025, December 1). International Criminal Court, Justice at risk.
Nnawulezi, U., Nwaechefu, H., & Magashi, S. B. (2023). Addressing the principle and challenges of enforcement and prosecution under universal jurisdiction, Charting new pathways for international justice. Indonesian Journal of International Law, 20(2).
Office of the Prosecutor, International Criminal Court. (2024, April). Policy on Complementarity and Cooperation.
REDRESS. (2024). Universal Jurisdiction Annual Review 2024.
Shereshevsky, Y. (2025). Complementarity (Un)Fairness, Powerful states and their ability to avoid ICC proceedings by conducting domestic investigations. Journal of International Criminal Justice, 23(2), 227–248.
Urueña, R. (2024, August 26). The ICC Prosecutor’s Policy on Complementarity and Cooperation, A dynamic tool for accountability. Just Security.
Zvobgo, K. (2024). Complementarity and public views on overlapping domestic and international jurisdicti
- Downloads
- Published
- 2026-01-23
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Salman Al Farizi Ilham, Jeff Lee, Zaenudin Zaenudin, PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA INDIVIDU DALAM HUKUM PIDANA INTERNASIONAL DENGAN STUDI ATAS KEJAHATAN INTERNASIONAL BERAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nasywa Aura Shafwah, Sifa Sulistia Dewi, Zaenudin Zaenudin, REKONFIGURASI PENEGAKAN HUKUM PIDANA INTERNASIONAL DI ERA BUKTI DIGITAL DAN FRAGMENTASI POLITIK TERKAIT ANALISIS COMPLEMENTARITY, UNIVERSAL JURISDICTION, DAN KERJA SAMA ANTARNEGARA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Akhmad Kautsar Fattah, Abdul Haris Nafis, Andriyan Rahardi, Pradipta Prihantono, Sofyan Sauri, Andriyanto Adhi Nugroho, PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM FINTECH CREDIT SCORING DAN PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM TERHADAP RESIKO DISKRIMINASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Jannesa Putri Sabe’in, Dery Hendryan, Pembuktian Tindak Pidana Cyberporn dalam Perspektif Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ayu Rahmania, M. Faisal Dio Azhary, Fatrico Fathan An-Najjah Syafri, PENGARUH ALAT BUKTI ELEKTRONIK TERHADAP PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA SIBER DALAM HUKUM ACARA PIDANA INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rahmat Fadli Slamat, Chrisostomos Inuhan, Perbandingan Perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) terhadap Tersangka Tindak Pidana Korupsi dan Terorisme dalam Proses Penegakan Hukum di Indonesia , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Sania Ulfatun Nikmah, Tiara Intan Camesi, Asep Suherman, Dampak Inkonsistensi Penerapan Prinsip Komplementaritas dan Ketidaksiapan Aparat Nasional terhadap Pemenuhan Hak Asasi Manusia dalam Pertanggungjawaban Pidana Individual atas Kejahatan Genosida , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 15 No. 11 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
- Rhizka Amalia, Miza Habibatur Rohmah, Tithania Putri Trisnawati, Novarindy Putri Zahari, Amnina Amalia Alyani, Baidhowi, PERBANDINGAN HUKUM ISLAM DAN PRINSIP HAM DALAM SISTEM PERADILAN HUKUMAN MATI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Bunga Manisa, Diah Gustiniati Maulani, Emilia Susanti, Deni Achmad, Aisyah Muda Cemerlang, TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP KORUPSI DALAM PENYALAHGUNAAN DANA BANTUAN SOSIAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Raynaldi Young, Arsita Dhiba Nabila Bibi, Hamim Bhavana, Alifiansyah Ramadhan, PENENGGELAMAN KAPAL IUU FISHING DI ZEE INDONESIA SEBAGAI WUJUD PELAKSANAAN HAK BERDAULAT NEGARA DI ZEE , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- M. Alviana Mugi Nugraha, PERANAN ALAT BUKTI ELEKTRONIK DALAM PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA DI ERA DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Jodie Firmansyah Nur, PERAN MAHASISWA DALAM GERAKAN ANTI KORUPSI: ANALISIS STRATEGI, TANTANGAN, DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INTEGRITAS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.