KEDUDUKAN DAN KEABSAHAN PERKAWINAN ADAT LAMPUNG DALAM PERSPEKTIF HUKUM NASIONAL: TINJAUAN YURIDIS NORMATIF TERHADAP HARMONISASI HUKUM ADAT DAN NEGARA
- Authors
-
-
Natasya Putri Amanda
Universitas Bandar LampungAuthor
-
- Keywords:
- Customary Law, Traditional Marriage, Lampung, National Law, Legal Pluralism., Hukum Adat, Perkawinan Adat, Lampung, Hukum Nasional, Pluralisme Hukum.
- Abstract
-
Lampung’s traditional marriage represents a significant form of cultural preservation that continues to thrive today. The Lampung community is divided into two main subgroups, Pepadun and Saibatin, each with distinct rules and procedures for traditional marriage, yet these rules complement one another. This article aims to analyze the position and validity of Lampung customary law in the implementation of traditional marriages according to Indonesian national law, particularly Law No. 1 of 1974, amended by Law No. 16 of 2019 concerning Marriage. The study employs a normative legal approach using a literature review method, analyzing relevant legal texts, journals, and regulations. The findings indicate that although national law regulates marriage requirements and procedures, Lampung customary law retains strong social and cultural legitimacy. This demonstrates that harmonization between customary law and national law is crucial to ensure legal certainty while preserving the cultural values of the Lampung community. The article also emphasizes the need for public awareness to comply with national legal procedures without diminishing traditional values, thereby balancing the continuity of traditions with the protection of individual rights. This research is expected to serve as a reference for policymakers, academics, and the community in understanding the relationship between customary law and national law in Indonesia.
Perkawinan adat Lampung merupakan salah satu bentuk pelestarian nilai budaya yang masih eksis hingga saat ini. Masyarakat Lampung terbagi menjadi dua subkelompok utama, yaitu Pepadun dan Saibatin, yang memiliki aturan dan tata cara perkawinan adat yang khas dan berbeda, namun saling melengkapi. Artikel ini bertujuan menganalisis kedudukan dan keabsahan hukum adat Lampung dalam pelaksanaan perkawinan adat menurut hukum nasional Indonesia, khususnya UU No. 1 Tahun 1974 yang telah diubah dengan UU No. 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif hukum dengan metode studi pustaka, menganalisis literatur hukum, jurnal, dan peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun hukum nasional mengatur syarat dan prosedur perkawinan, hukum adat Lampung tetap memiliki legitimasi sosial dan budaya yang kuat. Hal ini menegaskan bahwa harmonisasi antara hukum adat dan hukum nasional sangat penting untuk menjamin kepastian hukum sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya masyarakat Lampung. Artikel ini juga menyoroti perlunya kesadaran masyarakat untuk mematuhi prosedur hukum nasional tanpa mengurangi nilai-nilai adat, sehingga keberlangsungan tradisi dan perlindungan hak-hak individu dapat tercapai secara seimbang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pembuat kebijakan, akademisi, dan masyarakat dalam memahami hubungan hukum adat dan hukum nasional di Indonesia.
- References
-
Amir, Z. (2017). Perkawinan Adat Lampung: Kajian Budaya dan Hukum. Repository UNILA
Dewi, L. (2018). Pengakuan Hukum Adat oleh Negara dan Legitimasi Sosial Masyarakat Adat. Repository UIN Jakarta
Firmansyah, R. (2020). Tata Cara Perkawinan Adat Lampung Pepadun dan Saibatin. Repository UIN Jakarta
Handayani, D. (2016). Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Adat Menurut Hukum Nasional. Fiat Justisia, 10(2), 85–100
Harahap, R. (2019). Pluralisme Hukum di Indonesia: Perspektif Perkawinan Adat. Repository UNILA
Hazairin. (1980). Hukum Adat Indonesia. Jakarta: Pustaka.
Mulyadi, L. (2013). Eksistensi Hukum Pidana Adat di Indonesia. Jurnal Hukum dan Peradilan, 2(1), 245–260
Munandar, A. (2019). Harmonisasi Hukum Adat dan Hukum Nasional dalam Perkawinan. Repository UNPAS
Putra, B. (2015). Hukum Adat Lampung dan Perlindungan Hak Sipil. Jurnal Hukum & Pembangunan, 14(1), 21–35
Rahmawati, A. (2020). Makna Gelar Adat Masyarakat Lampung Pepadun di Kampung Tua. Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 10(2), 203–204
Santoso, R. (2018). Harmonisasi Perkawinan Adat dan UU Perkawinan di Lampung. Jurnal Hukum Nasional, 13(2), 60–75
Sari, N. (2020). Perlindungan Hukum terhadap Perempuan dalam Perkawinan Adat di Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 50(2), 125–140
Suryani, A. (2017). Harmonisasi Hukum Adat dan Hukum Nasional dalam Perkawinan. Repository UI
Syani, A. (2016). Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Adat Menurut Hukum Nasional. Fiat Justisia, 10(2), 85–100
Widodo, S. (2020). Hukum Adat dan Legalitas Perkawinan di Indonesia. Repository UIN Jakarta.
Zainudin Hasan.2025.Hukum Adat.Universitas Bandar Lampung (UBL) Press.Bandar Lampung.hlm 57-58.
- Downloads
- Published
- 2025-10-28
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Febrianto Febrianto, Sostones Y. Sisinaru, PERAN KEJAKSAAN DALAM PENEGAKAN HUKUM TERHADAP AKTIVITAS PENAMBANGAN TIMAH ILEGAL DI PROVINSI BANGKA BELITUNG , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Agung Rammando, Faris Meode Togatorop, Yosia Cristeven, Dwi Putri Lestarika, PERMASALAHAN DAN KEBUTUHAN ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM DI LPKA KELAS II KOTA BENGKULU , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Armike Nurul Utami, Shobrina Nisa Abdillah, IMPLEMENTASI PANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ERA SOCIETY 5.0 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhamad Luthfi Aryabari Caya, Fadhlur Rizqullah, Muhammad Zaky Nopriansya, IMPLEMENTASI ASAS PRADUGA TAK BERSALAH DALAM MENJAMIN PERLINDUNGAN HAK TERSANGKA PADA TAHAP PENYIDIKAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Sumayya Nadia Haq, Bara Robinsa, Elsa Ilmiah, ANALISIS EFEKTIVITAS PELAYANAN BANTUAN HUKUM PADA POJOK ADVOKASI PEMERINTAH KOTA BENGKULU , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Wahyu Abi Dwi Putra, Arju Sethiawanza, Naurah Qanitah Dzakirah, Nizam Tazmi, Helda Rahmasari, TINJAUAN YURIDIS PROSEDUR PENYELESAIAN SENGKETA HASIL PEMILU OLEH MAHKAMAH KONSTITUSI: TINJAUAN TERHADAP HUKUM ACARA YANG BERLAKU , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Amarillis Calisha Triawan, Magdalena Triyanastiti Priskilla, Ardan Agniya Darmawan, Fathin Kamaluddin, Caesar Al Fatur Rohman, Baidhowi, IMPLIKASI MA HARAM AKHDHUHU HARAM I‘TA’UHU DALAM HUKUM ISLAM KONTEMPORER , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Samuel Ardy Kharismata, Jonker Sihombing, ANALISIS YURIDIS KEDUDUKAN NOTARIS SEBAGAI ULTIMATE BENEFICIAL OWNER DALAM PERSEROAN TERBATAS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Annisa Calista Maharani, I Wayan Novy Purwanto, ANALISIS TANGGUNG JAWAB BANK DALAM PERLINDUNGAN DATA NASABAH: STUDI KASUS PERBANKAN KONVENSIONAL DAN PERBANKAN DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Rangga Putrana, Rifqi Nayif Daniswara, Sisi Wardani, Raudyatuazzahra Ramdhani, PENGUATAN HUKUM LINGKUNGAN DALAM KONSEP PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.