Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kualitas pakan hijauan, khususnya rumput gajah (Pennisetum purpureum Schaum) dalam bentuk segar yang memiliki serat kasar tinggi sehingga tingkat kecernaannya rendah dan menghambat peningkatan bobot kambing. Penelitian bertujuan mengetahui kelayakan rumput gajah sebagai pakan fermentasi serta efektivitasnya dalam meningkatkan bobot kambing. Penelitian menggunakan metode eksperimen eksploitasi dengan pendekatan kuantitatif, di mana proses fermentasi dilakukan menggunakan rumput gajah 25 kg, bekatul 500 gr, tetes tebu 200 ml, EM4 50 ml, garam 250 gr, dan air 2 liter selama 14 hari. Setelah fermentasi selesai, dilakukan uji efektivitas melalui penimbangan bobot badan dua ekor kambing setiap minggu selama satu bulan sebagai metode pengumpulan data, masing-masing mewakili kelompok kontrol (pakan segar) dan perlakuan (pakan fermentasi). Hasil menunjukkan kelompok kontrol mempertahankan bobot stabil 14 kg tanpa pertambahan (Average Daily Gain/ADG = 0 g/hari), sedangkan kelompok perlakuan meningkat dari 17 kg menjadi 18 kg selama satu bulan atau bertambah 1 kg. Kesimpulannya, pakan fermentasi rumput gajah terbukti lebih efektif meningkatkan bobot kambing dibanding pakan segar, sekaligus menjadi alternatif pakan ekonomis, mudah dibuat, dan berpotensi meningkatkan produktivitas ternak.
References
Devendra, C. (1993). Sustainable Ruminant Production in the Tropics: Strategies for Long Term Research and Development. In J. E. Devendra, C., & J. E. Stares (Eds.), Ruminant production in the tropics: Advances in research and technology. Cambridge University Press.
McDonald, P., Edwards, R. A., Greenhalgh, J. F. D., Morgan, C. A., Sinclair, L. A., & Wilkinson, R. G. (2011). Animal Nutrition (7th ed.). Prentice Hall/Pearson Education
Oetami, H. E. (2015). Pemanfaatan Limbah Pertanian untuk Pakan Ternak. Penerbit ANDI.
Paramita, O. (2002). Pengaruh Fermentasi Effective Microorganism (EM-4) Terhadap Kualitas Nutrisi Bungkil Kelapa. Jurnal Peternakan Indonesia, 4(2), 70-76.
Sandi, S. S., Widjaya, H., & Nurliana. (2012). Pengaruh Penambahan EM4 dan Molases Terhadap Kualitas Fisik Silase Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) dan Rumput Raja (Pennisetum purpureum). Jurnal Agripet, 12(2), 53-59.
Sarwono. (2005). Beternak Kambing Unggul. Penebar Swadaya.
Tillman, A. D., Hartadi, H., Reksohadiprodjo, S., Prawirokusumo, S., & Lebdosoekojo, S. (1991). Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press.
Winarno, F. G. (1984). Kimia Pangan dan Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama.
Winedar, R. (2006). Pengaruh Penggunaan Pakan yang Difermentasi dengan EM4 Terhadap Konsumsi dan Pertambahan Bobot Badan Kambing. Jurnal Ilmu Ternak, 6(1), 1-8.
Yasin, M., dan Yulistiani, D. (2020). Pengaruh Pemberian Pakan Fermentasi Komplit Terhadap Rasio Konversi Pakan (FCR) dan Pertumbuhan Kambing Lokal. Prosiding Seminar Nasional Peternakan dan Kedokteran Hewan, 560–567