Penelitian ini membandingkan kinerja algoritma Sequential Search dan Interpolation Search dalam pencarian data transaksi pada sistem e-commerce Our Donnuts yang digunakan untuk mengelola penjualan donat secara daring. Tujuan utama penelitian adalah menentukan algoritma yang paling tepat diterapkan pada lingkungan data berskala kecil dengan meninjau akurasi hasil pencarian dan efisiensi waktu eksekusi. Metode yang digunakan meliputi perancangan aplikasi web untuk admin, implementasi kedua algoritma menggunakan PHP, HTML, CSS, dan JavaScript dengan basis data MySQL, serta pengukuran waktu eksekusi menggunakan fungsi microtime(true) pada dataset yang sama. Dataset uji terdiri atas sepuluh transaksi berurutan (TRS00001–TRS00010) dengan fokus pencarian pada ID TRS00006. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua algoritma mampu menemukan data yang sama, yaitu TRS00006 pada indeks ke-5, sehingga tidak terdapat perbedaan dari sisi akurasi keluaran. Pengukuran waktu eksekusi memperlihatkan bahwa Sequential Search memerlukan sekitar 0,000006 detik, sedangkan Interpolation Search sekitar 0,000009 detik; selisih ini sangat kecil sehingga pada konteks data kecil keduanya dapat dikategorikan sama-sama efisien. Sequential Search unggul dalam kesederhanaan implementasi dan minim overhead, sementara Interpolation Search tetap prospektif untuk digunakan pada dataset yang lebih besar dan terdistribusi secara lebih seragam.
You may also start an advanced similarity search for this article.