Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 10 No. 8 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP IMPLEMENTASI PROGRAM TPBIS DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN DAN CITRA PERPUSTAKAAN

Submitted
January 1, 2026
Published
2026-01-01

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) dalam meningkatkan kualitas layanan dan citra perpustakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada masyarakat pengguna layanan perpustakaan, tokoh masyarakat, serta pengelola perpustakaan yang terlibat dalam pelaksanaan TPBIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pada umumnya memiliki persepsi positif terhadap implementasi TPBIS. Program ini dinilai mampu meningkatkan kualitas layanan perpustakaan melalui penyediaan layanan yang lebih variatif, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta membentuk citra perpustakaan sebagai institusi yang lebih modern, aktif, dan bermanfaat. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas, sumber daya manusia, dan sosialisasi program yang belum merata. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan dalam aspek tersebut agar implementasi TPBIS dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

References

  1. Arikunto, S. (2020). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
  2. Dinas Perpustakaan Daerah. (2024). Laporan Implementasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Daerah. Jakarta: Dinas Perpustakaan Daerah.
  3. Hidayat, R. (2023). Peran perpustakaan berbasis inklusi sosial dalam pemberdayaan masyarakat lokal. Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 8(2), 115–126.
  4. Kurniawan, A. (2023). Pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan citra perpustakaan di era digital. Jurnal Perpustakaan Indonesia, 6(1), 45–56.
  5. Marpaung, T. (2025). Implementasi transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Jurnal Administrasi dan Informasi Publik, 10(1), 1–12.
  6. Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2019). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: UI Press.
  7. Moleong, L. J. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  8. Nurhaliza, S. (2024). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Jurnal Sosial dan Literasi, 5(2), 78–89.
  9. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (2023). Pedoman Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.
  10. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (2025). Kebijakan dan Strategi Penguatan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.
  11. Putri, A. D. (2024). Persepsi masyarakat terhadap kualitas layanan perpustakaan publik. Jurnal Ilmu Informasi dan Perpustakaan, 7(1), 23–34.
  12. Rahmawati, N. (2023). Kualitas layanan perpustakaan dan kepuasan pemustaka. Jurnal Pendidikan dan Informasi, 4(2), 90–101.
  13. Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  14. Suryani, E. (2024). Penguatan peran pustakawan dalam program perpustakaan berbasis inklusi sosial. Jurnal Kepustakawanan Indonesia, 9(1), 55–66.
  15. Wahyuni, D. (2024). Citra perpustakaan publik dalam perspektif masyarakat. Jurnal Komunikasi dan Informasi, 6(2), 102–114.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1-10 of 196

You may also start an advanced similarity search for this article.