Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 10 No. 8 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

PERENCANAAN SISTEM PENGELOLAAN AIR LIMBAH INDUSTRI TEKSTIL MENGGUNAKAN PENDEKATAN DESAIN KONSEPTUAL DAN SIMULASI PERHITUNGAN

Submitted
January 20, 2026
Published
2026-01-20

Abstract

Industri tekstil merupakan salah satu sektor industri yang menghasilkan air limbah dengan kandungan bahan organik dan zat pencemar yang cukup tinggi, sehingga memerlukan perencanaan sistem pengolahan yang tepat agar memenuhi baku mutu lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun perencanaan sistem pengolahan air limbah industri tekstil menggunakan pendekatan desain konseptual dan simulasi perhitungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur dan analisis dokumen terhadap jurnal ilmiah, standar perencanaan, serta peraturan terkait pengolahan air limbah industri. Analisis dilakukan dengan menyusun skema sistem pengolahan air limbah dan melakukan simulasi perhitungan dimensi unit pengolahan berdasarkan parameter desain yang direkomendasikan dalam literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengolahan air limbah industri tekstil secara konseptual dapat direncanakan melalui beberapa tahapan pengolahan, meliputi prapengolahan, pengolahan primer, dan pengolahan sekunder, dengan dimensi unit yang disesuaikan terhadap debit dan karakteristik limbah. Perencanaan yang disusun secara teoritis ini dapat dijadikan sebagai acuan awal dalam perencanaan instalasi pengolahan air limbah industri tekstil sebelum dilakukan analisis teknis lanjutan dan validasi lapangan.

References

  1. Aziz, H. A., Alias, S., Adlan, M. N., Asaari, F. A. H., & Zahari, M. S. M. (2007). Colour removal from landfill leachate by coagulation and flocculation processes. Bioresource Technology, 98(1), 218–220.
  2. Bagus Nugroho Prasetyo dan Edison H. Manurung, “Tinjauan Etika Profesi Engineer terhadap Penggunaan Material Tidak Sesuai Spesifikasi pada Pekerjaan Bored Pile”, SINERGI: Jurnal Riset Ilmiah, Vol. 2, No. 7, Juli 2025.
  3. Bisschops, I., & Spanjers, H. (2003). Literature review on textile wastewater characterisation. Environmental Technology, 24(11), 1399–1411.
  4. Manurung, Edison Hatoguan. “Perencanaan K3 Pekerjaan Bidang Konstruksi.” Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil (JRKMS), Vol. 3, No. 1, April 2020.
  5. Metcalf & Eddy, Inc. (2014). Wastewater Engineering: Treatment and Resource Recovery (5th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
  6. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah.
  7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
  8. Qasim, S. R. (1999). Wastewater Treatment Plants: Planning, Design, and Operation. Boca Raton: CRC Press.
  9. Rachmawati, R., & Nugroho, S. (2016). Evaluasi kinerja instalasi pengolahan air limbah industri tekstil. Jurnal Ilmu Lingkungan, 14(2), 89–98.
  10. Said, N. I. (2017). Teknologi pengolahan air limbah industri. Jurnal Teknologi Lingkungan, 18(2), 123–132.
  11. Soeparman, S., & Suparmin. (2002). Pembuangan Tinja dan Limbah Cair. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
  12. Sugiharto. (2008). Dasar-Dasar Pengolahan Air Limbah. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
  13. Sutapa, I. W., & Widiasa, I. N. (2015). Perencanaan instalasi pengolahan air limbah industri tekstil dengan sistem lumpur aktif. Jurnal Teknik Lingkungan, 21(1), 45–54.
  14. Sutrisno, T., & Hamid, A. (2014). Teknologi Penyediaan Air Bersih. Jakarta: Rineka Cipta.
  15. Tchobanoglous, G., Burton, F. L., & Stensel, H. D. (2003). Wastewater Engineering: Treatment and Reuse. New York: McGraw-Hill.
  16. Wahyudi, A., & Prasetyo, D. (2018). Perencanaan sistem pengolahan air limbah industri berbasis karakteristik limbah. Jurnal Teknik Sipil, 25(3), 201–210.

Similar Articles

31-40 of 200

You may also start an advanced similarity search for this article.