Proses pelaporan harian non-produksi pada perusahaan seringkali masih dilakukan secara manual melalui pencatatan di kertas atau file terpisah. Hal ini menimbulkan berbagai kendala seperti rekap manual, keterlambatan informasi, serta kesulitan dalam monitoring. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan digitalisasi laporan harian non-produksi sebagai upaya meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi data. Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah, analisis akar penyebab, dan hasil implementasi. Dengan demikian, digitalisasi form produksi terbukti efektif mendukung konsep paperless sekaligus berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan.
You may also start an advanced similarity search for this article.