STRATEGI PENGUATAN PENDIDIKAN ISLAM DI DAERAH MINIM FASILITAS DAN TENAGA PENGAJAR AL-QUR’AN DI DESA BANGUN SARI
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.17464413Keywords:
Pendidikan Islam, Daerah Terpencil, Strategi Penguatan, Tahsin dan Tahfizh, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian umat Muslim. Namun, pelaksanaannya di daerah pedesaan seperti Desa Bangun Sari, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas dan minimnya tenaga pengajar Al-Qur’an yang kompeten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan pendidikan Islam di wilayah dengan keterbatasan sumber daya melalui penerapan pendekatan pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAIKEM) serta pembinaan berbasis komunitas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan dilaksanakan selama dua minggu dengan melibatkan tokoh agama, aparat desa, guru ngaji, serta generasi muda setempat sebagai peserta pembinaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembinaan kelompok kecil di rumah warga efektif dalam meningkatkan kemampuan tahsin dan tahfizh Al-Qur’an serta menumbuhkan karakter religius peserta. Dukungan masyarakat dan aparat desa menjadi faktor kunci keberhasilan pelaksanaan program, meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan sarana belajar dan kurangnya pelatihan bagi pengajar lokal. Kesimpulannya, penguatan pendidikan Islam di daerah minim fasilitas memerlukan pendekatan kolaboratif dan kontekstual yang berbasis pada partisipasi masyarakat, pemberdayaan tenaga pengajar lokal, serta pemanfaatan teknologi sederhana untuk mendukung keberlanjutan pembelajaran. Strategi ini terbukti mampu membangun pondasi pendidikan Islam yang berdaya guna dan relevan bagi pembentukan generasi Qur’ani di wilayah pedesaan.Downloads
References
Aspi, M., & Syahrani. (2024). Strategi Efektif Mengatasi Tantangan Pendidikan Islam di Daerah Terpencil untuk Meningkatkan Akses dan Kualitas At-Tadris : Journal of Education and Research. At-Tadris: Journal of Education and Research, 1(1), 60–80.
Astuti, W., & Nugraheni, R. (2021). Peran Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Al-Quran. Jurnal Ihtimam, 4(2), 194–207. https://doi.org/10.36668/jih.v4i2.307
Audri, S. M. (2025). Tantangan Dan Solusi Pembelajaran Pendidikan Islam Pada Sekolah Dasar di Daerah Terpencil. 1, 127–135.
Awali, S. (2020). Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Religius Siswa MIN Pirak Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara. Jurnal At-Tarbiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 1–10. http://ejournal.iaialaziziyah.ac.id
Desiana, D., Pahrudin, A., Sagala, R., & Rohmatika, R. V. (2023). Strategi Pembelajaran Agama Islam Berbasis Paikem di SDN 3 Sumur Putri Bandar Lampung. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(7), 364–372. https://doi.org/10.59141/japendi.v5i7.3155
Sekolah, H., Agama, T., & Banjarmasin, A. (2024). Ad-Dirasatul Islamiyyah : Journal of Islamic Studies Strategi Efektif Mengatasi Tantangan Pendidikan Islam di Daerah Terpencil : Solusi untuk Akses dan Kualitas Ad-Dirasatul Islamiyyah : Journal of Islamic Studies. 1(1), 22–41.

