PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA-SISWI MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER DI SMK NURUL HUDA BAROS KABUPATEN SERANG
Keywords:
pendidikan karakter, kompetensi, soft skill, SMK Nurul Huda BarosAbstract
ABSTRAK
Peningkatan kompetensi siswa-siswi melalui pendidikan karakter merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian, etika, dan tanggung jawab sosial yang kuat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kognitif, psikomotorik, dan afektif peserta didik melalui penerapan program pendidikan karakter di SMK Nurul Huda Baros, Kabupaten Serang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan seminar dan sharing education dengan model experiential learning, di mana peserta didik terlibat langsung dalam kegiatan reflektif, simulatif, dan kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam aspek kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan komunikasi interpersonal siswa. Selain itu, siswa menjadi lebih percaya diri dan mampu menerapkan nilai-nilai karakter positif dalam kegiatan belajar maupun kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan budaya sekolah berbasis karakter serta kesiapan kerja lulusan SMK. Dengan demikian, pendidikan karakter yang terintegrasi dalam proses pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa secara menyeluruh.
Kata Kunci: pendidikan karakter, kompetensi, soft skill, SMK Nurul Huda Baros.
ABSTRACT
Improving students’ competence through character education is a strategic effort to develop a young generation that excels not only academically but also possesses strong personality, ethics, and social responsibility. This program aimed to enhance students’ cognitive, psychomotor, and affective competencies through the implementation of character education at SMK Nurul Huda Baros, Serang Regency. The activity employed seminar and sharing education approaches using an experiential learning model, where students actively engaged in reflective, simulation-based, and collaborative sessions. The results showed significant improvements in students’ discipline, responsibility, teamwork, and interpersonal communication. Moreover, students demonstrated higher self-confidence and the ability to apply positive character values in both academic and daily contexts. This program contributed to strengthening a character-based school culture and improving vocational students’ employability. Therefore, integrating character education into the learning process has proven effective in holistically improving students’ competencies.
Keywords: character education, competence, experiential learning, soft skills, vocational high school
Downloads
References
Amrulloh, A. A., & Purwandari, E. (n.d.). Pengembangan Karakter Kepemimpinan Anak Usia Sekolah Melalui Kecerdasan Sosial dan Kecerdasan Linguistik.
Ananda, R., & Fadhilaturrahmi. (2021). Implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran abad 21 di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 150–162. https://doi.org/10.21831/jpk.v11i2.41059
Darusalam, U., & Ponorogo, G. (2017). Nilai-nilai Pendidikan Karakter Menurut Konsep Yusuf Qardhawi Samsirin (Vol. 01, Issue 01).
Fitriyani, N., & Prasetyo, A. (2022). Penguatan karakter peserta didik melalui metode experiential learning pada pembelajaran di sekolah kejuruan. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vokasi, 8(1), 34–45.
Husni, R., & Norman, E. (n.d.). DELIBERALISASI PENDIDIKAN KARAKTER “RESPECT AND RESPONSIBILITY” THOMAS LICKONA. http://www.sociologyguide.com/basic.
Kemdikbud. (2020). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2020–2024. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Lestari, D., & Sari, P. D. (2023). Pendidikan karakter sebagai strategi membangun kompetensi siswa di era digitalisasi pendidikan. Jurnal Inovasi Pendidikan Indonesia, 4(1), 77–88.
Nugroho, A., & Handayani, R. (2021). Penerapan metode experiential learning dalam meningkatkan soft skills siswa SMK. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 28(3), 201–210.
Salam, A., Ikhwanuddin, I., & Sri Jamilah, S. J. (2022). PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI. PELANGI: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Islam Anak Usia Dini, 4(1). https://doi.org/10.52266/pelangi.v4i1.816
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryani, T., & Puspitasari, D. (2020). Pendidikan karakter sebagai fondasi pembentukan generasi berintegritas di era globalisasi. Jurnal Pendidikan Humaniora, 8(4), 115–124.
Triana, H. (2025). Turnover Intention and Work-life Balance as Predictors of Employee Performance Satisfaction at Springhill Group. ProBisnis: Jurnal Manajemen, 16(2), 191–195. https://doi.org/10.62398/PROBISNIS.V16I2
Triana, H., & Yofi, Y. (2021). Pengaruh Lingkungan Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Omnitech Global Indonesia. Jurnal Ilmiah Swara Manajemen, 1(2), 113–124. https://doi.org/10.32493/jism.v1i2.25615
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2020). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Wibowo, A. (2021). Strategi pengembangan sumber daya manusia berbasis karakter di era revolusi industri 4.0. Jurnal Manajemen dan Pendidikan, 5(2), 56–67.
Zukmadini, A. Y., Karyadi, B., & Rochman, S. (2021). Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Workshop Model Integrasi Terpadu Literasi Sains Dan Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran IPA. Publikasi Pendidikan, 11(2). https://doi.org/10.26858/publikan.v11i2.18378

