SOSIALISASI ORANG TUA DAN BALITA SADAR GIZI DALAM MENYONGSONG PROGRAM BUNDA PAUD KABUPATEN MALANG BEBAS STUNTING 2026

Authors

  • Fatmawati Fatmawati Universitas Insan Budi Utomo Malang Author
  • Hendri Setiawan Universitas Insan Budi Utomo Malang Author

Keywords:

Gizi Balita, Sosialisasi Kesehatan, Desa Tambak Asri, Pengabdian Masyarakat, Periode Emas

Abstract

Pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas sangat bergantung pada status kesehatan masyarakat, terutama pada masa balita yang merupakan periode emas (golden period). Namun, permasalahan gizi seperti stunting, wasting, dan rendahnya literasi gizi masih menjadi tantangan serius, termasuk di Desa Tambak Asri, Kabupaten Malang. Meskipun potensi pangan lokal tersedia, keterbatasan pengetahuan, faktor ekonomi, dan pola asuh tradisional menyebabkan pemenuhan gizi seimbang belum optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan praktik orang tua serta kader kesehatan dalam pemenuhan gizi balita melalui sosialisasi dan edukasi.

Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang dirancang secara sistematis melalui tiga tahapan utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Bentuk kegiatan meliputi sosialisasi komprehensif mengenai konsep gizi seimbang, diskusi interaktif, serta demonstrasi sederhana mengenai pengolahan bahan pangan lokal yang sehat dan terjangkau. Sasaran utama kegiatan adalah orang tua balita dan kader kesehatan desa sebagai agen perubahan di lingkungan masyarakat.

Hasil yang diharapkan dari kegiatan PKM ini adalah terjadinya peningkatan kapasitas pengetahuan dan perubahan perilaku masyarakat dalam pola asuh gizi balita. Dengan meningkatnya literasi gizi, diharapkan masyarakat mampu memanfaatkan potensi pangan lokal secara optimal untuk mendukung tumbuh kembang anak. Secara jangka panjang, kegiatan ini berkontribusi pada upaya percepatan penurunan angka stunting nasional serta menciptakan fondasi sumber daya manusia yang unggul, mandiri, dan sejahtera di Desa Tambak Asri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adriani, M., & Kartika, V. (2021). Pola asuh makan sebagai determinan utama kejadian stunting pada balita di pedesaan. Jurnal Gizi dan Pangan, 16(2), 89-96.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kemenkes RI.

Lestari, W., & Fujiati, F. (2022). Analisis dampak kekurangan gizi kronis terhadap perkembangan kognitif anak usia prasekolah. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1), 45-52.

Mufida, L., & Widyaningsih, T. D. (2021). Prinsip gizi seimbang dan pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 9(3), 120-130.

Pratiwi, R., & Hanafi, M. (2024). Hubungan ketahanan pangan tingkat rumah tangga dengan status gizi balita di wilayah agraris. Jurnal Nutrisi Indonesia, 12(1), 15-22.

Fajriani, N., & Rosmiati, R. (2022). Literasi gizi ibu sebagai faktor protektif kejadian wasting pada balita di daerah tertinggal. Journal of Nutrition Science, 5(2), 77-84.

Handayani, S., & Kusuma, A. (2023). Edukasi gizi berbasis keluarga dalam mengubah perilaku pemilihan bahan makanan di pedesaan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(1), 34-41.

Ningsih, S. R. (2021). Peran pengasuhan nenek dan dampaknya terhadap variasi konsumsi makanan balita. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 14(3), 210-222.

Sari, D. P., & Ramadhani, A. (2025). Digitalisasi edukasi gizi: Efektivitas penggunaan media sosial bagi ibu muda di pedesaan. Jurnal Komunikasi Kesehatan, 7(1), 12-20.

Utami, T., & Setiawan, B. (2022). Pengetahuan ibu tentang label gizi dan pengaruhnya terhadap penyajian makanan sehat. Indonesian Journal of Human Nutrition, 9(2), 105-115.

Agustina, L., & Wijaya, H. (2023). Kapasitas kader posyandu dalam deteksi dini stunting melalui antropometri yang akurat. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 14(2), 88-95.

Damayanti, R. (2022). Revitalisasi posyandu melalui pelatihan kader sebagai agen perubahan kesehatan masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Medik, 4(3), 150-158.

Fitriani, A. (2021). Efektivitas konseling gizi oleh kader terhadap perubahan berat badan balita bawah garis merah (BGM). Journal of Community Health, 6(2), 66-73.

Hidayat, S., & Kurniawan, D. (2024). Sinergi akademisi dan pemerintah desa dalam penguatan sistem kesehatan masyarakat desa. Jurnal Administrasi Publik, 11(4), 202-215.

Maulida, R. (2023). Motivasi kader kesehatan dalam pelaksanaan program pencegahan stunting di Kabupaten Malang. Jurnal Kesehatan Pedesaan, 3(1), 25-32.

Nurdin, F., & Syam, A. (2022). Pendekatan partisipatif dalam program pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 310-318.

Rahayu, S. (2021). Metode demonstrasi masak (cooking class) sebagai sarana edukasi variasi menu gizi seimbang. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 17(4), 180-188.

Santoso, P., & Iskandar, Z. (2023). Evaluasi dampak jangka pendek program edukasi gizi terhadap sikap orang tua di wilayah rural. Jurnal Psikologi Sosial, 19(2), 144-152.

Wahyuni, T. (2024). Pemanfaatan pekarangan sebagai sumber protein hewani dan nabati untuk kemandirian gizi keluarga. Jurnal Pertanian dan Ketahanan Pangan, 5(3), 98-106.

Zulfa, A., & Hakim, L. (2022). Investasi gizi pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK) untuk produktivitas masa depan. Jurnal Ekonomi Kesehatan, 8(1), 40-48.

Downloads

Published

2026-01-26

How to Cite

SOSIALISASI ORANG TUA DAN BALITA SADAR GIZI DALAM MENYONGSONG PROGRAM BUNDA PAUD KABUPATEN MALANG BEBAS STUNTING 2026. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(6), 1161-1170. https://cibjournal.com/index.php/krepa/article/view/7264

Similar Articles

1-10 of 469

You may also start an advanced similarity search for this article.