Abstract
Stres akademik merupakan permasalahan psikologis yang sering dialami oleh siswa SMA akibat tingginya tuntutan akademik, seperti beban tugas, tekanan evaluasi, serta ekspektasi dari lingkungan sekolah dan keluarga. Kondisi ini dapat berdampak pada kesejahteraan psikologis dan performa belajar siswa. Salah satu faktor internal yang berperan dalam memengaruhi stres akademik adalah konsep diri akademik, yaitu persepsi individu terhadap kemampuan dan kompetensinya dalam bidang akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri akademik dan stres akademik pada siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah siswa SMA yang dipilih menggunakan teknik incidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala konsep diri akademik dan skala stres akademik model Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara konsep diri akademik dan stres akademik. Artinya, semakin positif konsep diri akademik siswa, semakin rendah tingkat stres akademik yang dialami. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan konsep diri akademik sebagai upaya untuk membantu siswa menghadapi tuntutan akademik secara lebih adaptif.
References
Barseli, M., Ifdil, I., & Nikmarijal, N. (2018). Konsep diri akademik dan stres akademik pada siswa sekolah menengah atas. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 6(1), 1–7. https://doi.org/10.29210/120800
Bedewy, D., & Gabriel, A. (2015). Examining perceptions of academic stress and its sources among university students: The Perception of Academic Stress Scale. Health Psychology Open, 2(2), 1–9. https://doi.org/10.1177/2055102915596714
Gumiwang, R., Setiawan, J. L., & Pratiwi, I. D. (2025). Academic self-concept and academic stress among senior high school students. Journal of Educational Psychology Studies, 9(2), 115–124.
Liu, W. C., & Wang, C. K. J. (2005). Academic self-concept: A cross-cultural comparison of students from China and Singapore. Educational Psychology, 25(6), 631–647. https://doi.org/10.1080/01443410500344620
Marsh, H. W., & Martin, A. J. (2011). Academic self-concept and academic achievement: Relations and causal ordering. British Journal of Educational Psychology, 81(1), 59–77. https://doi.org/10.1348/000709910X503501
Pascoe, M. C., Hetrick, S. E., & Parker, A. G. (2020). The impact of stress on students in secondary school and higher education. International Journal of Adolescence and Youth, 25(1), 104–112. https://doi.org/10.1080/02673843.2019.1596823
Polit, D. F., & Beck, C. T. (2006). The content validity index: are you sure you know what's being reported? Critique and recommendations. Research in nursing & health, 29(5), 489-497. https://doi.org/10.1002/nur.20147
Radisti, A. R., Putri, D. A., & Lestari, R. (2023). Hubungan konsep diri akademik dengan stres akademik pada siswa SMA. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 5(2), 85–94.
Rahmadini, D., & Indrawati, E. S. (2019). Hubungan antara konsep diri akademik dengan stres akademik pada siswa SMA. Jurnal Empati, 8(1), 1–8.
Shavelson, R. J., Hubner, J. J., & Stanton, G. C. (1976). Self-concept: Validation of construct interpretations. Review of Educational Research, 46(3), 407–441. https://doi.org/10.3102/00346543046003407
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suhadianto, S., Ananta, A., Hanurawan, F., Eva, N., & Rahmawati, H. (2024). Academic Self-Concept as Mediator Between Mindfulness and Academic Procrastination of University University Students. International Journal of Research and Innovation in Social Science, 8(7), 2752-2768.
Suhadianto, S., Hanurawan, F., Eva, N., & Rahmawati, H. (2024). Mindfulness-Based Cognitive Therapy for Procrastination (MBCT-P) to Reduce Muslim University Students’ Academic Procrastination: Mixed Methods Research. Psikis: Jurnal Psikologi Islami, 10(1), 101-119. https://doi.org/10.19109/psikis.v10i1.22623