TELAAH MENDALAM KOMPONEN PENYUSUNAN AKAD AL-MURABAHAH (RUKUN, SYARAT DAN LANDASAN) TERHADAP LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH INDONESIA
Published 2025-11-05
Keywords
- Murabahah Contract, Sharia Financial Institutions, Pillars, Conditions, Application, DSN-MUI Fatwa,
- Akad Murabahah, Lembaga Keuangan Syariah, Rukun, Syarat, Penerapan, Fatwa DSN-MUI
How to Cite
Abstract
Murabahah contracts are the primary financing instrument in the operations of Islamic Financial Institutions in Indonesia. This qualitative study aims to analyze the pillars, requirements, sharia basis, regulations, and practical application of Murabahah contracts in IFIs. The results show that Murabahah is supported by a strong sharia basis and regulations. Despite its strength, the Murabahah lil Amri bi Syira' (purchase order) model often undergoes modifications. This requires strict caution to ensure Sharia compliance and DSN-MUI Fatwa, especially in the issue of asset ownership by banks before being offered to customers. Sharia compliance and the prevention of usury are highly dependent on an accurate understanding of all elements of this contract.
Akad Murabahah merupakan instrumen pembiayaan paling utama dalam operasional Lembaga Keuangan Syariah di Indonesia. Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis rukun, syarat, landasan syariah, regulasi, dan penerapan praktis akad Murabahah di LKS. Hasilnya menunjukkan bahwa Murabahah didukung landasan syariah dan regulasi yang kuat. Meskipun kuat, model Murabahah lil Amri bi Syira' (pemesanan pembelian), sering mengalami modifikasi. Hal ini menuntut kehati-hatian ketat untuk memastikan kepatuhan syariah dan Fatwa DSN-MUI, khususnya dalam isu kepemilikan aset oleh bank sebelum ditawarkan kepada pelanggan. Kepatuhan syariah dan pencegahan riba sangat bergantung pada pemahaman yang akurat terhadap seluruh elemen akad ini.
Downloads
References
- Akbar Siregar, R., & Ali Torabora Siregar, F. (2022). “Studi Literatur Pembiayaan Murabahah Pada Perbankan Syariah di Indonesia.” Aghniya: Jurnal Ekonomi Islam Studi Literatur Pembiayaan Murabahah Pada Perbankan Syariah di Indonesia. 4(2).
- Arief1, M., Hanif, P, & Setiawan, R. A. (2024). “Implementasi Akad Murabahah Pada Lkms Ukhuwah Bintang Ihsani Ditinjau Dari Psak 102.” Jurnal Tabarru’ : Islamic Banking and Finance, 7(2).
- Badriati, B. El. (2017). “Kritik Terhadap Implementasi Akad Murabahah Di Lembaga Keuangan Syariah (Studi Kasus Pada Bank Umum Syariah Kota Mataram).” IQTISHADUNA: Jurnal Ekonomi Syariah, 8(2), 264–284.
- Ghozali, M., & Wahyu Roficoh, L. (2019). “Kepatuhan Syariah Akad Murabahah Dalam Konsep Pembiayaan Pada Perbankan Syariah Di Indonesia.” HUMAN FALAH: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam.
- Hoiruman Abdillah, H. (2017). “Murabahah Li Al-Aaamir Bi Al-Syira`Syira`And Its Implementation In Concept Of Financing At Sharia Financial Institutions In Indonesia.” Journal of Economicate Studies.
- Maulana Riyadi, F. (2025). “Implementasi Akad Murabahah Dalam Perbankan Syariah di Indonesia.” Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 02.
- Al Hakim, S., Nurjaman, M. I., & Witro, D. (2021). “Jual Beli Murabahah Perspektif Regulasi Dan Praktik Di Lembaga Keuangan Syariah.” Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum, 19(1), 27–40.
- Putri, R., & Yanti, F. (2023). “Implementasi Akad Murabahah Dan Permasalahannya Dalam Perbankan Syariah.” Muamalat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah. (Vol. 15, Nomor 2).
- Widodo, R., Dolly, T. A., Astiwin, & Julendra, A. K. M., M (2023). “Keuangan Pedoman Pembiayaan Murabahah Perbankan Syariah”. Departemen Perbankan Syariah & Otoritas Jasa Keuangan.
- Ghozali, M., & Syauqoti, R. (2018). “Aplikasi Akad Murabahah Pada Lembaga Keuangan Syariah.” Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah.
- Ubaidillah. (2019). “Mekanisme Pembiayaan Murabahah Lil Amir Bis Syira’ Di Baitul Maal Wa Tamwil Sidogiri Cabang Bondowoso.” Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Sosial.
- Sigit, P., Saepudin, A., Bahri, S., & Purnama, Y. (2021). “Implementasi Denda Pada Akad Murabahah Dalam Perspektif Ekonomi Syariah Di BMT Purwakarta Amanah Sejahtera (PAS).” Jurnal EKSISBANK: Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan, 5(1), 131–146.