Published 2025-11-18
Keywords
- Toyota Way, Manajemen Strategis, Globalisasi, Inovasi, Keberlanjutan, Kaizen
How to Cite
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Toyota Motor Corporation dalam menghadapi dinamika globalisasi, tuntutan inovasi, dan isu keberlanjutan lingkungan. Sebagai perusahaan otomotif global, Toyota telah mengalami berbagai krisis signifikan, termasuk krisis ekonomi Thailand 1997 dan krisis recall global 2009. Studi kasus ini mengkaji bagaimana Toyota menggunakan prinsip Toyota Way, kebijakan organisasi, serta model manajemen strategis yang meliputi pemindaian lingkungan, formulasi strategi, implementasi, dan evaluasi. Penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Toyota tidak hanya ditentukan oleh efisiensi operasional, tetapi juga oleh fleksibilitas organisasi, budaya kaizen, serta kemampuan adaptasi struktural menghadapi tekanan global. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Toyota berhasil membangun keunggulan kompetitif berkelanjutan melalui integrasi inovasi teknologi, manajemen sumber daya manusia, dan strategi keberlanjutan jangka panjang. Studi ini memberikan kontribusi pada literatur manajemen strategis dan menawarkan pelajaran bagi perusahaan lain dalam membangun ketahanan organisasi di era dinamis.
Downloads
References
- Barney, J. (1991). Firm Resources and Sustained Competitive Advantage. Journal of Management.
- Elkington, J. (1994). California Management Review.
- Hunger, J. D., & Wheelen, T. L. (2018). Strategic Management and Business Policy. Pearson.
- Prahalad, C. K., & Hamel, G. (1990). Harvard Business Review.
- Porter, M. (1980). Competitive Strategy.
- Teece, D. (1997). Dynamic Capabilities and Strategic Management.
- Toyota Global Reports (2020–2023).