Vol. 25 No. 1 (2025): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PERAN UMKM TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI PROVINSI RIAU TAHUN 2015-2024

Eri Susilawati
Universitas Terbuka
Achmad Rifa‘i
Universitas Terbuka

Published 2025-12-19

Keywords

  • Ekonomi Daerah,
  • Kebijakan Tenaga Kerja,
  • Provinsi Riau,
  • Tingkat Pengangguran Terbuka,
  • UMKM

How to Cite

PERAN UMKM TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI PROVINSI RIAU TAHUN 2015-2024. (2025). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(1), 3841-3850. https://cibjournal.com/index.php/musytari/article/view/4225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pengurangan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Riau selama periode 2015 hingga 2024. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, studi ini mengolah data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau dari tahun ke tahun. Hasil analisis menunjukkan bahwa TPT mengalami penurunan bertahap antara 2015 hingga 2019, kemudian meningkat tajam pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19. Sejak 2021, angka pengangguran kembali menurun secara perlahan hingga 2024, seiring dengan penguatan sektor UMKM melalui digitalisasi, program padat karya, dan dukungan kebijakan pemerintah daerah. Temuan ini mengindikasikan bahwa UMKM memiliki kontribusi signifikan dalam menciptakan lapangan kerja dan mendukung pemulihan ekonomi lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik dalam memahami keterkaitan antara pengembangan UMKM dan dinamika ketenagakerjaan daerah, serta menjadi masukan bagi perumusan strategi pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Al Amin, M., & Restikasari, D. (2024). Pengangguran dan Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 15(2), 45–6
  2. Arsyad, L. (2019). Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
  3. Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Statistik Indonesia 2023. Jakarta: BPS. Badan Pusat Statistik (BPS). (2025). Statistik Indonesia 2025. Jakarta: BPS.
  4. Bank Indonesia. (2022). Laporan Perekonomian Indonesia 2022. Jakarta: Bank Indonesia.
  5. Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.
  6. Fitriani, R. (2022). Digitalisasi UMKM dan Penyerapan Tenaga Kerja di Riau. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 10(1), 33–47.
  7. International Labour Organization (2022). World Employment and Social Outlook: Trends 2022. Geneva: ILO.
  8. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. (2024). Laporan Ekonomi Indonesia 2024. Jakarta: Kemenko Ekonomi.
  9. Kementerian Koperasi dan UKM. (2023). Laporan Tahunan UMKM Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkop UKM.
  10. Kuncoro, M. (2013). Ekonomi Pembangunan: Teori, Masalah, dan Kebijakan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
  11. Lestari, S., & Wicaksono, A. (2023). UMKM dan Pembangunan Inklusif di Indonesia. Jurnal Sosiohumaniora, 25(1), 12–25.
  12. Malihah, N. (2024). Pengaruh Pengangguran terhadap Kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Sosial, 8(2), 101–115.
  13. Seri, A., Pratama, B., & Nugroho, T. (2023). Transformasi Digital UMKM di Era Pandemi. Jurnal Teknologi dan Bisnis, 7(3), 77–89.
  14. Siregar, H., & Wibowo, S. (2020). Kebijakan Fiskal dan Penurunan Pengangguran di Sumatera. Jurnal Ekonomi Regional, 12(1), 88–102.
  15. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  16. Tambunan, T. (2019). UMKM di Indonesia: Peran dan Tantangan dalam Pembangunan Ekonomi. Jakarta: LP3ES.
  17. Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic Development (12th ed.). Boston: Pearson education.