ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA DIMSUM MENTAI DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM DI KOTA MEDAN
Published 2026-01-10
Keywords
- Development strategy,
- UMKM,
- Competitiveness,
- Dimsum mentai,
- Medan
- Strategi pengembangan,
- Daya saing ...More
How to Cite
Abstract
The culinary industry is one of the sectors experiencing rapid growth in Indonesia. Changing lifestyles of urban communities seeking practical, fast, yet high-quality food has made this sector increasingly competitive. Medan, as a major city with cultural diversity, offers significant opportunities for the development of culinary businesses, including mentai dimsum. Mentai dim sum is a culinary innovation that combines oriental flavors with local characteristics, creating a strong appeal for consumers. Despite the significant market opportunity, culinary UMKM often face challenges such as limited capital, limited production capacity, minimal management skills, and high levels of competition. This study aims to analyze effective mentai dimsum business development strategies to increase the competitiveness of UMKM in Medan. The research method used a qualitative descriptive approach through literature review, market observation, and marketing mix and SWOT analysis. The results indicate that product innovation, strengthening digital-based marketing strategies, improving service quality, professional business management, and strengthening brand identity are key factors that can enhance the competitiveness of mentai dimsum UMKM. Furthermore, collaboration with digital platforms and government policy support also play a crucial role in business sustainability. This research provides theoretical contributions to the development of UMKM studies as well as practical contributions for business actors in designing sustainable business strategies.
Industri kuliner merupakan salah satu sektor yang mengalami perkembangan pesat di Indonesia. Perubahan gaya hidup masyarakat urban yang menginginkan makanan praktis, cepat saji, namun tetap berkualitas menjadikan sektor ini semakin kompetitif. Kota Medan sebagai salah satu kota besar dengan keragaman budaya memiliki peluang besar bagi perkembangan usaha kuliner, termasuk produk dimsum mentai. Dimsum mentai merupakan inovasi kuliner yang memadukan cita rasa oriental dengan karakteristik lokal sehingga memiliki daya tarik tinggi bagi konsumen. Meskipun peluang pasar cukup besar, pelaku UMKM kuliner sering menghadapi tantangan seperti keterbatasan modal, keterbatasan kapasitas produksi, kemampuan manajemen yang minim, serta tingkat persaingan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha dimsum mentai yang efektif dalam meningkatkan daya saing UMKM di Kota Medan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur, observasi fenomena pasar, serta analisis bauran pemasaran dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk, penguatan strategi pemasaran berbasis digital, peningkatan kualitas layanan, manajemen usaha yang profesional, serta penguatan identitas merek merupakan faktor kunci yang dapat meningkatkan daya saing UMKM dimsum mentai. Selain itu, kolaborasi dengan platform digital dan dukungan kebijakan pemerintah juga berperan penting dalam keberlangsungan usaha. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan kajian UMKM serta kontribusi praktis bagi pelaku usaha dalam merancang strategi bisnis yang berkelanjutan.
Downloads
References
- Alma, B. (2014). Manajemen pemasaran dan pemasaran jasa. Bandung: Alfabeta.
- Assauri, S. (2017). Manajemen pemasaran: Dasar, konsep, dan strategi. Jakarta: Rajawali Pers.
- David, F. R. (2015). Strategic management: Concepts and cases (15th ed.). Harlow: Pearson Education.
- Griffin, R. W. (2016). Management (12th ed.). Boston: Cengage Learning.
- Hitt, M. A., Ireland, R. D., & Hoskisson, R. E. (2017). Strategic management: Competitiveness and globalization (12th ed.). Boston: Cengage Learning.
- Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. (2023). Laporan perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tahun 2023. Jakarta: KemenKopUKM RI.
- Kotler, P. (2017). Marketing management (15th ed.). Harlow: Pearson Education.
- Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of marketing (17th ed.). Harlow: Pearson Education.
- Lupiyoadi, R. (2018). Manajemen pemasaran jasa: Berbasis kompetensi (3rd ed.). Jakarta: Salemba Empat.
- OECD. (2020). SME policy index: ASEAN 2020—Policies for competitive and resilient SMEs. Paris: OECD Publishing.
- Porter, M. E. (2008). Competitive advantage: Creating and sustaining superior performance. New York: Free Press.
- Rangkuti, F. (2016). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
- Schumpeter, J. A. (2011). The theory of economic development. New Brunswick: Transaction Publishers.
- Stanton, W. J. (2013). Marketing principles. New York: McGraw-Hill Education.
- Sugiyono. (2009). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
- Tambunan, T. T. H. (2012). Usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia: Isu-isu penting. Jakarta: LP3ES.