Vol. 25 No. 1 (2025): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PENGALAMAN MASYARAKAT NAGARI KOTO BARU, KECAMATAN PADANG SAGO, KABUPATEN PADANG PARIAMAN DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN EKONOMI

Hambali
Universitas Negeri Padang
Bio
Sabila Yasmine Suryadi
Universitas Negeri Padang
Bio
Habibah Dwi Sakinah
Universitas Negeri Padang
Bio
Saza Khairun Nisa
Universitas Negeri Padang
Bio
Hafizul Hanif
Universitas Negeri Padang
Bio
Puji Wahyuni Putri
Universitas Negeri Padang
Bio

Published 2025-12-20

Keywords

  • economic change,
  • coconut,
  • nagari,
  • economic transformation,
  • Perubahan ekonomi,
  • kelapa,
  • transformasi ekonomi
  • ...More
    Less

How to Cite

PENGALAMAN MASYARAKAT NAGARI KOTO BARU, KECAMATAN PADANG SAGO, KABUPATEN PADANG PARIAMAN DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN EKONOMI. (2025). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(1), 4091-4100. https://cibjournal.com/index.php/musytari/article/view/4333

Abstract

This study aims to explore the experiences of Koto Baru Village residents in navigating economic changes, particularly through the implementation of the Coconut Model Village (NMKe) Program. Koto Baru Village, located in Padang Sago District, Padang Pariaman Regency, has experienced significant economic change from a traditional subsistence farming system to a more structured agribusiness model. A qualitative approach was applied in this study, using field observation, in-depth interviews, and documentation studies to understand the dynamics of the community's economic shift. The research findings reveal that the NMKe Program, initiated in 2015, has had a positive impact on the community's economy. They have experienced improved skills in coconut cultivation, post-harvest processing, and diversification of processed products such as cooked coconut oil, Virgin Coconut Oil (VCO), VCO soap, and smoke liquid. However, challenges remain, including a lack of superior seed supply, suboptimal marketing strategies, and minimal sustainable support. This economic change demonstrates a shift from a subsistence economy to an agribusiness system that offers higher added value. This research contributes to understanding the dynamics of economic change in local communities and provides recommendations for sustainable economic development policies at the village scale.

          Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman warga Nagari Koto Baru dalam menghadapi perubahan dalam ekonomi, terutama melalui pelaksanaan Program Nagari Model Kelapa (NMKe). Nagari Koto Baru, yang berada di Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, telah mengalami perubahan ekonomi yang signifikan dari sistem pertanian subsisten yang tradisional menjadi model agribisnis yang lebih terstruktur. Pendekatan kualitatif diterapkan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi untuk memahami dinamika pergeseran ekonomi masyarakat. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa Program NMKe yang dimulai pada tahun 2015 telah memberikan pengaruh positif terhadap ekonomi masyarakat. Mereka mengalami peningkatan keterampilan dalam hal budidaya kelapa, pengolahan pascapanen, serta diversifikasi produk olahan seperti minyak kelapa tanak, Virgin Coconut Oil (VCO), sabun VCO, dan cairan asap. Namun, masih ada tantangan berupa kurangnya pasokan bibit unggul, strategi pemasaran yang belum optimal, dan minimnya dukungan berkelanjutan. Perubahan ekonomi ini menunjukkan pergeseran dari sistem ekonomi subsisten menuju agribisnis yang menawarkan nilai tambah yang lebih tinggi. Penelitian ini memberikan sumbangsih dalam memahami dinamika perubahan ekonomi di komunitas lokal serta menyajikan rekomendasi untuk kebijakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di skala nagari.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Afrinandos, R., Astuti, N. B., & Asful, F. (2019). “Analisis perencanaan dan implementasi teknologi inovatif pada program Nagari Model Kelapa di Nagari Koto Baru Kecamatan Padang Sago Kabupaten Padang Pariaman”. JOSETA: Journal of Socio Economic on Tropical Agriculture, 1(1), 28–35. https://doi.org/10.25077/joseta.v1i1.186
  2. Angie, F. S. (2021). “Analisis Nilai Tambah Pada Agroindustri Minyak Kelapa (Virgin Coconut Oil) Di Nagari Ambuang Kapuah, Kecamatan Vii Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman (Studi Kasus: Kelompok Wanita Tani Bengke Sakato)”. Doctoral dissertation, UNIVERSITAS ANDALAS.
  3. Arsyad, L. (2010). Ekonomi pembangunan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
  4. Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik kesejahteraan rakyat Provinsi Sumatera Barat. Padang: BPS Provinsi Sumatera Barat.
  5. Fahrudin, A. (2018). Pemberdayaan masyarakat dan pembangunan sosial. Bandung: Refika Aditama.
  6. Hadi, S., & Baskoro, D. P. T. “Strategi Pengembangan Agribisnis Dan Agroindustri Kelapa Dalam Pengembangan Wilayah Di Kabupaten Padang Pariaman”. Doctoral dissertation, Bogor Agricultural University (IPB).
  7. Mariya, S. (2022). “ANALISIS POTENSI KOMODITI KELAPA DALAM PENGEMBANGAN WILAYAH DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN”. JURNAL BUANA, 6(2), 216-231.
  8. Meilizar, M., Ampuh Hadiguna, R., Santosa, S., & Nofialdi, N. (2023). “Strategi Pengembangan Agroindustri Santan Kelapa”.
  9. https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep/article/view/29074/10335
  10. Nasfi, A., Amrah, A., & Winda, A. (2020). “Meningkatkan Nilai Ekonomis Buah Kelapa Menjadi Minyak Tanak: Studi Nagari Silungkang”. Jurnal El-Kahfi, 1(1), 10–17.
  11. Nursaid, I., Bakhtiar, Y., Rafni, A., & Dewi, S. F. (2024). “Peran BUMNag Kobar Mandiri dalam meningkatkan kualitas pemberdayaan masyarakat”. Journal of Education, Cultural and Politics, 4(2), 405-414.
  12. Samud, S. (2018). “Peranan pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat melalui bantuan sosial perspektif ekonomi Islam”. Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah, 10(2), 215-228.
  13. Saragih, J. R. (2017). “Perubahan struktur ekonomi dan ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan”. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 18(2), 145–158.
  14. Suib, M., Susilowati, R., & Pradipta, N. (2023). “Pendampingan Pemanfaatan Kelapa untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat di Desa Rejing, Probolinggo”. Jurnal Pengabdian Nusantara Global, 3(2), 77–84.
  15. Syahrial, E. (2016). “Transformasi sosial ekonomi masyarakat nagari di Sumatera Barat”. Jurnal Antropologi Indonesia, 37(1), 25–39.
  16. Yuliani, E., Rinaldi, R., & Nofiyanti, R. (2024). “Dampak Sosial-Ekonomi Alih Fungsi Program Nagari Terhadap Lapangan Pekerjaan di Sumatera Barat”. Jurnal Perspektif Pendidikan dan Pembangunan, 12(1), 33–42.