EKONOMI BERBASIS MASJID: ANALISIS PERAN STRATEGIS MASJID JOGOKARIYAN YOGYAKARTA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN JAMAAH
Published 2025-12-30
Keywords
- ekonomi berbasis masjid; pemberdayaan ekonomi; kesejahteraan jamaah; Masjid Jogokariyan
How to Cite
Abstract
Penelitian ini mengkaji penerapan ekonomi berbasis masjid di Masjid Jogokariyan Yogyakarta serta kontribusinya dalam meningkatkan kesejahteraan jamaah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis konsep dan implementasi ekonomi berbasis masjid, peran strategis masjid, mekanisme pengelolaan dana, serta faktor pendukung dan penghambat pemberdayaan ekonomi jamaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Jogokariyan memiliki peran strategis sebagai pusat pengelolaan dana umat, pemberdayaan ekonomi mikro, serta penguatan solidaritas sosial. Program ekonomi berbasis masjid berkontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan jamaah secara ekonomi, sosial, dan spiritual. Namun demikian, keterbatasan sumber daya manusia dan kemampuan manajerial usaha masih menjadi tantangan dalam pelaksanaan program.
Downloads
References
- Artikel Jurnal
- Ascarya, A., & Yumanita, D. (2018). Comparing the effectiveness of zakat, infaq, and shadaqah management models in Indonesia. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 4(2), 271–294.
- Aziz, A., & Mohamad, O. (2016). Islamic social finance and economic empowerment: A literature review. Humanomics, 32(4), 354–371.
- Beik, I. S., & Arsyianti, L. D. (2016). Measuring zakat impact on poverty and welfare using CIBEST model. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 1(2), 141–160.
- Hassan, M. K., & Ashraf, A. (2010). An integrated poverty alleviation model combining zakat, awqaf and micro-finance. Journal of Economic Cooperation and Development, 31(4), 59–84.
- Huda, N., Rini, N., Mardoni, Y., & Putra, P. (2015). The development of Islamic microfinance institutions and its impact on poverty reduction. International Journal of Social Economics, 42(2), 182–198.
- Kahf, M. (2017). Zakah institutions in theory and practice. Islamic Economic Studies, 24(2), 1–30.
- Kuran, T. (2019). The mosque as an economic institution in Muslim societies. Journal of Institutional Economics, 15(4), 663–680.
- Masyita, D. (2018). Lessons learned of zakat management from different era and countries. Al-Iqtishad: Journal of Islamic Economics, 10(2), 441–456.
- Nasution, M. E., & Hasanah, U. (2016). Zakat as a pillar of Islamic social finance. International Journal of Zakat, 1(1), 1–14.
- Pratama, Y. C. (2015). The role of zakat in reducing poverty and inequality. Journal of Islamic Economics, 7(1), 61–79.
- Retsikas, K. (2014). Reconceptualising zakat in Indonesia: Worship, philanthropy and rights. Indonesia and the Malay World, 42(124), 337–357.
- Ridwan, M., & Andriyanto, I. (2019). Peran masjid dalam pemberdayaan ekonomi umat. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, 9(2), 85–97.
- Saad, R. A. J., & Farouk, A. U. (2019). A comprehensive review of zakat literature. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 10(1), 113–140.
- Said, S., & Amiruddin, A. M. (2021). Zakat management and social welfare: Evidence from Indonesia. International Journal of Zakat, 6(1), 1–16.
- Widiastuti, T., & Rosyidi, S. (2015). Model pendayagunaan zakat produktif oleh lembaga zakat dalam meningkatkan pendapatan mustahik. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 1(1), 89–102.
- Yumna, A., & Clarke, M. (2012). Integrating zakat and Islamic charities with microfinance initiative in the purpose of poverty alleviation in Indonesia. Journal of Islamic Finance, 1(1), 1–15.
- Buku
- Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
- Mardikanto, T., & Soebianto, P. (2013). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Bandung: Alfabeta.
- Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
- Cohen, J. & Uphoff, N. (1977). Rural Development Participation: Concepts and Measures for Project Design, Implementation and Evaluation.: Cornell University.
- Suharto, E. (2014). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: Refika Aditama.
- Zubaedi. (2013). Pengembangan Masyarakat: Wacana dan Praktik. Jakarta: Kencana.