Published 2025-10-22
Keywords
- Kemiskinan,
- Indeks_Pembangunan_Manusia,
- Upah_Minimum,
- Belanja_ Modal,
- Jumlah_Penduduk
How to Cite
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kemiskinan pada 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi selama periode 2015–2024. Variabel independen yang diteliti meliputi Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), Belanja Modal Pemerintah Daerah, dan Jumlah Penduduk. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk data panel yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi dan instansi terkait. Metode analisis yang diterapkan adalah regresi data panel dengan uji Hausman. dilanjutkan dengan uji F, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Secara parsial, peningkatan IPM dan belanja modal terbukti menurunkan tingkat kemiskinan, sedangkan pertumbuhan jumlah penduduk cenderung meningkatkan kemiskinan. Pengaruh upah minimum bervariasi antarwilayah dan tidak selalu signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan pembangunan manusia, pengelolaan anggaran belanja modal yang tepat sasaran, serta pengendalian laju pertumbuhan penduduk untuk menekan angka kemiskinan di Provinsi Jambi.
Downloads
References
- Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi. (2024). Statistik Daerah Provinsi Jambi 2015-2024.
- Putri, C. Y. (2025). Pengaruh Belanja Modal terhadap Kemiskinan di Provinsi Jambi.
- Jurnal Ekonomi Pembangunan, Universitas Jambi.
- Kurniawati, F., et al. (2017). Efektivitas Kebijakan Upah Minimum dalam Mengurangi
- Kemiskinan. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan.
- Nalle, et al. (2022). Pengaruh Jumlah Penduduk dan Kualitas SDM terhadap Kemiskinan.
- Jurnal Pembangunan Daerah.
- Amali, D. (2022). Dampak Pandemi COVID-19 terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi
- Jambi. Laporan Penelitian.