Vol. 25 No. 4 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

DAMPAK JUMLAH PENDUDUK, TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH (ZIS) TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Silvi Silviani Putri
Universitas Padjadjaran
Bio
Putri Adhriani Junaedi
Universitas Padjadjaran
Bio
Cupian
Universitas Padjadjaran
Bio
Ardi Apriliadi
Universitas Padjadjaran
Bio

Published 2026-03-30

Keywords

  • Population,
  • Open Unemployment,
  • Zakat Infaq and Sedekah (ZIS),
  • Poverty,
  • Jumlah Penduduk,
  • Pengangguran Terbuka,
  • Zakat,
  • Infak, dan Sedekah (ZIS),
  • Kemiskinan
  • ...More
    Less

How to Cite

DAMPAK JUMLAH PENDUDUK, TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DAN ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH (ZIS) TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(4), 31-40. https://cibjournal.com/index.php/musytari/article/view/7454

Abstract

          This study examines the effects of population size, open unemployment, and the distribution of Zakat, Infaq, and Sedekah (ZIS) funds on poverty levels in South Kalimantan Province during the period 2012–2021. This research employs secondary data obtained from official publications of BPS and BAZNAS, using a multiple linear regression model with a time-series approach. Classical assumption tests were conducted to ensure the validity of the model. The results indicate that population size has a positive but statistically insignificant effect on poverty. In contrast, open unemployment has a positive and significant effect, indicating that higher unemployment contributes directly to increased poverty levels. Meanwhile, ZIS funds show a negative but insignificant effect, suggesting that their role in poverty alleviation has not been optimal at the macro level. These findings highlight that employment-related factors play a more dominant role in influencing poverty compared to demographic factors and Islamic social finance instruments. Therefore, policies should prioritize job creation and the productive utilization of ZIS funds to achieve sustainable poverty reduction.

          Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, tingkat pengangguran terbuka, dan penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Selatan periode 2012–2021. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dengan metode analisis regresi linear berganda pada data time series. Uji asumsi klasik dilakukan untuk memastikan validitas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh positif dan signifikan. Sementara itu, dana ZIS berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor ketenagakerjaan memiliki peran yang lebih dominan dalam mempengaruhi kemiskinan dibandingkan faktor demografis dan instrumen keuangan sosial Islam. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang berfokus pada penciptaan lapangan kerja serta optimalisasi penyaluran ZIS secara produktif untuk mendukung pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Arsiska, et al. (2024). Pengaruh tingkat pengangguran terbuka dan indeks pembangunan manusia terhadap kemiskinan di Sumatera Utara 2018–2023. Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 9(2).
  2. Ayu, et al. (2021). Pengaruh ZIS, pertumbuhan ekonomi, pengangguran dan inflasi terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia. Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis.
  3. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). (2022). Statistik zakat nasional. Jakarta: BAZNAS.
  4. Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Jumlah penduduk miskin Provinsi Kalimantan Selatan. Retrieved from https://kalsel.bps.go.id
  5. Beik, I. S., & Arsyianti, L. D. (2016). Ekonomi pembangunan syariah. Jakarta: Rajawali Pers.
  6. Baihaqi, M., & Puspitasari, N. (2020). Pengaruh zakat, infak, dan sedekah terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Aceh. Jurnal Ekonomi Islam.
  7. Fahmi, M. (2021). Analisis penyaluran ZIS terhadap kemiskinan di Provinsi Aceh. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik.
  8. Gustafsson, B., et al. (2008). Unemployment and its effect on poverty: Evidence from Sweden. Journal of Population Economics.
  9. Harlik. (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan dan pengangguran di Kota Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 1(1).
  10. Hasballah. (2021). Pengaruh tingkat pengangguran terbuka terhadap kemiskinan di Provinsi Aceh. Jurnal Al-Fikrah.
  11. Kahf, M. (1999). The performance of the institution of zakat in theory and practice. Paper presented at International Conference on Islamic Economics.
  12. Kuncoro, M. (2006). Dasar-dasar analisis kemiskinan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
  13. Obaidullah, M. (2016). Role of zakat in poverty alleviation. Islamic Research and Training Institute (IRTI), IDB.
  14. Pengaruh jumlah penduduk, tingkat pengangguran dan tingkat pendidikan terhadap kemiskinan di Provinsi Aceh. (2018). Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam, 4(2).
  15. Pengaruh pertumbuhan ekonomi, tingkat pendidikan, kesehatan dan pertumbuhan penduduk terhadap tingkat kemiskinan. (2023). Jurnal Riset Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 3(1).
  16. Population, poverty and economic development. (2009). Philosophical Transactions of the Royal Society B.
  17. Widiastuti, T. (2020). Pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 21(2), 145–156.
  18. Widiastuti, T., & Kosasih. (2021). Pengaruh dana ZIS terhadap kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Syariah.