Kegiatan open trip sudah menjadi salah satu pilihan wisata yang menarik dan popular di kalangan mahasiswa, karena bisa memberikan kemudahan, biaya yang relatif terjangkau, serta bisa menjadi satu kesempatan untuk memperluas relasi. Namun dari hal itu muncul sebuah kekhawatiran akan potensi resiko kriminalitas yang bisa saja dialami oleh mahasiswa, maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk bisa mengetahui bagaimana pengalaman mahasiswa mengenai keamanan selama mengikuti open trip serta untuk bisa menggali lebih dalam akan persepsi resiko yang bisa muncul sebelum keberangkatan. Metode yang kami gunakan yaitu dengan metode kuantitaif melalui Google Forms dimana kami bisa melihat jawaban- jawaban dari responden. Serta menggunakan metode statistik deskriptif yaitu dengan pengumpulan dan penyajian data secara ringkas.
You may also start an advanced similarity search for this article.