STRATEGI BADAN KEAMANAN RAKYAT (BKR) DALAM PERTEMPURAN SURABAYA 10 NOVEMBER 1945

Authors
  • Zannun Qolbie

    Universitas Siliwangi
    Author
  • Muhammad Fadza Narayan

    Universitas Siliwangi
    Author
  • Intan Aspahajah

    Universitas Siliwangi
    Author
  • Alfian Nur Faiz

    Universitas Siliwangi
    Author
  • Devi Vitria

    Universitas Siliwangi
    Author
  • Rosa Amalia

    Universitas Siliwangi
    Author
  • Mira Pebriyanti

    Universitas Siliwangi
    Author
  • Zulfa Nurhidayah

    Universitas Siliwangi
    Author
  • Sisilia Silmi Biljayanti

    Universitas Siliwangi
    Author
  • Dwi Wanna Hanafi

    Universitas Siliwangi
    Author
  • Laely Armiyati

    Universitas Siliwangi
    Author
Keywords:
BKR, strategi, taktik, Pertempuran Surabaya
Abstract

Pertempuran Surabaya yang terjadi pada 10 November 1945 menjadi salah satu momentum bersejarah dalam upaya bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk strategi dan taktik yang diterapkan oleh Badan Keamanan Rakyat (BKR) ketika menghadapi pasukan Sekutu dan NICA selama peristiwa tersebut berlangsung. Kajian ini menggunakan metode penelitian historis dengan pendekatan studi pustaka melalui empat tahapan utama, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa BKR memiliki peran sentral dalam menyatukan kekuatan rakyat, bekas prajurit PETA, serta berbagai laskar daerah menjadi satu sistem pertahanan yang terorganisasi. Strategi yang dijalankan berlandaskan pada konsep perlawanan rakyat semesta, yaitu penggabungan antara kekuatan militer dan elemen sipil dalam sistem pertahanan kota. Adapun taktik yang digunakan mencakup pola gerilya di wilayah perkotaan (urban guerrilla), serangan cepat (hit and run), serta pemanfaatan kondisi geografis dan dukungan masyarakat setempat. Keterbatasan logistik dan persenjataan berhasil diimbangi dengan kreativitas, semangat juang, dan nasionalisme yang tinggi. Oleh karena itu, strategi dan taktik BKR di Surabaya tidak hanya mencerminkan kemampuan adaptif dalam peperangan, tetapi juga menjadi dasar awal terbentuknya konsep pertahanan rakyat semesta di Indonesia.

Downloads
Download data is not yet available.
References

Anderson, B. R. O. . (1972). Java in a Time of RevolutionOccupation and Resistance, 1944-1946.

Clausewitz, C. Von, Paret, P., Howard, M., Brodie, B., & West, R. (1976). ON WAR.

KAHIN, G. M. (1952). Nationalism and Revolutionin Indonesia.

Kusuma, E., Anwar, S., Risman, H., & Arief, R. (2021). PERTEMPURAN SURABAYA TAHUN 1945 DALAM PERSPEKTIF PERANG SEMESTA. 1(12), 2825.

Mclnnes, C., & Sheffield, G. D. (2021). WARFARE IN THE TWENTIETH CENTURY EDITIONS.

Murtadho, A. A. (2016). PERTEMPURAN DI GRESIK (BATTLE OF GRISSEE) TAHUN 1945-1947 (KAJIAN HUBUNGAN STRATEGI PERTEMPURAN DAN GEOSPASIAL).

Nurgrahanto, W., Adyawardhina, R., & Gustaman, B. (2018). BKR (BADAN KEAMANAN RAKYAT): CIKAL BAKAL TENTARA INDONESIA?! 1.

Nurhuda, N. (2021). LITERATURE REVIEW TENTANG SEJARAH PERANG DALAM STRATEGI PERANG SEMESTA INDONESIA.

Poesponegoro, M. D., & Notosusanto, N. (2019). Sejarah Nasional Indonesia Jilid 6 Zaman Jepang & Zaman Republik.

Rachman, A. (2023). STRATEGI PERANG SEMESTA INDONESIA (A. Bandono, Ed.). madza media. www.madzamedia.co.id

Ricklefs, M. C. (2001). A History of Modern Indonesia since c.1200.

Downloads
Published
2025-11-09
Section
Articles

How to Cite

STRATEGI BADAN KEAMANAN RAKYAT (BKR) DALAM PERTEMPURAN SURABAYA 10 NOVEMBER 1945. (2025). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(1), 291-300. https://cibjournal.com/index.php/sindoro/article/view/1298

Similar Articles

1-10 of 259

You may also start an advanced similarity search for this article.