KOMUNIKASI KELUARGA DAN KECERDASAN EMOSIONAL GENERASI Z DI ERA DIGITAL: SUATU TINJAUAN PUSTAKA

Authors
  • Yona Anisa Jeffery

    Institut Imsya Indonesia
    Author
  • Siti Hawa Aisyah

    Institut Imsya Indonesia
    Author
  • Nova Wijayanti

    Institut Imsya Indonesia
    Author
  • Nashwa Adia Fayyaza

    Institut Imsya Indonesia
    Author
  • Nadya Zahwa

    Institut Imsya Indonesia
    Author
  • Mona Fiana

    Institut Imsya Indonesia
    Author
  • Kumala Farrijatul Husna

    Institut Imsya Indonesia
    Author
  • Durriyah Rafa Balqis

    Institut Imsya Indonesia
    Author
  • Bintang Nurliya Salsabila Harrizal

    Institut Imsya Indonesia
    Author
  • Aghni Khairina

    Institut Imsya Indonesia
    Author
  • Afifah Dzatil Izzah

    Institut Imsya Indonesia
    Author
  • Ere Mardella Arbiani

    Universitas Riau
    Author
Keywords:
Generasi Z, Kecerdasan Emosional, Komunikasi Keluarga, Digitalisasi, Tinjauan Pustaka
Abstract

Perkembangan teknologi digital memengaruhi kehidupan sosial, kognitif, dan emosional Generasi Z. Tantangan utama yang muncul adalah meningkatnya risiko krisis kecerdasan emosional akibat paparan konten negatif, ketergantungan pada validasi sosial berbasis media digital, dan berkurangnya interaksi tatap muka. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran komunikasi keluarga dalam menanggulangi krisis kecerdasan emosional Generasi Z di era digital serta menyusun kerangka konseptual yang menggambarkan hubungan antara digitalisasi, komunikasi keluarga, dan kecerdasan emosional remaja. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka konseptual dengan analisis tematik terhadap 35 artikel ilmiah (2015–2025) yang diperoleh dari Google Scholar, DOAJ, dan Sinta. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi keluarga yang hangat, dialogis, dan konsisten merupakan faktor protektif utama terhadap dampak negatif digitalisasi. Lima strategi efektif teridentifikasi, yaitu: (1) komunikasi afektif, (2) keteladanan dalam pengelolaan emosi oleh orang tua, (3) pendampingan aktif penggunaan media digital, (4) komunikasi dialogis yang memvalidasi emosi, dan (5) kolaborasi dengan institusi pendidikan. Kesimpulannya, komunikasi keluarga yang berkualitas berperan sebagai mediator yang mampu mereduksi pengaruh negatif lingkungan digital, sehingga mendukung perkembangan kecerdasan emosional yang matang pada Generasi Z. Temuan ini memberikan dasar bagi program pendidikan keluarga dan penelitian empiris selanjutnya.

Downloads
Download data is not yet available.
References

Agustina, R., Muliana, A., Aziz, M., Marhamah, A., & Herman, H. (2025). Gaya komunikasi orang tua dan dampaknya bagi perkembangan anak usia dini. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(4.C), 250–258.

Auliarrahma, N. I., Rasyid, M., Nurhayati, E., Sari, D. P., Susanti, V., & Handini, P. D. (2023). Pola asuh orang tua dan perkembangan karakter Generasi Z. Jurnal Penelitian Pendidikan dan Karakter Anak Usia Dini.

Coyne, S. M., Padilla-Walker, L. M., & Holmgren, H. G. (2014). Family time, technology, and behavior problems in children of low-income families. Journal of Child and Family Studies, 23(8), 1380–1392.

Dini, F. A. (2024). Hubungan komunikasi verbal orang tua dengan perkembangan emosi anak usia dini. Journal of Islamic Early Childhood Education (JOIECE): PIAUD-Ku, 6(1), 93–98.

Goleman, D. (1995). Emotional intelligence: Why it can matter more than IQ. Bantam Books.

Hidayat, R., & Lestari, F. (2023). Westernisasi dan dampaknya pada nilai sosial Generasi Z di Indonesia. Jurnal Psikologi dan Pendidikan Anak, 8(2), 112–127.

Hidayati, E. S. (2020). Keterbukaan komunikasi keluarga dalam penguatan EQ anak di era digital. Jurnal Psikologi Keluarga, 6(1), 45–62.

Kompas Edukasi. (2020). Kolaborasi orang tua dan guru dalam pendidikan karakter. Kompas Edukasi, 15(7), 22–25.

Nasution, A., Nasution, S., & Harahap, R. (2023). Pengaruh kecerdasan emosi terhadap perkembangan sosial dan capaian akademik anak. Jurnal Psikologi Pendidikan, 14(3), 178–192.

Pratiwi, R. (2022). Dampak konsumsi konten digital terhadap regulasi emosi anak. Jurnal Psikologi Pendidikan, 15(2), 201–218.

Putri, S. R., & Rahmawati, D. (2023). Peran komunikasi keluarga dalam menyeimbangkan dampak negatif digitalisasi pada remaja. Jurnal Psikologi Remaja, 10(1), 45–62.

Sari, P., & Utami, R. (2022). Transformasi pola komunikasi anak di era digital. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 12(2), 178–195.

Sarnoto, A. (2022). Komunikasi afektif orang tua sebagai fondasi pembentukan kedekatan emosional anak. Jurnal Pendidikan Keluarga, 8(1), 23–41.

Septia, R. (2024). Keteladanan dan konsistensi batasan orang tua dalam pembentukan karakter anak. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(2), 89–107.

Setyanto, A., & Franksiska, F. (2021). Ketergantungan smartphone dan kecerdasan emosional Generasi Z. eJournal Undiksha, 9(3), 312–329.

Twenge, J. M., & Campbell, W. K. (2024). The impact of social media on adolescent mental health: A systematic review. Psychological Science, 35(4), 289–305.

Walch, R., & Sabey, A. (2020). Parental monitoring of adolescent social media use and emotional regulation. Family Perspectives, 23(1), 45–68.

Cover Image
Downloads
Published
2025-12-01
Section
Articles

How to Cite

KOMUNIKASI KELUARGA DAN KECERDASAN EMOSIONAL GENERASI Z DI ERA DIGITAL: SUATU TINJAUAN PUSTAKA. (2025). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 18(2), 1-10. https://cibjournal.com/index.php/sindoro/article/view/2508

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

21-30 of 273

You may also start an advanced similarity search for this article.