Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, tingkat, serta faktor-faktor yang memengaruhi toleransi antar umat beragama di kalangan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, penelitian ini menggali pengalaman mahasiswa dari berbagai latar agama dan budaya melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa UNG memiliki tingkat toleransi yang tinggi, tercermin dalam sikap saling menghormati, kerja sama lintas agama, dan keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial kampus. Faktor pembentuk toleransi meliputi lingkungan kampus yang inklusif, kebijakan universitas yang mendukung moderasi beragama, serta peran organisasi kemahasiswaan dalam membangun ruang dialog lintas iman. Namun, ditemukan pula tantangan seperti munculnya kelompok eksklusif religius, rendahnya literasi pluralisme pada mahasiswa baru, dan pengaruh media sosial terhadap polarisasi pandangan keagamaan. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa toleransi di perguruan tinggi bukanlah fenomena spontan, melainkan hasil dari proses sosial dan pendidikan yang berkelanjutan.
References
Allport, G. W., Clark, K., & Pettigrew, T. F. (1954). The nature of prejudice (Vol. 2, pp. 59-82). Reading, MA: Addison-wesley.
Banks, J. A. (2008). Diversity, group identity, and citizenship education in a global age. Educational researcher, 37(3), 129-139.
Basri, H. (2020). Pendidikan Multikultural dalam Membangun Karakter Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 145–157.
Falah, Z. (2023). Konsep Solidaritas Antar Umat Beragama Dalam Perspektif Emile Durkheim. Jurnal Yaqzhan: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan, 9(2), 190-204.
Hidayat, M. (2021). Pendidikan Multikultural dan Penguatan Nilai Toleransi di Perguruan Tinggi. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Sosial Humaniora, 9(3), 210–220.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Naim, N., & Sauqi, A. (2017). Pendidikan Multikultural: Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Nurdin, A. (2022). Media Sosial dan Polarisasi Keagamaan di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Komunikasi Islam, 12(1), 45–62.
Putra, R. D., & Sari, D. W. (2020). Pengalaman Lintas Agama dan Pembentukan Sikap Toleransi Mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 6(2), 112–122.
Setiawan, A. (2019). Toleransi Beragama di Lingkungan Kampus: Studi Kasus Mahasiswa Multikultural. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 4(2), 87–101.
Sunarto, K. (2018). Peran Perguruan Tinggi dalam Penguatan Moderasi Beragama. Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 1–14.