Hutan Kota Srengseng merupakan ruang terbuka hijau yang berperan penting menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan, namun informasi mengenai komposisi dan tingkat keanekaragaman vegetasi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menginventarisasi dan mengidentifikasi jenis tumbuhan serta menganalisis tingkat keanekaragaman vegetasi di Hutan Kota Srengseng. Penelitian dilaksanakan pada 15 Oktober 2025 di Jakarta Barat dengan metode deskriptif eksploratif menggunakan plot bertingkat dan analisis indeks nilai penting serta indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Hasil penelitian menemukan 13 spesies tumbuhan dengan nilai indeks keanekaragaman H’ = 2,48 (kategori sedang), indeks kekayaan jenis R = 0,97 (rendah), indeks kemerataan E = 2,38 (stabil), dan indeks dominansi D = 0,15 (rendah). Indeks nilai penting tertinggi pada tingkat pohon dimiliki Macaranga tanarius = 64,35%, sedangkan pada tingkat semai tertinggi adalah Amorphophallus paeniifolius = 38,69%. Kesimpulannya, komunitas vegetasi berada dalam kondisi stabil dan tidak tertekan, namun kekayaan jenis masih perlu ditingkatkan melalui revegetasi dan pengelolaan kawasan berkelanjutan.
You may also start an advanced similarity search for this article.