ANALISIS PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA BERDASARKAN TEORI PEMROSESAN INFORMASI DITINJAU DARI TINGKAT ADVERSITY QUOTIENT (AQ) CAMPER
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika Siswa dalam menyelesaikan masalah SPLTV ditinjau dari tingkat AQ yang dimiliki Siswa yaitu AQ camper. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Waktu pelaksanaan penelitian pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Subjek pada penelitian ini yaitu kelas X-10 SMAN 2 Pasuruan. Dengan menggunakan purposive sampling terpilih 3 siswa AQ camper dengan masing-masing 1 siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket Adversity Response Profile (ARP), tes pemecahan masalah, pedoman wawancara, dan lembar observasi. Hasil penelitian ini adalah (1) Siswa dengan AQ camper tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika tinggi memiliki dimensi Reach yang tinggi, dalam proses pemecahan masalah matematika, S1 dapat melalui semua tahapan teori pemrosesan informasi. (2) Siswa dengan AQ camper tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika sedang memiliki dimensi Origin & Ownership tinggi, namun endurance rendah, dalam proses pemecahan masalah matematika, S2 dapat melalui 4 tahapan awal teori pemrosesan informasi. (3) Siswa dengan AQ camper tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika rendah memiliki dimensi Control rendah, dalam proses pemecahan masalah matematika, S3 mengalami kesulitan & lemah di hampir semua indikator, terutama retrieval dan encoding.