JAMINAN HUKUM DALAM KEBEBASAN BERPENDAPAT DI ERA DIGITAL
- Authors
-
-
Ilman Dwi Ilhamsyah
Universitas TelkomAuthor -
Rasyha Naufal Putra Panuju
Universitas TelkomAuthor -
Aqeel Faizullah Putra
Universitas TelkomAuthor -
M. Rasyadan Jauza Arafah
Universitas TelkomAuthor -
Muhammad Raihan Firdaus
Universitas TelkomAuthor
-
- Keywords:
- Kebebasan berpendapat, era digital, UU ITE, hak konstitusional, penegakan hukum, tanggung jawab sosial, literasi digital, etika berpendapat
- Abstract
-
Kebebasan berpendapat di era digital merupakan hak konstitusional fundamental yang dijamin oleh UUD 1945. Namun, praktiknya menghadapi tantangan signifikan akibat adanya kontradiksi antara idealisme konstitusional dengan realitas implementasi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kerangka hukum di Indonesia menjamin sekaligus membatasi kebebasan berpendapat di ruang digital, serta merumuskan peran ideal warga negara dalam menjalankan hak tersebut secara bertanggung jawab. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa Universitas Telkom dan studi dokumentasi literatur. Hasil temuan menunjukkan bahwa mahasiswa memandang jaminan hukum formal sudah kuat (UUD 1945 Pasal 28E dan UU No. 9/1998) , namun implementasi UU ITE bermasalah. Pasal-pasal multitafsir ("pasal karet") dalam UU ITE dinilai menimbulkan "efek mencekam" (chilling effect) dan risiko kriminalisasi. Responden menyimpulkan bahwa kebebasan berpendapat bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan tanggung jawab moral dan sosial yang harus dijalankan dengan etika, toleransi, dan berbasis fakta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penegakan kebebasan berpendapat yang bertanggung jawab memerlukan upaya kolektif dari pemerintah, platform digital, dan lembaga pendidikan untuk meningkatkan literasi digital dan etika guna memperkuat persatuan.
- References
-
Basyaib, Hamid (2006). Membela Kebebasan,Freedom Institute, Jakarta.
Dewi, C. I. D. L. (2021). Aspek hukum kebebasan berpendapat dan berekspresi.
Yustitia, 15(1), 26–34. Universitas Ngurah Rai.
Republik Indonesia. (1998). Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1998 Nomor 181.
Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang
Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 58.
Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi
dan Transaksi Elektronik. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 251.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2022). Pedoman Etika dan Literasi Digital di Media Sosial. Jakarta: Kominfo.
UNESCO. (2020). Freedom of Expression and the Internet: Principles and Practices. Paris: UNESCO Publishing.
- Downloads
- Published
- 2025-11-03
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Alfah Fauziah W. A, Sara Yogi Istiqomah, Wulandari Ayuningsih, Febriana Ayu Nirmalatifa, Yehezkiel Musa Y. A, Kuswan Hadji, URGENSI PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH TENTANG PERLINDUNGAN DATA PRIBADI SEBAGAI SOLUSI ATAS KEKOSONGAN HUKUM DI TINGKAT DAERAH , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 3 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Puzan Restu Buardi, Sahrul Mubarok, Suci Mutiara Insyira, Syifa Mardhiah Hanifah, Utang Rosidin, LEGAL STANDING DAN HAK PARA PIHAK SERTA DAMPAKNYA DALAM PENGUJIAN UNDANG-UNDANG DI MAHKAMAH KONSTITUSI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Laila Nurul Hidayati, Salma Rifda Salsabila, Susi Rosiana, Leony Azizah Munawwaroh, ANALISIS UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2017 TENTANG PEMILIHAN UMUM DITINJAU DARI ASAS PEMBENTUKAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BAIK DAN PRINSIP ASAS KEDAULATAN RAKYAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Jihan Ayu Fransiska, Nabilla Salma Fitri, KEABSAHAN REKAMAN PERCAKAPAN TELEPON TANPA IZIN SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG ITE , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Gadis Adara Nathania, Riska Anggraeni, KEBIJAKAN HUKUM PIDANA DALAM UPAYA PENANGGULAN TINDAK PIDANA KORUPSI SEBAGAI KONTRIBUSI PEMBAHARUAN HUKUM PIDANA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Iqbal Haikal, Reyhan Firandhi, Wahyu Abi Dwi Putra, ANALISIS PELANGGARAN DEKLARASI UNIVERSAL HAK ASASI MANUSIA TAHUN 1948 TERKAIT KEJAHATAN TERHADAP KEMANUSIAAN DI MYANMAR DAN CHINA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nazwar Alfath, PERANAN NILAI PERKAWINAN ADAT LAMPUNG DALAM MENJAGA HARMONI DAN JATI DIRI BANGSA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Usfuri Rahman, Dzaky Nauval Mahardika, PERLINDUNGAN ANAK DARI KEJAHATAN DIGITAL DALAM MEDIA SOSIAL DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Dhoni Purwanto, Ahmad Rafik Hidayat, Sonia Ivan Barus, ANALISIS NORMATIF TERHADAP MEKANISME PERLINDUNGAN HAK KORBAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Jocelyn Sharon Givenia Hutagalung, Jesselyn Yobella Shalom , Afifa Salsabila , Aditya Pratama Irwanto , Suryo Ediyono, RULE OF LAW: MENJAMIN PENEGAKAN HAK ATAS PRIVASI DIGITAL SEBAGAI HAK ASASI MANUSIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 2 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.