Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu produk pada Usaha Madu Pak Lebah dengan menggunakan alat bantu pengendalian kualitas berupa lembar periksa (checksheet) dan diagram pareto. Produk Madu Pak Lebah memiliki sumber karbohidrat dan energi yang kompleks. Produk ini memiliki permintaan yang tinggi namun dalam proses produksinya sering terjadi tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha madu lokal dalam mengembangkan produk madu ber mutu. Studi ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam dengan seorang pengusaha madu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses unit usaha lebah madu sangat mempengaruhi kompetensi pelaku usaha dalam memahami standar kualitas madu. Tantangan utama yang dihadapi mencakup aspek legalitas, branding, pemasaran, cuaca yang semakin tidak menentu ketersediaan bahan baku, prosedur standarisasi mutu, hingga edukasi konsumen. Selain itu, ditemukan bahwa perubahan cuaca berperan signifikan terhadap produksi madu dan mempengaruhi keberlanjutan usaha. Upaya peningkatan mutu dilakukan melalui penerapan SOP panen dan pascapanen, penggunaan teknologi pengukuran kadar air, serta penguatan manajemen bisnis berbasis kerja sama kelompok tani dan kemitraan program CSR.
References
Al-Motawa, M. S., Abbas, H., Witjen, P., de la Fuente, A., Xue, M., Rabbani, N., & Thornalley, P. J. (2020). Vulnerabilities of the SARS-CoV-2 virus to proteotoxicity-opportunity for repurposed chemotherapy of COVID-19 infection. Frontiers in Pharmacology, 11, 585408.
Andespa, I. (2020). Analisis pengendalian mutu dengan menggunakan Statistical Quality Control (SQC) pada PT. Pratama Abadi Industri (JX) Sukabumi. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 9(2), 129–160.
Ayunintingtyas, N. E., Wulandari, D. A., & Widada, W. (2023). Manfaat madu terhadap imunitas tubuh dalam perspektif pengobatan Islam. Scientific Proceedings of Islamic and Complementary Medicine, 35–43.
Herlina, E., Prabowo, F. H. E., & Nuraida, D. (2021). Analisis pengendalian mutu dalam meningkatkan proses produksi. Jurnal Fokus Manajemen Bisnis, 11(2), 173–188.
Lestari, P. Y., Tambunan, L. N., & Lestari, R. M. (2022). Hubungan pengetahuan tentang gizi terhadap status gizi remaja. Jurnal Surya Medika (JSM), 8(1), 65–69.
Lukman, R., Wardhani, R. P., Sarungu, S., & Andrianti, I. (2024). Penggunaan Metode Seven Tool Dengan Diagram Scatter Dalam Pembelajaran Pengendalian Mutu Secara Statistik. Jurnal Teknosains Kodepena.
Mikhalin, A., & Suseno, A. (2022). Analisis Pengendalian Kualitas Dengan Metode Control Chart pada PT. Kawai Indonesia Plant 1. Journal of Mechanical Engineering Manufactures Materials and Energy, 6(1), 48–55.
Qurrotul Aini, L., & Sukanta. (2023). Pengendalian Kualitas Produk Arummanis dengan Peta Kendali P dan Diagram Fishbone di UMKM Arummanis AT. Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 8(3), 1414.
Ratnadi, & Suprianto. (tanpa tahun). Pengendalian Kualitas Produksi Menggunakan Alat Bantu Statistik (Seven Tools). Jurnal Industri, Elektro dan Penerbangan.
Septiani, A., Apriantini, A., & Suryati, T. (2022). Hubungan tingkat konsumsi madu dengan pengetahuan gizi, status gizi, dan kebugaran remaja di Kota Bogor. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 10(2), 69–76.
Suhadak, & Sukmono, T. (tanpa tahun). Improving Product Quality With Production Quality Control. PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering).
Suprianto, E., & Nugroho, A. (2020). Penerapan Check Sheet untuk Mengidentifikasi Jenis Cacat Produk dalam Upaya Perbaikan Kualitas. Jurnal Inovasi Teknik Industri, 5(2), 101–108.
Wulandari, D. (2017). Kualitas madu (keasaman, kadar air, dan kadar gula pereduksi) berdasarkan perbedaan suhu penyimpanan. Jurnal Kimia Riset, 2(1), 16–22.
Yuliani, D., & Prasetyo, W. (2021). Analisis Penyebab Cacat Menggunakan Metode Stratifikasi dan Fishbone Diagram pada Industri Konveksi. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 9(3), 211–220.