STRATEGI PENGEMBANGAN KWT DALAM MENDUKUNG KEGIATAN PERTANIAN SKALA RUMAH TANGGA DI NAGARI SITIUNG
pdf

Keywords

Women’s Farmer Group, Household Farming, Women Empowerment, Development Strategy, Nagari Sitiung
Kelompok Wanita Tani, Pertanian Rumah Tangga, Pemberdayaan Perempuan, Strategi Pengembangan, Nagari Sitiung

How to Cite

STRATEGI PENGEMBANGAN KWT DALAM MENDUKUNG KEGIATAN PERTANIAN SKALA RUMAH TANGGA DI NAGARI SITIUNG. (2026). Hibrida: Jurnal Pertanian, Peternakan, Perikanan, 6(1), 51-60. https://cibjournal.com/index.php/hibrida/article/view/5760

Abstract

This study investigates the development strategies of the Women's Farmer Group (Kelompok Wanita Tani or KWT) to support household-scale agricultural activities in Nagari Sitiung. Although women play a crucial role in agriculture, especially in managing home gardens and producing household food, their contributions are often undervalued. This research employs a qualitative case study approach. The study documents the active activities of KWT, which cultivates corn as one of its main commodities, and uses in-depth interviews as the primary data collection method. The findings reveal that the development approach includes strengthening group institutional capacity, providing training for members, and collaborating with the nagari government and external stakeholders. Agricultural activities not only increase women's income and independence but also contribute to household and community food security. The strategies applied have proven to enhance productivity and sustainability in household-scale farming practices. The study recommends the need for continuous support from various stakeholders, including local governments and mentoring institutions, to ensure that KWT can grow as a strong and competitive women's empowerment organization.

Studi ini menyelidiki strategi pengembangan Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk mendukung aktivitas pertanian skala rumah tangga di Nagari Sitiung. Meskipun peran perempuan dalam sektor pertanian sangat penting terutama dalam pengelolaan lahan pekarangan dan produksi pangan rumah tangga, peran mereka seringkali dipandang sebelah mata. Studi ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus. Kegiatan KWT yang aktif membudidayakan jagung sebagai salah satu komoditas utama didokumentasikan, dan wawancara mendalam digunakan sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pengembangan KWT melibatkan memperkuat kelembagaan kelompok, melatih anggota melalui pelatihan, dan bekerja sama dengan pemerintah nagari dan pihak eksternal. Selain meningkatkan pendapatan dan kemandirian wanita, kegiatan pertanian juga mendukung ketahanan pangan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan. Terbukti bahwa metode yang digunakan dapat meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha pertanian skala rumah tangga. Penelitian ini merekomendasikan perlunya dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga pendamping, agar KWT dapat berkembang sebagai lembaga pemberdayaan perempuan yang tangguh dan berdaya saing.

 

pdf

References

Arifin, B. (2019). Pertanian Rumah Tangga dan Ketahanan Pangan Nasional. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 37(1), 45–59.

Fitria, N., Wulandari, D., & Andriani, S. (2021). Pemberdayaan Perempuan melalui Kelompok Wanita Tani dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga di Wilayah Perdesaan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM), 5(2), 112–123.

Handayani, W., & Widodo, S. (2021). Pemberdayaan Perempuan dalam Sektor Pertanian melalui KWT: Studi di Jawa Tengah. Jurnal Pembangunan Pedesaan, 13(2), 98–108.

Lestari, D. A., & Nugroho, R. A. (2020). Strategi Penguatan KWT dalam Menghadapi Krisis Pangan: Kajian Partisipatif. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(2), 150–160.

Nuraini, R., & Hidayat, T. (2020). Keterlibatan Gender dalam Kegiatan Pertanian dan Implikasinya terhadap Ketahanan Pangan. Jurnal Gender dan Pembangunan, 18(1), 75–88.

Purwaningsih, D., & Mawardi, M. K. (2022). Peran Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam Pengembangan Pertanian Pekarangan dan Kesejahteraan Rumah Tangga. Jurnal Agribisnis Indonesia, 10(1), 45–55.

Rahayu, E., Putri, A. R., & Sari, K. (2021). Pemanfaatan Lahan Pekarangan melalui Kelompok Wanita Tani dalam Mendukung Ketahanan Pangan Rumah Tangga. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 7(3), 301–310.

Rahmah, S., Nuraini, T., & Dewi, F. (2023). Strategi Ketahanan Pangan Keluarga melalui Pertanian Rumah Tangga: Studi Kasus KWT di Wilayah Sumatera. Jurnal Ketahanan Pangan dan Lingkungan, 9(1), 20–30.

Sari, M., & Firmansyah, D. (2021). Peran Sosial Ekonomi KWT terhadap Kemandirian Pangan di Pedesaan. Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian, 4(1), 67–78.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D (2nd ed.). Bandung: Alfabeta.

Yunus, H., & Rosmala, D. (2022). Inovasi Pertanian Pekarangan melalui KWT sebagai Upaya Diversifikasi Pangan. Jurnal Ketahanan Pangan dan Energi, 5(2), 129–138.

Downloads

Download data is not yet available.