Articles
Vol. 10 No. 7 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311
UJI ORGANOLEPTIK PENAMBAHAN EKSTRAK JERUK NIPIS & KUNYIT TERHADAP PRODUK PANGAN ROTI BERPENGAWET DAN NON PENGAWET
-
Submitted
-
December 13, 2025
-
Published
-
2025-12-16
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekstrak jeruk nipis dan kunyit terhadap produk pangan roti yang berpengawet dan non pengawet. Tujuan dari penelitian untuk mengevaluasi perbedaan roti berpengawet dan non pengawet serta efektivitas ekstrak jeruk nipis dan kunyit sebagai pengawet alami. Metode yang digunakan adalah pengujian organoleptik kepada panelis yang tidak terlatih pada roti yang diberi ekstrak jeruk nipis dan kunyit serta tanpa ekstrak. Kriteria yang diuji yaitu warna, aroma, dan tekstur. Roti dibagi menjadi dua kelompok, yaitu berpengawet dan non pengawet, dan disimpan pada suhu ruang 27°C selama 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa roti berpengawet dengan ekstrak jeruk nipis dan kunyit menunjukkan perubahan warna dan tekstur yang lebih stabil dibandingkan dengan roti tanpa ekstrak. Roti non pengawet dengan ekstrak jeruk nipis memiliki tekstur lebih keras dan bebas, sementara ekstrak kunyit menghasilkan warna kuning dan tekstur yang lebih keras.
References
- Anjani, D., & Mustakim, A. (2025). Isolasi dan Identifikasi Bakteri serta Jamur pada Bekasam Ikan Mujair dengan Perlakuan Ekstrak Kunyit sebagai Agen Antimikroba. Polygon: Jurnal Ilmu Komputer dan Ilmu Pengetahuan Alam, 3(4), 14-23.
- Fitriani, A., Budi, C., & Chandra, D. (2019). Aktivitas antibakteri ekstrak jeruk nipis pada produk bakery. Jurnal Ilmu Pangan Indonesia, 10(2), 34–42.
- Hermawan, D. N., Falahudin, A., & Imanudin, O. (2024). Pengaruh Penambahan Pasta Kunyit (Curcuma Longa L) Terhadap Total Bakteri Dan Sifat Organoleptik Daging Ayam Broiler Segar. Tropical Livestock Science Journal, 3(1), 49-56.
- Hidayati, A. (2021). Pengaruh ekstrak kunyit terhadap karakteristik organoleptik roti. Jakarta: Penerbit Sejahtera.
- Ihsan, B. R. P., Putri, A. R., Yurina, V., Puspita, O. E., & Shalas, A. F. (2023). Penyuluhan Mengenai Bahan Tambahan Pangan Pengawet dan Pewarna kepada Siswa SMP Singosari Kabupaten Malang. Darmabakti: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 208-214.
- Kusnadi, J. (2018). Pengawet Alami untuk Makanan. UB Press.
- Kuspita, E., Supraptono, B., & Suharno, S. (2024). Efektivitas Kombinasi Kunyit (Curcuma domestica), Ketumbar (Coriandrum sativum) dan Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum) Sebagai Pengawet Ikan Nila (Bentuk Fisik). Journal of Environmental Health and Sanitation Technology, 3(2), 107-111.
- Lumbessy, A. S., et al. (2025). Mikrobiologi Makanan Modern. Azzia Karya Bersama.
- Mulyati, Y., Hasan, S., Wicaksono, I. A. M., & Dahniar, D. (2023). Buku Ajar Zat Aditif Zat Adiktif Berbasis Case Method. Mega Press Nusantara.
- Permadi, A., Budi, C., Chandra, D., & Santoso, E. (2018). Analisis karakteristik sensori produk pangan. Jakarta: Penerbit XYZ.
- Purwanto, A. (2019). Uji Hedonik Produk Pangan. Penerbit AgroMedia.
- Ro, A., Budi, C., Chandra, D., & Santoso, E. (2023). Pengaruh ekstrak herbal terhadap kualitas produk pangan. Jurnal Teknologi Pangan, 15(2), 34–45.
- Sari, E., & Nugroho, H. (2020). Pengaruh ekstrak kunyit terhadap stabilitas warna dan aktivitas antioksidan pada produk pangan. Jurnal Teknologi Pangan, 11(3), 55–63.
- Wardana, A. A. (2025). Reologi dan Sifat Antarmuka. Ilmu Bahan Pangan, 70.
- Winandari, O. P., Utami, W. I., Kamelia, M., & Widiani, N. (2021, December). Daya Hambat Teh Kombucha terhadap Pertumbuhan Bakteri dan Jamur pada Bahan Pangan Hewani. In Gunung Djati Conference Series (Vol. 6, pp. 242-247).
- Yusuf, S. S., & Farm, S. F. M. (2025). Herbal Fruit For Natural Defense. Nuansa Fajar Cemerlang.