Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 10 No. 7 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

ANALISIS SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL JALAN NEGERU SAKTI - JALAN SRILMULYO KABUPATEN PESAWARAN

Submitted
December 28, 2025
Published
2025-12-28

Abstract

Simpang tak bersinyal merupakan bagian penting dari sistem transportasi yang sering menjadi titik kemacetan, terutama pada daerah dengan pertumbuhan aktivitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tiga tak bersinyal di Jalan Negeri Sakti – Jalan Srimulyo, Kabupaten Pesawaran, yang mengalami kepadatan lalu lintas pada jam puncak pagi dan sore. Metode penelitian menggunakan survei lapangan dengan pengumpulan data primer berupa volume lalu lintas, geometrik jalan, dan hambatan samping selama jam puncak. Analisis kinerja dilakukan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 dengan parameter kapasitas, derajat kejenuhan (DS), tundaan, dan peluang antrian. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas simpang sebesar 1.850,60 skr/jam (pagi) dan 1.975,69 skr/jam (sore). Derajat kejenuhan yang diperoleh adalah 0,695 (pagi) dan 0,703 (sore) yang termasuk dalam Tingkat Pelayanan (LOS) C. Tundaan rata-rata sebesar 5,545 detik/skr (pagi) dan 5,521 detik/skr (sore), dengan peluang antrian antara 1,73–20,18%. Simpang masih beroperasi dalam kondisi stabil, namun memerlukan intervensi seperti pemasangan rambu prioritas dan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan di masa depan.

References

  1. Direktorat Jenderal Bina Marga. (2014). Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
  2. Hobbs, F.D. (1995). Perencanaan dan Teknik Lalu Lintas. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
  3. Juniardi, E. (2008). Analisis Kapasitas Simpang Tidak Bersinyal. Bandung: Penerbit ITB.
  4. Morlok, E.K. (1995). Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi. Jakarta: Erlangga.
  5. Munawar, A. (2004). Manajemen Lalu Lintas Perkotaan. Bandung: ITB Press.
  6. Oglesby, C.H., & Hicks, R.G. (1988). Highway Engineering (4th ed.). New York: John Wiley & Sons.
  7. Sukirman, S. (1994). Dasar-Dasar Perencanaan Geometrik Jalan. Bandung: Nova.
  8. Pratama, M.D.M., & Elkhasnet. (2019). Analisis Kinerja Simpang Tak Bersinyal Jalan A.H. Nasution dan Jalan Cikadut, Kota Bandung. RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil, 5(2), 116-123.
  9. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
  10. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan.

Similar Articles

41-50 of 174

You may also start an advanced similarity search for this article.