Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 10 No. 8 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

RANCANG BANGUN SISTEM OTOMASI SEDERHANA PADA RELAY PROTEKSI UNTUK MENURUNKAN DURASI GANGGUAN PADA GARDU INDUK MENDALAN

Submitted
January 8, 2026
Published
2026-01-09

Abstract

Penelitian ini membahas rancang bangun sistem otomasi sederhana pada relay proteksi numerik untuk menurunkan durasi gangguan pada Gardu Induk (GI) Mendalan yang berstatus Gardu Induk Tanpa Operator (GITO). Kondisi eksisting menunjukkan bahwa proses identifikasi gangguan masih bergantung pada pengambilan data relay secara manual, sehingga memerlukan waktu yang cukup lama. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan protokol komunikasi Modbus TCP/IP untuk mengambil data dari relay proteksi General Electric (GE) UR D60. Data tersebut diproses menggunakan platform Node-RED dan disampaikan sebagai notifikasi otomatis melalui aplikasi Telegram. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menyampaikan informasi kondisi peralatan dan kejadian gangguan secara cepat dan akurat. Analisis data gangguan menunjukkan bahwa penerapan sistem otomasi relay proteksi mampu mengurangi durasi padam sekitar 1 jam 43 menit dibandingkan kondisi sebelum otomasi. Penerapan sistem ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan keandalan sistem tenaga listrik dan pengurangan kerugian energi pada gardu induk tanpa operator.

Kata kunci: Relay proteksi, Otomasi, Modbus, Node-RED, Telegram, Gardu induk


Abstract

This study presents the design and implementation of a simple automation system applied to a numeric protection relay to reduce disturbance duration at Gardu Induk (GI) Mendalan, an unmanned substation. In the existing condition, fault identification still relies on manual retrieval of relay data, resulting in longer outage duration. The proposed system utilizes Modbus TCP/IP communication to acquire data from a General Electric (GE) UR D60 protection relay. The data are processed using the Node-RED platform and delivered as automatic notifications via Telegram. Test results indicate that the system is capable of providing fast and accurate information regarding equipment conditions and fault events. Analysis of disturbance data shows that the implementation of the automation system can reduce outage duration by approximately 1 hour and 43 minutes compared to the previous condition. The proposed system contributes to improving power system reliability and minimizing energy losses in unmanned substations.

Keywords: Protection relay, Automation, Modbus, Node-RED, Telegram, Substation

References

  1. [1] PT PLN (Persero) P3B Jawa Bali, "RUPTL 2014–2024," Jakarta, 2013.
  2. [2] O. Zebua, K. Endah, A. Syaiful, dan A. Aldiansyah, "Rancang Bangun Alat Monitoring Ketidakseimbangan Beban Transformator Distribusi Berbasis Internet of Things," Electrician, vol. 15, no. 2, hlm. 146–152, 2021.
  3. [3] D. Pongoh dan M. Budiman, "Rancang Bangun Alat Praktek Simulasi Monitoring Keseimbangan Beban Listrik 3 Fasa Berbasis IoT," J-SAKTI, vol. 6, no. 2, hlm. 1268–1282, 2022.
  4. [4] W. Yuniarto dkk., "Rancang Bangun Sistem Monitoring dan Kontrol Energi Listrik pada Beban 3 Fasa Menggunakan ESP32 Berbasis Internet of Things," Jurnal Poli-Teknologi, vol. 22, no. 1, hlm. 30–38, 2023.
  5. [5] A. Arismunandar dan S. Kuwahara, Buku Pegangan Teknik Tenaga Listrik II, Jakarta: Pradnya Paramita, 2004.
  6. [6] Karyana, Pedoman dan Petunjuk Sistem Proteksi Transmisi dan Gardu Induk Jawa Bali, PT PLN (Persero) P3B Jawa Bali, 2013.
  7. [7] OpenJS Foundation, "Node-RED," tersedia: https://nodered.org

Similar Articles

21-30 of 40

You may also start an advanced similarity search for this article.