Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 10 No. 8 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

ANALISIS PERBAIKAN UNTUK MENGURANGI DEFECT KERAMIK GRANITO DENGAN METODE SIX SIGMA

Submitted
January 10, 2026
Published
2026-01-10

Abstract

Dalam dunia industri metalurgi, kualitas menjadi perhatian utama bagi konsumen. Pengembangan inovasi dan teknik pemrosesan yang semakin canggih juga menuntut produksi yang berkualitas tinggi. Penelitian bertujuan untuk membuat s  ebuah usulan perbaikan defect keramik granito yang masih belum maksimal. Penelitian dilakukan di PT. Keramik Industri Angsa Daya selama dua bulan. Penelitian menggunakan metode six sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control) dengan tujuan untuk mengurangi tingkatan defect melalui 5 Tahapan analisis. Penelitian menggunakan jenis eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan nilai DPMO pada produksi keramik granito sebesar 2,933 dan nilai Sigma sebesar 0,9980. Hasil pada penelitian juga menunjukkan bahwa defect yang terjadi dengan frekuensi paling tinggi berada pada jenis defect alur. Beberapa faktor utama berdasarkan tree diagram adalah faktor equipment, lingkungan kerja, dan operator (man). Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan bahwa usulan yang bisa diberikan untuk mengurangi defect adalah dengan , Memberikan usulan untuk mengganti posisi pekerja setiap 2 jam sekali untuk meminimalisir kelelahan. Pada tahap control perbaikan yang dilakukan adalah dengan mengendalikan tree diagram (faktor utama terjadinya deffect) diantaranya adalah usulan perbaikan pada equipment, menyusun tim pemeriksaan, dan mengganti posisi kerja operator selang waktu yang telah ditentukan.

Kata Kunci: Six Sigma, DMAIC, Pengendalian kualitas, Defect keramik granito, DPMO dan sigma level

References

  1. Gaspersz. (2002). Pedoman Implementasi program Six Sigma Terintegrasi Dengan ISO 9001:2000, MBNQA, dan HACCP.
  2. Harsono, A., & Liansari, G. P. (2014). Usulan Perbaikan Untuk Mengurangi Jumlah Cacat pada Produk Sandal Eiger S-101 Lightspeed dengan Menggunakan Metode Six Sigma *. 02(02), 256–267.
  3. Jauhari, Z. Z. Al. (2021). PENERAPAN METODE SIX SIGMA UNTUK PENGENDALIAN KUALITAS KERAMIK LANTAI. JURNAL TEKNIK SIPIL, 1–11.
  4. Kasih, P. H., & Sari, D. P. (n.d.). ANALISIS PENYEBAB CACAT PRODUK KERAMIK TABLEWARE YANG DIHASILKAN MESIN DUSTPRESS DI PT . SANGO CERAMICS INDONESIA MENGGUNAKAN STATISTICAL PROCESS CONTROL ( SPC ). 1–10.
  5. Liquiddanu, E. (2007). Perbaikan Kualitas pada Proses Kiln Tegel Keramik Kode GE
  6. dengan Metode Six Sigma DMAIC ( Studi Kasus PT . IKAD Tangerang ). VI(1), 1–13.
  7. Prasetiyo, D. D., Ardhiyani, I. W., Purnama, J., Industri, T., Teknik, F., Maarif, U., Latif, H., Industri, T., Teknik, F., & Cacat, P. (2022). PENDEKATAN SIX SIGMA UNTUKANALISIS KUALITAS. JISO: Journal Of Industrial And Systems Optimization, 5, 1–9.
  8. Widodo, T. (2017). ANALISIS KUALITAS PRODUK PERTH PX DI PT. ASRI PANCAWARNA. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 5(1), 1–11.

Similar Articles

31-40 of 482

You may also start an advanced similarity search for this article.