Articles
Vol. 10 No. 8 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311
KOMPARASI BRIKET LIMBAH TEMBAKAU (Nicotiana tabacum) DAN LIMBAH AMPAS TEBU (Saccharum officinarum) SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF RAMAH LINGKUNGAN
-
Submitted
-
January 15, 2026
-
Published
-
2026-01-15
Abstract
Briquettes are an alternative solid fuel made from compressed organic materials. The purpose of this study is to test the utilization of tobacco waste (Nicotiana tabacum) and sugarcane waste (Saccharum officinarum) as raw materials for making briquettes and to measure the effectiveness of the briquettes. This research uses an experimental type with a mixed-methods approach. The data collection method involves using briquettes made from tobacco waste, followed by a comparative test with sugarcane waste briquettes based on boiling time, burning duration, maximum temperature, and water heating stability to assess their effectiveness. The analytical technique used is descriptive. The results show that briquettes made from tobacco waste can be effectively used as an alternative energy source.Tobacco waste briquettes were successfully made from a mixture of 1000 grams of tobacco waste, 125 grams of tapioca flour as a binder, and 1 liter of water, resulting in a solid form that is easy to burn. Sugarcane waste briquettes were successfully made from a mixture of 1000 grams of sugarcane bagasse, 125 grams of tapioca flour as a binder, and 1 liter of water, mixed together to produce a product in the form of sugarcane briquettes. A combustion comparison test between sugarcane bagasse briquettes and tobacco briquettes showed differences in performance. The water boiling time test indicated that sugarcane bagasse briquettes boiled water faster. The burn duration test showed that tobacco briquettes had a longer burn time. The maximum temperature test showed that sugarcane bagasse briquettes produced a higher burning temperature. The flame stability test showed that both had the same flame stability. In conclusion, sugarcane bagasse briquettes (Saccharum officinarum) are more efficient in.
References
- Fansyuri, M., Nurkholis, M., Mikhratunnisa, L. H., Rizaldi, & Ariskanopitasari. (2023). Karakteristik briket ampas tebu (bagasse) dari bahan perekat tepung beras ketan. Jurnal Agrotek UMMAT, 10(1), 1–8.
- Fauziyah, R., & Sasmita, A. (2021). Analisis SWOT pengembangan briket arang sebagai energi alternatif rumah tangga di daerah pedesaan. Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 10(2), 78–86.
- Fitriyani, N., Hermawan, D., & Samudra, W. (2021). Karakteristik Briket Limbah Tembakau dengan Variasi Perekat Pati Alami. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem.
- Hidayat, M., Suryani, A., & Putra, D. (2021). Pengaruh Perekat Alami terhadap Kualitas Briket Biomassa. Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika, 12(2), 85–93.
- Husni, M. (2021). Analisis Nilai Kalor dan Suhu Pembakaran Briket Biomassa dari Ampas Tebu sebagai Energi Alternatif Ramah Lingkungan. Jurnal Energi dan Lingkungan, 15(2), 45–52.
- Ismanto, H., Syahrul, S., & Rahmawati, E. (2014). Pembuatan Briket Bioarang dari Limbah Pertanian sebagai Energi Alternatif. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 2(2), 45–52.
- Kundaryanti, F. D., Retno Sari, P. A., & Kurniawati, W. (2023). Upaya Peralihan Negara Indonesia dalam Mengembangkan Energi Terbarukan. CAHAYA: Journal of Research on Science Education, 1(2), 63–71.
- Maulinda, L., Mardinata, H., & Jalaluddin, J. (2019). Optimasi pembuatan briket berbasis limbah ampas tebu menggunakan metode RSM (Response Surface Methodology). Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 8(1), 1–25.
- Mustain, A., Sindhuwati, C., Wibowo, A. A., Estelita, A. S., & Rohmah, N. L. (2021). Pembuatan briket campuran arang ampas tebu dan tempurung kelapa sebagai bahan bakar alternatif. Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan, 5(2), 100–106.
- Ningsih, D., & Aripin, D. (2022). Kajian mutu briket dari campuran arang pelepah sawit dan aren. Mudima: Multidisiplin Ilmu Mahasiswa, 2(3), 45–52.
- Nurul Badi’ah, N. (2023). Studi Perbandingan Kinerja Pembakaran Briket Limbah Tembakau dan Briket Sekam Padi terhadap Efisiensi Energi Rumah Tangga. Jurnal Teknologi Energi Terapan, 11(3), 120–128.
- Pradana, R., Widodo, T., & Ningsih, R. (2020). Pengaruh Jenis Bahan Baku dan Perekat terhadap Kualitas Briket Bioarang. Jurnal Energi dan Lingkungan, 16(3), 133–140.
- Rachman, M. F., Santoso, H., & Wahyudi, H. (2018). Pemanfaatan Limbah Tembakau untuk Pembuatan Briket Sebagai Energi Alternatif. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 11(1), 47–55.
- Sari, R., & Lestari, D. (2022). Perbandingan Nilai Kalor Briket dari Ampas Tebu dan Daun Tembakau sebagai Sumber Energi Biomassa. Jurnal Rekayasa Energi dan Material Terbarukan, 7(1), 33–41.
- Sartika, R., & Suryani, A. (2023). Pemanfaatan limbah biomassa sebagai bahan baku briket arang untuk energi alternatif. Jurnal Ilmiah Energi Mandiri, 6(1), 23–29.
- Tarigan, M. Z. P., Bahri, S., Mulyawan, R., Muarif, A., & Jalaluddin, J. (2023). Pemanfaatan limbah ampas tebu untuk pembuatan arang briket dengan perekat lem K dan tepung beras ketan. Chemical Engineering Journal Storage (CEJS), 3(6), 798–809.
- Taufik, M., Fitriani, R., & Rahayu, S. (2021). Karakterisasi briket dari tempurung kelapa dengan variasi perekat. Jurnal Teknologi Pertanian Andalas, 25(2), 134–140.