Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 10 No. 8 (2026): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, ISSN 3025-1311

EFEKTIVITAS WATERPROOFING JENIS COATING PADA LANTAI TOILET DAN DAK ATAP TERHADAP KEBOCORAN AIR

Submitted
January 17, 2026
Published
2026-01-19

Abstract

Kebocoran air merupakan permasalahan yang sering terjadi pada bangunan gedung, khususnya pada area yang memiliki intensitas kontak air tinggi seperti lantai toilet dan dak atap. Kebocoran yang tidak ditangani dengan baik dapat menurunkan kenyamanan pengguna, merusak elemen bangunan, serta meningkatkan biaya perawatan. Salah satu upaya yang umum dilakukan untuk mencegah kebocoran adalah penerapan waterproofing jenis coating pada permukaan beton.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas waterproofing jenis coating sebagai upaya pencegahan kebocoran air pada lantai toilet dan dak atap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif sederhana. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data dilakukan dengan membandingkan kondisi kebocoran sebelum dan sesudah penerapan waterproofing jenis coating berdasarkan indikator rembesan air, noda lembap, dan kondisi lapisan pelindung.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan waterproofing jenis coating mampu mengurangi terjadinya kebocoran air pada lantai toilet dan dak atap. Setelah penerapan waterproofing, tidak ditemukan rembesan air yang signifikan serta kondisi permukaan beton menunjukkan peningkatan kekedapan. Dengan demikian, waterproofing jenis coating dapat dinyatakan efektif sebagai salah satu metode pencegahan kebocoran pada lantai toilet dan dak atap, dengan catatan bahwa pelaksanaan dilakukan sesuai prosedur dan kondisi permukaan beton dipersiapkan dengan baik.

References

  1. ACI Committee 515. (2014). A Guide to the Selection and Installation of Materials for the Repair of Concrete. American Concrete Institute, Farmington Hills, MI.
  2. Chudley, R., & Greeno, R. (2014). Building Construction Handbook (10th ed.). Routledge, London.
  3. Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications, Thousand Oaks.
  4. Emmons, P. H., & Vaysburd, A. M. (1994). Factors Affecting the Durability of Concrete Repair. American Concrete Institute, Detroit.
  5. Manurung Edison Hatoguan. dkk, 2024, Manajemen Proyek Konstruksi, Yayasan Cendikia Mulia Mandiri, Batam
  6. Mehta, P. K., & Monteiro, P. J. M. (2014). Concrete: Microstructure, Properties, and Materials (4th ed.). McGraw-Hill Education, New York.
  7. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications, Thousand Oaks.
  8. Neville, A. M. (2011). Properties of Concrete (5th ed.). Pearson Education Limited, London.
  9. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta, Bandung.

Similar Articles

1-10 of 88

You may also start an advanced similarity search for this article.