PENERAPAN NILAI GOTONG ROYONG DALAM PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT KEDOKTERAN GIGI
Keywords:
gotong royong, pengabdian masyarakat, promosi kesehatan, kanker mulut, modal sosial, mutual coopertion, community service, oral cancer, health promotion, social capital, student engagement, mahasiswaAbstract
This study aims to explore the implementation of the value of gotong royong (mutual cooperation) in a community service program focused on early detection of oral cancer, as well as its contribution to the effectiveness of community empowerment. Using a qualitative interpretive approach, data were collected through direct observation and Focus Group Discussions (FGD) to students and community members involved in the program. The findings show that gotong royong is manifested in various collaborative practices, such as shared preparation of activities, task distribution in interviews, joint management of respondent flow, and collective efforts to maintain order during the event. Students act as key agents who not only perform technical tasks, but also initiate and maintain community participation through adaptive communication, friendly interpersonal approaches, and the delivery of health information using easily understood language. The practice of gotong royong strengthens social cohesion, facilitates smoother implementation of oral cancer health education, and enhances both community awareness and students’ soft skills. Despite the presence of obstacles such as limited initial understanding, fluctuating enthusiasm, time constraints, and environmental conditions, the program remains effective due to the adaptive strategies employed by students. Overall, the study confirms that gotong royong functions as crucial social capital in sustaining and enhancing the effectiveness of community-based health promotion programs.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan nilai gotong royong dalam program pengabdian masyarakat yang berfokus pada deteksi dini kanker mulut serta kontribusinya terhadap efektivitas pemberdayaan komunitas. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif interpretatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung dan Focus Group Discussion (FGD) kepada mahasiswa dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gotong royong terwujud dalam berbagai praktik kolaboratif, seperti kerja sama dalam persiapan kegiatan, pembagian tugas wawancara, pengaturan alur responden, serta upaya bersama menjaga ketertiban selama pelaksanaan program. Mahasiswa berperan sebagai agen kunci yang tidak hanya menjalankan tugas teknis, tetapi juga menginisiasi dan memelihara partisipasi masyarakat melalui komunikasi yang adaptif, pendekatan interpersonal yang ramah, dan penyampaian informasi kesehatan dengan bahasa yang mudah dipahami. Praktik memperkuat kohesi sosial,memperlancar pelaksanaan edukasi kesehatan terkait kanker mulut,
serta meningkatkan kesadaran masyarakat dan keterampilan sosial mahasiswa. Hambatan berupa keterbatasan pemahaman awal, fluktuasi antusiasme, kendala waktu, dan kondisi lingkungan dapat diatasi melalui penyesuaian strategi komunikasi dan koordinasi internal. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa gotong royong berfungsi sebagai modal sosial penting dalam mendukung keberhasilan dan keberlanjutan program pengabdian masyarakat berbasis
kesehatan.
Downloads
References
Agus, A. A., Amirullah, A., Bustam, B., & Mario, M. (2025). PENGABDIAN
MASYARAKAT BERBASIS PPKN: MENUMBUHKAN KEPEDULIAN
LINGKUNGAN DAN GOTONG ROYONG MELALUI GERAKAN
BERSIH LORONG. Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 248-255.
Ahmad, S. N., Lorens, D., Iskandar, A. A., Rachman, R. M., Kusuma, A., &
Sya’ban, A. R. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Lembaga Sosial
Desa. Tohar Media.
Amalia, A. R., Aqida, A., & Aidah, S. (2025). Kewarganegaraan Digital Sebagai
Upaya Persiapan Menghadapi Tantangan Perkembangan Teknologi.
Indonesian Character Journal, 2(1).
Amirulloh, I., Anam, M. S. I., Mujito, M., Suwito, S., Saputra, R., Hardyansah,
R., & Negara, D. S. (2023). Implementasi Nilai Persatuan Dalam Bergotong
Royong Di Masyarakat Desa Anggaswangi Sukodono Sidoarjo. Economic
Xilena Abdi Masyarakat, 1(1), 13-20.
Aulia, N., Simbolon, K. O., Zahra, A. N. A., Winandar, D. P., Hidayat, Z. F., &
Fitria, R. (2025). Gotong Royong Di Desa Lagadar: Membangun
Kebersamaan Dengan Nilai Pancasila. Jurnal Pendidikan Non Formal, 2(4),
10-10.
Fatihin, M. K., Sucipto, S., Raharjo, K. M., & Zulkarnain, Z. (2025). Pendidikan
Masyarakat Sebagai Jalan Menuju Kemandirian Desa: Studi Model Fasilitasi
Desa Wisata. Jurnal Pendidikan Nonformal, 20(1), 13-22.
Fatonah, F. (2025). Peran Mahasiswa Dalam Pengabdian Masyarakat: Kesiapan
Mental Dan Sosial Sebagai Bagian Dari Adaptasi. Indonesian Journal Of
Community Empowerment, 2(1), 397–405.
Hasanah, N., Ravico, R., Bustami, B., Siregar, A. D., & Yati, R. M. (2025).
Optimalisasi Potensi Lokal: Pemberdayaan Berbasis Ekonomi, Sosial Dan
Pendidikan Di Kecamatan Air Pura. Rangguk: Jurnal Pengabdian Kepada
Masyarakat, 5(1), 9-18.
Juliana, J., Anwar, A., Kasih, D. & Sukri, S., 2025. Gotong Royong Sebagai
Modal Sosial Masyarakat Di Gampong Tran SP-6 Kecamatan Meureubo
Kabupaten Aceh Barat. JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 2(1),
Pp.109–121.
Khairunisa, W., Febrian, A., Sundawa, D., & Rahmat, R. (2024). Membangun
Keadaban Digitalisasi Warga Negara Indonesia Dalam Perspektif Pendidikan
Kewarganegaraan. Jurnal Jendela Pendidikan, 4(01), 1-8.
Kusuma, A. (2020). Penguatan Kohesi Sosial Melalui Gotong Royong Dalam
Program Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan. Jurnal Pembangunan Dan
Pemberdayaan Masyarakat, 11(2), 145-158.
Lestari, R. N., & Achdiani, Y. (2024). Pengaruh Globalisasi Terhadap Gaya Hidup
Individualisme Masyarakat Modern. Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi,
14(2), 117-128.
Mustofa, R. A. B., & Sani, M. (2024). Efektivitas Promosi Kesehatan Melalui
Media Sosial Dalam Mendorong Perilaku Hidup Sehat Pada Remaja. Sosial
Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial Dan Politik, 1(3), 212-223.
Putri, D. A., Suryanto, B., & Hidayat, R. (2022). Dinamika Partisipasi Gotong
Royong Masyarakat Perkotaan: Studi Kasus Di Jakarta Dan Surabaya. Jurnal
Sosiologi Indonesia, 8(1), 34-49.
Ramadhan, A. M., Arifin, S., Arum, D. S., Hardiyanti, M. T., Mardikaningsih, R.,
Wulandari, W., … & Hariani, M. (2024). Gotong Royong Untuk Memperkuat
Solidaritas Dalam Kehidupan Masyarakat Dusun Batu Ampar Desa
Tambaklekok. Economic Xilena Abdi Masyarakat, 3(1), 12-18.
Rifaldi, M. N., Hidayatissalam, A. S., & Turnip, K. D. (2025). Lunturnya Nilai
Gotong Royong Di Era Globalisasi. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains
Dan Sosial Humaniora, 2(02).
Sari, N., Khan, M. R., & Norroma, D. (2025). Kepemimpinan Transfomasional
Dalam Mendorong Gotong Royong Di Kelurahan Bumiayu Kota Dumai.
Jurnal Pengabdian Masyarakat STIA LK (PESAT), 4(1), 258-267.
Suryani, E., Setyawan, W., & Fathurrahman, A. (2022). The Local-Wisdom-Based
Social Capital For Strengthening Social Resilience During The COVID-19
Pandemic.
Vina Yulia Anhar, S. K. M., Novaria Maulina, S. I., Fauzie Rahman, S. K. M., &
Ranindy Qadrinnisa, S. K. M. (2025). Mahasiswa Berdaya, Organisasi
Berkarya: Membangun Kepemimpinan Dan Pengembangan Organisasi.
Uwais Inspirasi Indonesia.
Wulandari, R., & Pratiwi, R. (2020). Penyuluhan Kesehatan Untuk Meningkatkan
Pemahaman Masyarakat: Tantangan Dan Strategi Adaptasi Komunikatif.
Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 15–24.

