Vol. 24 No. 12 (2025): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PERANAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KINERJA PELAYANAN PUBLIK

Adjie Syarofil Anam
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Muhammad Yuta Hidayat
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Amanda Tiana
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Putri Nur Pujianti
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Trisia Novita Sari
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Muhammad Khoirul Anwar
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published 2025-11-12

Keywords

  • Pelayanan publik, MSDM, Digitalisasi e-HRM, Kualitas layanan

How to Cite

PERANAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KINERJA PELAYANAN PUBLIK. (2025). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 24(12), 1001-1010. https://cibjournal.com/index.php/musytari/article/view/1393

Abstract

Pelayanan publik di Indonesia sering menghadapi masalah seperti rendahnya kompetensi pegawai, kurangnya motivasi kerja, dan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang belum optimal, yang berdampak pada kualitas layanan yang rendah, seperti lambatnya proses, kurangnya transparansi, dan ketidakpuasan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur (literature review). Data sekunder dikumpulkan dari jurnal ilmiah, buku, artikel, dan laporan pemerintah yang diterbitkan dalam 5-10 tahun terakhir, melalui database seperti Google Scholar, Scopus, dan situs resmi lembaga pemerintah. Analisis dilakukan secara deskriptif-kritis, mengidentifikasi tema utama, kesamaan, dan perbedaan temuan untuk menyusun sintesis. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa MSDM berperan sentral melalui fungsi perencanaan SDM, rekrutmen dan seleksi kompeten, pelatihan pengembangan, serta penilaian kinerja yang objektif. Integrasi digitalisasi e-HRM dan talent management meningkatkan efisiensi, transparansi, dan produktivitas pegawai, sementara perhatian pada kesejahteraan (seperti work-life balance) menurunkan turnover dan meningkatkan kualitas layanan. Studi kasus di instansi pemerintah menegaskan hubungan positif antara MSDM optimal dan performa pelayanan. Rekomendasi meliputi penerapan MSDM adaptif teknologi, orientasi kompetensi, dan kebijakan insentif adil untuk menciptakan pelayanan publik yang responsif, akuntabel, dan berkelanjutan di era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Dwiyanto, A. (2018). Reformasi Birokrasi Publik di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
  2. Hasbiah et al. 2024. Optimalisasi Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Administrasi Publik Untuk Meningkatkan Efisiensi Pelayanan Publik. Journal of Human And Education, Vol. 4 (6), Hlm 46-53. Diakses melalui Garuda - Garba Rujukan Digital pada 05 November 2025.
  3. Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
  4. Irianto, Jusuf et al. 2023. Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi untuk Pelayanan Publik. Surabaya: Airlangga University Press. Diakses melalui Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi untuk Pelayanan Publik | Airlangga University Press pada 05 November 2025.
  5. Mahmudi. (2019). Manajemen Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
  6. Mangkunegara, A. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  7. Martins, Noronha., Sudarmo. 2023. Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Kota Dili. Jurnal Mahasiswa Wacana Publik. Vol 3(1). Hlm 76-87. Diakses melalui Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Kota Dili | Martins | Jurnal Mahasiswa Wacana Publik pada 05 November 2025.
  8. Muharsono. 2024. Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik. Medan: PT Media Penerbit Indonesia. Diakses melalui T 284 - Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik Sebuah Pengantar.pdf pada 05 November 2025.
  9. Moeheriono. (2019). Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
  10. Pratiwi, S., Faradila, N., dan Lashania, Y. 2022. Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik. Nusantara Innovation Jurnal, Vol. 1 (1), Hlm 28-37. Diakses melaluipada 05 November 2025.
  11. Rahmawati, D. (2022). Talent Management dalam Reformasi Birokrasi di Era Digital. Jurnal Administrasi Publik, 9(2), 101–110.
  12. Ritchie, J., Lewis, J., Nicholls, C.M., & Ormston, R. 2014. Qualitative Research Practice: A Guide for Social Science Students and Researchers. SAGE Publications.
  13. Rivai, V. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Rajawali Pers.
  14. Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior. New Jersey: Pearson Education.
  15. Salsabila, R., & Pratama, A. (2023). Digitalisasi Pengelolaan SDM Pemerintah melalui e-HRM. Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik, 12(3), 45–56.
  16. Sedarmayanti. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Bandung: Mandar Maju.
  17. Sinambela, L. P. (2021). Reformasi Pelayanan Publik: Teori, Kebijakan dan Implementasi. Jakarta: Bumi Aksara.
  18. Supriyanto, Eko. 2024. Peran Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Umum. Kemenkeu Learning Center. Diakses melalui KMS:: Peran Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Umum
  19. Synder, H. 2019. Literature Review as a Research Methodology: An Overview and Guidelines. Journal of Business Research. 104, 333-339
  20. Tarigan, Asti Wandhani Agita. 2023. Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia Terhadap Kualitas Pelayanan Tata Pemerintahan di Sekretariat Daerah Kabupaten Batu Bara. Tesis Magister Ilmu Administrasi Publik. Medan: Universitas Medan Area. Diakses dari 191801054 - Asti Wandhani Agita Tarigan - Fulltext.pdf pada 05 November 2025.
  21. Wibowo. (2020). Manajemen Kinerja. Jakarta: Rajawali Pers.
  22. Zahran, M., Yusuf, A., & Lestari, N. (2024). Human Resource Management Practices and Public Service Performance. International Journal of Public Sector Management, 37(1), 77–91.