PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP PENGGUNAAN SHOPEE PAYLATER PADA MAHASISWA UNIVERSITAS PAMULANG
Published 2026-01-05
Keywords
- literasi keuangan, Shopee PayLater, mahasiswa, kredit digital
How to Cite
Abstract
Pesatnya perkembangan layanan buy now pay later (PayLater) telah mendorong peningkatan penggunaan kredit digital di kalangan mahasiswa, salah satunya melalui Shopee PayLater. Kemudahan akses layanan ini berpotensi menimbulkan risiko keuangan apabila tidak diimbangi dengan literasi keuangan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi keuangan mahasiswa Universitas Pamulang, tingkat penggunaan Shopee PayLater, serta menguji pengaruh literasi keuangan terhadap penggunaan Shopee PayLater. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 40 mahasiswa Universitas Pamulang pengguna Shopee PayLater dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan program SPSS melalui statistik deskriptif, uji kualitas data, uji normalitas, analisis regresi linier sederhana, uji t, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki hubungan negatif namun tidak berpengaruh signifikan terhadap penggunaan Shopee PayLater pada mahasiswa Universitas Pamulang. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan Shopee PayLater tidak sepenuhnya ditentukan oleh tingkat literasi keuangan, melainkan dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan edukasi keuangan bagi mahasiswa terkait penggunaan layanan keuangan digital secara bertanggung jawab.
Downloads
References
- Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
- Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
- Hidayanti, N., dkk. (2023). Pengaruh literasi keuangan dan persepsi risiko terhadap keputusan penggunaan Shopee PayLater melalui financial technology pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Abdurachman Saleh Situbondo. Jurnal Mahasiswa Entrepreneur (JME), 2(7), 1471–1489.
- Kasmir. (2020). Pengantar manajemen keuangan. Jakarta: Kencana.
- Nazir, M. (2014). Metode penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
- Otoritas Jasa Keuangan. (2020). Strategi nasional literasi keuangan Indonesia. Jakarta: OJK.
- Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK). Jakarta: OJK.
- Pratiwi, A. R., & Ni’am, A. (2023). Literasi keuangan dan penggunaan PayLater terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 7(2), 89–101.
- Putri, A. L., & Priantilianingtiasari, R. (2024). Pengaruh literasi keuangan, penggunaan Shopee PayLater, dan lifestyle terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(3), 1245–1261.
- Rahmania, F., & Manjaleni, R. (2025). Pengaruh literasi keuangan dan kemudahan PayLater terhadap perilaku keuangan generasi Z. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi), 11(3), 1197–1207.
- Rizkiza, A., & Kusumastuti, R. (2022). Pengaruh literasi keuangan dan kepercayaan terhadap minat penggunaan Shopee PayLater. Jurnal Cendekia Akuntansi, 4(2), 82–93.
- Rum, N. N., & Paramitalaksmi, R. (2024). Pengaruh literasi keuangan terhadap minat penggunaan Shopee PayLater. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi, 3(6).
- Widoyoko, E. P. (2016). Teknik penyusunan instrumen penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.